Tipe Orang Indonesia Kalau Lagi Nawar Barang, Bikin Penjual Nyerah!

0
21

Kamu pasti pernah jalan-jalan ke pasar dan melihat transaksi jual beli. Dalam transaksi itu kamu pasti udah nggak asing sama istilah tawar menawar. Bahkan, sebagian besar orang berpendapat bahwa tawar menawar adalah seninya jual beli.

Tapi, pernah nggak si kamu ngelihat orang yang nawar harga dengan tawaran yang menurut kita tuh sadis banget. Orang-orang seperti inilah yang menguji kesabaran penjualnya, yang biasanya cuma ngelus dada sambil ngebatin “pernah jualan nggak si lu”.

Biasanya kita akan menemukan kejadian tawar menawar di pasar tradisional, meski tak jarang dalam transaksi jual beli online pun ada yang seperti ini, yang kadang bikin penjualnya pengen nyerah.

Berikut ini, tipe-tipe orang Indonesia kalau lagi nawar barang!

1. Akting Pergi

Nah, trik yang satu ini biasanya dilakukan sama emak-emak yang udah usaha keras nawar barang tapi nggak dikasih-kasih sama yang jual. Seringnya si emak-emak bakal bilang, “oh yaudah kalau nggak boleh segitu. Nggak jadi aja” habis itu dia pergi tapi jalannya pelan-pelan biar dipanggil lagi.

Cara ini nggak selalu efektif, karena kalau pas penjualnya keukeuh sama harga yang dia pasang dan nggak peduli sama pembelinya yang akting pura-pura pergi, ya yang rugi si pembelinya. Meski tak sedikit juga penjual yang akhirnya “tertipu” dan memilih melepaskan dagangannya.

2. Banding-bandingin sama toko sebelah

Yang harus kita tahu, penjual adalah manusia. Betul? Ya, penjual juga manusia yang punya hati. Dan kita semua sebagai manusia paling nggak suka kalau dibanding-bandingin.

Tipe pembeli yang suka membanding-bandingkan barang dagangan si penjual dengan toko sebelah akan membuat si penjual keki setengah mati. Entah toko yang disebut-sebut pembeli beneran ada atau berada tepat di sebelah toko si penjual, si penjual akan merasa kesal dan emosi.

Apalagi kalau sampai si pembeli bilang gini “alah, bang di toko A harganya lebih murah 20.000, kalau ambil untung jangan banyak-banyak napa”, duh rasanya sebagai penjual pasti pengen ngamuk, iya nggak sih.

Paling si penjual cuma bisa ngebatin “yaudah sono lu beli di sana aja, ngapain belanja di sini kalau di sana lebih murah.”

3. Nggak Enakan

Tipe yang satu ini mungkin adalah salah satu tipe pembeli yang diharapkan oleh setiap penjual di Indonesia. Yah, gimana, kita semua tahu kalau nggak enakan adalah salah satu sifat alami manusia normal yang kadang bikin susah manusia itu sendiri.

Tipe kayak gini biasanya adalah tipe orang yang suka lihat-lihat barang dan suka iseng nawar-nawar, tapi pas kebeneran tawarannya di-ACC sama si penjual, dia yang bingung sendiri dan mau nggak mau beli barangnya.

Besok-besok jangan suka iseng deh kalau kamu termasuk dalam tipe orang nggak enakan.

4. Pencari Harga Teman

Duh duh, dalam dunia bisnis, sebisa mungkin kamu jangan jadiin teman sebagai customer deh. Meski nggak semua teman selalu pakai pasword “harga teman” saat akan bertransaksi, tapi sebisa mungkin jangan deh.

Kenapa? Karena tipe yang kayak gini nih yang kadang bikin usaha jadi nggak maju-maju, semuanya ngaku-ngaku teman dan minta harga teman. Tapi, meski begitu, tipe kayak gini nggak bisa dihindari karena emang inilah kenyataan hidup.

Jadi, mungkin solusi terbaik kamu pasang spanduk depan tokomu,kasih tulisan “harga musuh lebih murah” 😀 biar nggak ada lagi istilah harga teman. Setuju nggak?

5. Tipe PHP

Tipe PHP adalah tipe yang bikin penjual banyak-banyakin istighfar. Gimana enggak? Udah nanya-nanya barang, nawar dengan begitu sadisnya dan saat harga yang ditawar sama pembeli udah “accepted”, eh, si pembeli dengan tanpa perasaan mengatakan bahwa dia nggak jadi beli.

Yah meski nggak segamblang itu sih ngomong, biasanya si tipe PHP akan mengatakan udah punya warna yang ditawarin si penjual atau karena ukurannya nggak pas dan alesan-alesan sejenisnya yang mau nggak mau terpaksa diterima sama si penjual.

Percaya nggak percaya hal ini bikin penjual kesal banget lho gaes.

6. Penawar sadis

Tipe yang satu ini adalah tipe yang bikin banyak pedagang ngelus dada. Sadisnya si calon pembeli saat sedang menawar barang memang bisa bikin semua orang yang ada di TKP ikut-ikutan ngebatin “gila nih orang, sadis amat nawarnya”.

Tapi tipe ini seolah-olah nggak punya rasa nggak enakan sedikit pun. Tipe pembeli yang seperti ini berdalih jika dia tahu proses pembuatan barang tersebut dan tahu harga sebenarnya.

Nah, nah, loh, terus kalau dijual sesuai dengan biaya pembuatan yang jual dapat untung darimana?

7. Nggak bisa nawar

Tipe yang sangat-sangat didambakan oleh seluruh penjual di dunia ini mah. Orang yang nggak bisa nawar sebenernya pengen banget nawar, hanya saja pikiran baiknya selalu berteriak “kasihan tau penjualnya kalau ditawar”. Selain itu, tipe ini sangat sadar kalau dia nggak pinter dalam hal tawar-menawar barang.

Kalau kamu adalah seorang penjual dan ketemu sama pembeli yang nggak banyak tanya dan langsung bayar tanpa nawar, bisa dipastikan pembeli itu adalah tipe yang kayak gini.

Mungkin tipe pembeli yang kayak gini dulunya pernah ngerasain susahnya jualan atau memang punya sifat nggak tegaan.

8. Cuma Nawar Sekali dan Pasrah

Tipe yang satu ini adalah tipe yang nggak begitu ahli dalam dunia tawar menawar harga tapi pengen banget bisa nawar. Sekalinya dia coba nawar, dia bingung untuk mengira-ngira berapa harga yang pantas untuk barang yang sedang ingin beli karena takut kalau-kalau si penjual marah saat dia menyebutkan harga saat menawar.

Ujung-ujungnya si pembeli cuma nawar sekali dan saat si penjual nggak kasih yaudah bayar aja daripada bingung.

9. Pakai Bahasa Daerah

Nah ini sih tipe yang biasanya dipakai sama orang yang ahli menggunakan bahasa daerah.

Menurut mereka, menggunakan bahasa daerah saat bertransaksi jual beli akan membuat penjual merasa bertemu dengan seorang teman lama, dan hasilnya si pembeli akan mendapatkan harga murah.

Itulah 9 tipe orang Indonesia kalau lagi nawar barang. Beli barang yang kita mau dengan harga murah memang menyenangkan ya gaes, tapi jangan sadis-sadis ya kalau nawar! Kalau boleh tahu kamu masuk tipe yang mana nih? Pasti yang penawar sadis ya? Hayo ngaku!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here