Si Joker Part 15 : Hubungan Si Kaki Panjang Dan Ninja

0
5
kaskus.co.id

Nah, guys lanjut lagi yuk ke cerita selanjutnya, jadi setelah kejadian di aula di asrama wanita kemarin, aku mulai tertarik untuk mencari tau makhluk apa saja yang ada di pesantren selain si joker dan si kaki panjang. Dan untuk manusia kepala kambing dan cewek bermukenah yang penah nampakin dirinya di pesantren ini saat kita semua sedang tidur di aula santri perempuan pun membuat aku jadi penasaran. Maka dari itu akhirnya aku kumpulin cerita-cerita dari kaka kelas, ustadz, alumni dan bahkan kyia sempet nyinggung masalah dari kasus ninja ini. Akan tetapi cerita yang paling terkenal saat itu adalah penyerangan ninja yang di bantu di kaki panjang katanya. Jadi ketika itu si kaki panjang belum jadi anak buahnya kyai.

Sebelum aku menceritakan, aku kasih tahu bahwa dulu sekali di pesantren ini aku pernah di ancam dua kali oleh ninja guys, bahkan yang nangkep ninja nya itu sendiri harus sampe kyai yang turun tangan. Jadi begini ceritanya ketika pertama kali si ninja menampakkan diri, pertama kali pesantren aku kemasukan ninja itu waktu angkata 20 an, konon katanya itu bukan ninja manusia, akan tetapi ninja dari golongan setan atau jin yang di perintah kan buat maling. Namun ketika pertama kali si ninja ini nampakin diri, dia nimbussemua tembok-tembok pesantren sampe akhirnya dia salah jalan dan malah nimbus ke salah satu kamar ustadz, setelah itu di baca-bacain akhirnya si ninja pun pergi dan dia tidak jadi maling di pesantren.

Nah, untuk yang ke dua kalinya penyerangan ninja ini di lakukan oleh manusia asli dan di lakukan ketika angkatan 30 an. Ketika itu dia sangat sakti guys karena bisa jalan di tembok dan miring-miring. Kayaknya sih make ilmu hitam soalnya di kakinya di iket semacem keris atau golok gitu. Dan waktu itu ada gedung baru mau di bangun, namanya gedung rektorat, nah di kiri kana gedung rektorat ini ada bangunan sekolah yang di sebut gedung fatahillah. Si ninja ini tidak ada yang bisa menghentikannya, ketika dia menuju TU tempat keuangan pada bagian pesantren di gedung fatahillah, dia ketawan sama kyai dan di situ lah kyai sedang sendiri.

Namun karena ketawan oleh kyai dan si ninja tidak mau repot dia memilih turun dan berniat menyerang kyai yang ada di sana. Namun saat itu terjadi lah perang silat-silatan antara si ninja dan kyai sampe akhirnya kyai ku berhasil nyopot keris atau golok yang ada di kaki si ninja ini dan alhasil kesakitan si ninja ini, kemudian dia sudah tidak berani lagi melawan kyai. Larilah si ninja ini ke bawah gedung fatahillah, nah tepat di situ si kaki panjang menampakkan diri, pada saat itu si kaki panjang masih jadi jin yang berkeliaran seperti jin kafir.

Si ninja ini bilang ke si kaki panjang, tolong pinjamkan saya kaki mu untuk manjat dan sebagai imbalannya akan aku berikan kamu tempat tinggal, akhirnya dia pun memanjat gedung fatahillah untuk kebur lewat belakang gedung fatahillah. Akan tetapi tidak semudah itu si ninja pergi karena kyai di tempat kami menggagalkan niat nya dengan membaca kan doa-doa suci. Dan hanya dengan menunjuk si ninja akhirnya si ninja itu jatuh ke bawah dan pingsan. Menurut cerita nya si ninja ini katanya setelah pingsan si kyai ini berniat memelihara si kaki panjang dan legenda penyerangan ninja ke pesantren ku sangat di kenal di kalangan santri-santri pesantren ku. Cerita si ninja ini bahkan lebih terkenal di banding joker dan si kaki panjang. Namun aku tidak menceritakan ninja dari awal di karenakan aku sendiri belum pernah bertemu dengan nya. Selama ini kita semua hanya mendengar kisah nya saja dari orang-orang pesantren yang sudah lama di sini.

Meskipun aku belum pernah bertemu dengan nya, akan tetapi aku sempat penasaran dengan si ninja ini. Aku penasaran dengan wujud dan rupa nya seperti apa? Dan apakah dia mempunyai wujud yang menyeramkan seperti si joker dan si kaki panjang. Namun si ninja ini di ketahui oleh anak-anak santri dan juga para kyai di pesantren ini. Namun setelah berbagai kejadian beberapa demit di pesantren ku aku mulai merasa harus mulai menghilangkan rasa takut ku ini dikit demi sedikit dan tidak boleh lemah terhadap mereka. Karena aku yakin bahwa manusia itu makhluk mulia yang paling tinggi di mata Allah di banding roh-roh atau hantu dan semacamnya. Dan sejak saat itu aku mulai merubah pola piker ku. Nah, cerita ini akan terus aku lanjut kan di part berikut nya. Jadi baca terus ya ceritanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here