Si Joker Part 11 : Pulangnya Adit, Joker Berkunjung Ke Balad

0
142
kaskus.co.id

Setelah kaki panjang menampakkan diri, si joker yang sudah lama tidak muncul seperti nya dia mulai muncul lagi. Jadi pada saat itu, adit curhat ke aku, dimana ketika dia balik ke palu untuk beberapa minggu soalnya neneknya yang ngerawat dia dari kecil sakit jadi si adit harus merawat neneknya yang meninggal kemarin. Adit pun cerita jika kita semua harus jaga diri karena si joker lagi sering-seringnya menampakkan diri dan bakal mampir ke rayon balad. Setelah adit mengatakan hal itu, aku pun bilang ke agam karena dia adalah sahabat aku dari semenjak dia ikutan jejak-jejak horor aku yang di mulai dari si kaki panjang. Si agam pun bilang santai saja, dengan datangnya dia ke sini berarti dia bakal ngeganggu si kaki panjang, tinggal di tending deh si joker sama si kaki panjang, si agam sambil ketawa.

Akhirnya aku bilang ke si agam, memang si kaki panjang penjaga di sini? si kaki panjang aja gangguin anak balad terus. Akan tetapi keesokkan malamnya tiba, aku pun baru selesai balik dari kumpulan anak-anak paskibraka dan saat itu aku merasa cape sekali, saat itu aku tidak peduli dengan joker atau pun si kaki panjang yang akan menampakkan diri di depan aku nanti. Semua itu tidak akan berpengaruh bagi ku karena hari ini aku bener-bener merasa cape.

Saat aku masuk kamar, aku tanya ke ketua kamar ku kenapa kasur ku basah? Dan ketua ku pun menjawab kalo temen ku yang berinisial AB numpahin fanta nya ke kasur aku. Akhirnya ketua kelas ku menyuruhku untuk tidur di kasur AF karena dia sedang pulang. Akhirnya aku pun tidur di kasurnya si AF yang sedang pulang karena dirinya sedang sakit. Kasur si AF berada persis di samping jendela. Dan saat itu aku mencoba rebahan dan tidur. Tidak lama setelah aku rebahan, aku mendengar suara gesekan, kemudian aku pun terbangun. Aku ingat jika suara gesekan itu adalah suara yang sama seperti ketika aku bermalam di umba.

Aku pun coba membuka mataku, dan aku lihat di jendela ada bayangan maju ke depan dengan cepat. Aku masih terus ngelihat jendela, bahkan belum sempat aku kedipin mata ada si joker lagi jalan mundur sambil senyum dengan tampang ngeliat kedepan tapi aku yakin matanya ngelirik ke aku. Coba kalian bayangkan jendela itu persis berada di depan muka aku dan si joker ada di depan jendela lagi jalan mundur. Kejadian itu persis kaya kejadian adit di malam pertama masuk ke pesantren ini.

Sontak saja aku tidak kuat melihat si joker, aku tahan nafas terus teriak-teriak hingga aku mengeluarkan kata-kata kotor. Dan di situ aku juga bilang jika tempat dia bukan di sini. Ketika kejadian itu aku seketika hilang akal sehat dan lepas kendali. Akhirnya seisi kamar aku semua terbangun. Semua temen ku bertanya ada apa? Setelah itu aku menceritakan bahwa aku Cuma mimpi buruk, aku mau tidur di kasur aku aja lah. Sebetulnya bukan mimpi buruk sama sekali yang aku alami, untuk yang ke tiga kalinya joker itu muncul lagi di hadapan aku. Aku pun berharap itu terakhir kali nya aku melihat si joker muncul lagi di depan ku. Dan menurut ku dia lebih seram 10 kali di banding si kaki panjang. Aku dobel kasur aku pake 2 selimut biar tidak berasa basahnya, aku pun coba tidur lagi meski pun suara gesekan itu tidak mau hilang. Namun tidak lama kemudian aku tertidur juga.

Setelah itu aku pun semakin merasa tidak nyaman dan merasa ketakutan terus. Karena penampakan si joker sudah sangat mengganggu nya, sama seperti saat dia mengganggu adit. Dan yang paling membuat aku takut adalah ternyata si joker ini adalah hantu tertua di pesantren itu. Dan bisa di bilang si joker ini sudah mendiami pesantren sejak sebelum pesantren di bangun. Si joker ini entah makhluk apa, tetapi si joker ini memang merupakan salah satu yang paling jail di pesantren ini dan dia pun suka memilih-milih orang yang akan dia ganggu. Maksud dia memilih-milih di sini adalah jika dia tidak menyukai orang itu, dia tidak akan mendekati tapi jika apabila di rasa orang ini di rasa enak untuk di manin si joker ini terus mengikuti. Dan entah kenapa aku yang di ganggu oleh si joker. Spontan aku takut banget karena takut mengalami kejadian seperti adit. Lalu gimana kisah kelanjutan si joker ya. Baca terus yuk cerita nya di part selanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here