Si Joker Part 24 : Akhir Cerita Joker Angkatanku

0
29
kaskus.co.id

Nah, inilah kisah akhir dari si joker, dimana setelah pulang kampung aku dan teman-teman balik lagi ke pesantren. Ada perasaan bahagia dan senang karena akhirnya kita semua kembali ke pesantren tercinta. Aku masuk ke kamar asrama ku, dimana saat itu yang baru datang hanya beberapa orang saja termasuk agam teman sekamar ku. Aku pun langsung melepas kangen sama teman-teman ku di situ dan di situ kita cerita-cerita dan saling berbagi makanan. Namun lama kelamaan anggota kamar aku yang belum datang satu per satu berdatangan. Saat itu asrama sudah semakin ramai. Ketika itu pun para wali santri masih stay sampe jam 12 an padahal sudah di suruh pulang dengan salah satu ustadz karena memang waktu nya untuk berkunjung seharusnya selesai jam 10 malam.

Ketika malam itu semua melewati tanpa ada nya masalah, namun keesokan hari nya kita juga bersekolah tanpa ada nya suatu halangan. Kita semua ngaji, shalat dan belajar tidak mengalami halangan sama sekali. Dan akhirnya sampai suatu malam sesudah isak aku liat si adit ada di gerbang pesantren baru datang dari pulang kampung. Si adit pun seperti nya telat. Tapi saat itu karena dengan hati gembira bertemu teman-teman aku sampai lupa menanyakan ke ustadz umar mengenai perkembangan si joker.

Saat adit datang , aku pun langsung mendekati nya karena kebetulan dia membawa banyak barang bawaan. Aku dan andre juga agam membantu si adit membawa barang. Namun ketika itu kita tidak sempat ngobrol dan seolah si adit ini sangat capek untuk ngobrol. Aku melihat kantung mata si adit yang keliahatan sangat gelap seperti orang yang kurang tidur di malam hari. Apalagi raut muka nya yang memperlihatkan kesedihan yang begitu mendalam. Namun setelah barang di letakkan oleh si adit, aku, agam dan andre pun langsung lari ke tempat ustadz umar untuk mengetahui perkembangan lebih lanjutnya mengenai perkembangan si joker. Aku pun mengetok pintu ustadz umar di rayon para ustadz.

Tidak lama ustadz umar keluar namun sudah menggunakan baju koko, seperti nya ustadz baru berangkat ngajar ngaji anak-anak kelas 1 yang baru. Ketika itu kami semua mengucapakan salam pada ustadz, ustadz langsung menyuruh kami untuk masuk dan duduk di dalam. Ustadz bertanya apa yang hendak kit abicara kan olehnya? tapi sebelu itu ustadz minta kita masuk dan menutup pintu kamarnya. Setelah itu pun kita di suruh duduk. Ustadz pun memsang wajah serius dan melihat kepada kita ber tiga. Ustadz langsung membicarakan jika kita mempunyai masalah yang serius karena ternyata makhluk yang kita cari ini tidak ada di lingkungan pesantren dan sudah satu minggu lama nya kita mencari makhluk ini, namun tetap tidak terasa oleh kita hawa nya.

Di awal ustadz mau minta tolong kyai namun seperti nya tidak akan berpengaruh karena perkiraan ustadz salah, dimana si joker ini ternyata mengikuti adit. Ustadz umar pun meminta maaf pada kita semua. Ustadz berkata jika adit jadi korban. Saat itu kita semua masih diam. Ustadz langsung bertanya pada kami apakah adit sudah datang? kita pun menjawab jika adit sudah datang, namun wajah nya sangat lemas dan lesu sekali. Si adit seperti abis di berikan minuman setelah berpuasa 3 hari si ustadz ini sangat kaget sekali dan dia langsing pake peci dan membawa tasbih dan rapiin baju koko nya.

Saat itu dia nyuruh kita dengan nada yang buru-buru sekali. Akhirnya ustadz menyuruh adit datang ke lapang deket gedung fakuruban. Ustadz sambil lari dan memanggil temen-temennya untuk dating ke lapang deket gedung fakuruban. Lalu kita bawa adit yang jalannya seperti tidak tidur seminggu ini lari ke deket gedung fakuruban. Di situ sudah ada 7 ustadz yang menunggu dan aku kenal siapa saja ustadz nya kecuali ustadz umar, ada beberapa nya sudah tua. Ustadz pun nanya kepadaku siapa yang umbanya sekamar sama adit siapa saja? Dan kami pun menjawab hanya aku dan andre saja. Akhirnya si agam di suruh balik ke asrama tapi aku dan andre di suruh stay dan duduk di 5 meter di depan adit dan di depan aku 7 ustadz itu lagi ngebaca-bacain doa sambil berdiri di depan adit, saat itu adit hanya di suruh duduk saja.

Ketika itu ustadz bertanya pada adit, apakah ketika dia pulang ke palu makhluk halus itu tetep ngikutin adit? Tiba-tiba adit menangis dan mengeluarkan semua unek-unek nya. Menurut adit si joker hadir trus di mimpi nya hingga dirinya susah tidur. Adit pun memohon pada ustadz untuk mengusir makhluk ini. Akhirnya setelah si joker di usir oleh ustadz, si joker pun di masukan ustadz ke dalam botol dan akan di buang di tanjung priok. Setelah itu semua kedaan adit pun sangat gembira dan dia pun sudah mulai sekolah lagi dan mempunyai banyak teman lagi selain aku. Itulah akhir cerita dari si joker, setelah joker pergi keadaan nya pun berubah semua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here