Yotsuya Kaidan

0
58
Source : https://teleport-city.com

Ratusan tahun yang lalu di Jepang, hiduplah seorang wanita cantik bernama Oiwa beserta dengan suaminya yaitu Tamiya Iemon. Iemon merupakan seorang ronin alias samurai tak bertuan yang pernah berseteru dengan ayah mertuanya sendiri sehingga ia pun memutuskan untuk membunuhnya karena amarah.

Singkat cerita, waktu terus berjalan. Tanpa Oiwa sadari, ada seorang wanita lain yang jatuh cinta kepada Iemon. Wanita tersebut bernama Oume, cucu dari Ito Kihei. Melihat hal tersebut, Ito yang di dorong oleh rasa simpati terhadap sang cucu segera membuat rencana untuk segera menjauhkan Oiwa dari suaminya yaitu dengan memberikan sebuah krim wajah mengandung racun.

Tidak perlu menunggu terlalu lama bagi Oiwa untuk memakai krim wajah itu. Setelah mengoleskannya di permukaan kulit, dalam sekejap wajah Oiwa berubah menjadi buruk rupa. Ketika Iemon menjumpai dirinya, ia membulatkan tekad untuk berpisah darinya.

Karena Iemon ingin berpisah dari Oiwa, ia menyuruh salah satu kenalannya yaitu Takuetsu untuk memperkosa Oiwa supaya ia mendapatkan alasan yang kuat mengenai kenapa ia memutuskan untuk menceraikannya. Meskipun sudah di suruh, Takuetsu tidak tega melakukannya sehingga ia memutuskan untuk menunjukkan kondisi wajah Oiwa yang sebenarnya melalui cermin.

Histeris karena telah tertipu, Oiwa mengambil sebilah pedang dan berusaha mengenai Takuetsu. Sayangnya, secara tidak sengaja ia malah menusuk lehernya sendiri dan terjatuh. Dalam keadaan bersimbah darah, ia mengutuk Iemon sebelum meninggal dunia.

Sesudah meninggal, arwahnya langsung menghantui Iemon yang baru saja menikah dengan Oume sehingga Iemon menjadi lepas kendali dan membunuh istri barunya sendiri beserta Ito Kihei sampai seluruh keluarga yang tersisa.

Sementara di lain tempat, adik Oiwa yang bernama Osode sudah menikah dengan suaminya yaitu Yomoshichi. Akan tetapi, karena Osode mengkhianati kepercayaan Yomoshichi dan berselingkuh dengan orang lain bernama Naosuke, hidupnya berakhir dengan penyesalan dan menyisakan duka yang mendalam bagi Naosuke karena ia baru mengetahui bahwa Osode merupakan adik kandungnya setelah menerima dan membaca surat darinya.

Skenario terakhir memperlihatkan Tamiya Iemon yang mengembara ke sebuah gunung sepi dan kehilangan kewarasannya. Perjumpaan dirinya dengan arwah mantan istri semakin meningkat sampai ia bertemu dan bertarung dengan Yomoshichi. Dengan penuh dendam sekaligus nafsu karena kematian kakak ipar dan mertuanya, Yomoshichi menebaskan pedangnya kepada Iemon hingga ia mati pada malam hari yang kelam.

Sejarah

Cerita Yotsuya Kaidan di tulis pada tahun 1825 untuk pertunjukan kabuki oleh Tsuruya Nanboku IV berdasarkan 2 kisah nyata mengenai pembunuhan yang ia ketahui sebelumnya. Setelah pertunjukan tersebut di tonton oleh masyarakat, mereka sangat menyukainya sehingga cerita itu menjadi terkenal. Bahkan hingga saaat ini, kisah Yotsuya Kaidan masih fenomenal dan bisa kita lihat dalam bentuk anime.

Meskipun begitu, terdapat urban legend yang berlaku apabila sekelompok orang ingin menjadikan cerita Yotsuya Kaidan dalam bentuk film maupun sekedar pertunjukan teater. Sebelum membuat segala sesuatu, mereka harus pergi ke sebuah makam yang di percayai sebagai makam Oiwa di kuil Myogyoji agar tidak ada seorang pun yang terkena kecelakaan dan bahkan kematian.

Apabila mereka tidak mau melakukan ritual tersebut, kemungkinan besar mereka akan mengalami kejadian-kejadian misterius nan menyeramkan seperti yang sudah di sebutkan.

Kesimpulan

Dari kisah yang sudah kita lihat dan dengar, perpisahan antara Oiwa dan Iemon mengajarkan amanah bahwa kesetiaan harus menjadi dasar utama dalam pernikahan. Selain itu, pembunuhan pun tidak akan membawa keberuntungan bagi mereka yang melakukannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here