Yakin Kamu Sudah Dewasa? Kok Kamu Masih Sering Melakukan 8 Hal Ini? Cek Lagi deh Tingkat Kedewasaanmu!

0
85
Sumber: idntimes.com

Pernah dengan pepatah, “Tua itu Pasti, Dewasa itu Pilihan?” Guys! Sadar gak sih kalau ternyata pepatah itu bener banget loh! Tua itu perihal angka yang tiap tahun sudah barangtentu bertambah. Namun, kedewasaan? Itu hal yang lain. Dewasa tercipta dari sifat dan karakter. Pernah lihat gak sih orang yang kalau dari sisi usia itu sudah terbilang bukan remaja, tapi kelakuannya masih childist? Nah, orang seperti itu adalah orang tua yang tidak dewasa.

Namun, sebelum kita menilai orang lain, ada baiknya kita ngaca dulu. Sudahkah kita bersikap dewasa? Jika kalian merasa sudah dewasa, tetapi masih sering melakukan 8 hal di bawah ini, mending kalian cek lagi deh tingkat kedewasaannya!

Kamu menyerah dan bahkan Putus Asa Saat Kehilangan Cinta

Source: idntimes.com

Putus cinta memang hal yang sangat menyakitkan, tapi bukan berarti dunia berakhir seiring cinta yang kandas begitu saja! Kamu berharga, jadi nggak banget deh kalau sampe kamu menyerah dan bahkan putus asa. Inget ya! Kamu berharga dan dunia tidak hanya berpusat pada orang yang telah meninggalkanmu begitu saja. Orang dewasa tidak pernah menyerah, terutama pada masalah cinta! Move on! Buktikan kalau kamu memang benar dewasa.

Emosimu mudah tersulut akibat terprovokasi berita Hoax

hallosehat.com

Dewasa ini jujur sulit sekali mencari sumber berita yang netral. Orang yang memiliki kepribadian dewasa tidak akan menelan mentah-mentah setiap informasi yang ia dengar. Ia akan memfilter informasi tersebut, mengecek kebenarannya, dan tidak mudah terpancing. Kalau emosimu masih sering meledak-ledak akibat terprovokasi berita yang belum teruji kebenarannya, fix! Kamu belum dewasa.

Kamu masih menggantungkan kebahagiaanmu pada orang lain? Come on, guys! Orang dewasa punya caranya sendiri untuk bahagia

Sumber: idntimes.com

Yap! Orang dewasa pastilah sudah terlatih mandiri, termasuk punya cara tersendiri untuk menentukan kebahagiannya. Kalau bahagiamu masih bergantung pada orang lain, bagaimana mungkin kamu ingin diakui sebagai orang yang dewasa?

Kamu tidak berani keluar dari zona nyamanmu, lalu kapan kamu bisa berkembang?

Sumber: inovasee.com

Orang dewasa selalu tertantang untuk melakukan hal-hal baru di luar zona nyamannya. Hal ini dilakukan agar ia bisa berkembang lebih baik. Jika kamu tidak berani melangkah baran sejengkal dari zona nyamanmu, bagaimana mungkin kamu bisa berkembang? Ingat ya, pengalaman itu lebih banyak didapat dari banyaknya hal-hal tak terduga yang kamu lakukan.

Bermuka dua, di depan kamu terlihat manis, di belakang? Kamu marah habis-habisan

Sumber: keepo.me

Jika ada hal yang tidak kamu sukai, kamu biasanya akan ngomel habis-habisan di belakang. Semua ungkapan kekesalan kamu lontarkan. Namun, saat di depan yang bersangkutan? Kamu bersikap manis seolah tak terjadi apa-apa. Hallo! Bukan begitu cara orang dewasa menyikapi kekesalan. Ungkapkanlah apa yang kamu rasakan dengan kepala dingin sehingga bisa menghasilkan win win solution. Bukan malah bermuka dua!

Kamu selalu mencari pembenaran dari setiap masalah yang kamu ciptakan

Sumber: hipwee.com

Manusia memang tidak pernah lepas dari yang namanya kesalahan. Kamu tahu? Orang dewasa selalu belajar dari kesalahan, bukannya malah mencari pembenaran! Pembenaran bukanlah solusi bijak, itu hanya akan membuatmu terlihat egois. Selesaikanlah setiap permasalahan yang kamu ciptakan, jangan ragu meminta maaf jika memang yang kamu lakukan adalah sebuah kesalahan.

Kamu tidak open minded, selalu merasa pendapatmulah yang paling benar

Sumber: hevria.com

Kamu terkungkung pikiran dan pendapatmu sendiri. Jika ada orang yang tidak sependapat denganmu, kamu akan membantahnya habis-habisan. Hey! Belajarlah berpikiran terbuka. Lihatlah masalah dari berbagai sudut pandang. Itu gak akan bikin kamu rugi kok! 

Kamu tidak pernah berusaha menyelesaikan apa yang sudah kamu mulai

Sumber: idntimes.com

Jika kamu berani memulai sesuatu, selesaikanlah hingga ke akhirnya. Orang dewasa senantiasa menyelesaikan apa yang ia mulai dengan tepat waktu. Belajarlah bertanggung jawab dengan apa yang sudah kamu mulai.
Nah, itulah tadi beberapa 8 tanda jika sebenarnya kamu belum benar-benar dewasa. Coba renungkan! Jika kamu masih melakukan salah satu di antara 8 hal yang telah disebutkan di atas, yuk diperbaiki! Tidak pernah ada kata terlambat untuk menjadi dewasa. Selamat belajar dan berbenah diri! 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here