Si Gagak Yang Tidak Tahu Diri

0
37

Pada suatu hari, di sebuah hutan yang lebat hiduplah seekor burung gagak. ia hidup sangat bahagia bersama dengan teman-temannya yang lain. Pagi menjelang siang si burung gagak pergi untuk mencari makanan, dalam perjalanannya ia tak sengaja menemukan rontokan bulu burung merak yang sangat cantik. Walaupun hanya sebatas rontokan bulu burung merak, namun hal itu terlihat sangat indah. Hingga si burung gagak menyukai dan ingin memakainya.

“Waow sangat indah sekali bulu burung merak ini, ingin aku pakai saja agar aku kelihatan indah, dengan cara seperti ini aku ingin berteman dengan burung merak”. Si burung gagak kemudian mengenakan rontokan bulu merak tersebut ke tubuhnya. Ia sangat yakin bahwa dirinya kini terlihat semakin cantik. Kemudian ia terbang mencari kawanan burung merak.

Tak lama kemudian si burung gagak menemukan sekawanan burung merak yang lagi berjemur. Dia yang pura-pura menyamar menjadi burung merak tersebut lalu memberikan salam kepada sekawanan merak itu.

“Selamat siang semuanya”, kata burung gagak. namun burung merak hanya diam dan menaruh curiga pada burung gagak yang menyamar menjadi merak itu. para burung merak tersebut tidak percaya dengan teman baru mereka.

Mereka (burung merak) melihat bulu burung gagak yang hitam dibalik bulu warna warni yang notabene adalah ciri khas burung merak. Mereka sangat marah pada kelancangan burung gagak yang berpura-pura jadi burung merak. Mereka beramai-ramai menghampiri burung gagak tersebut. Mereka berteriak dan mematukinya tanpa ampun, kostum warna warni gagak itu hancur tercabik cabik, dan kedok si burung gagak pun terbongkar kemudian si burung gagak diusir oleh para burung merak tersebut.

Karena pengusirannya itu, si burung gagak marah, kecewa dan sedih, si burung gagak mencari teman untuk menghibur hatinya. ia kembali menemui burung gagak lainnya, tetapi teman-temannya juga sudah sangat kecewa padanya karena merasa telah di hianati. “Tidak! Tidak!” teriak mereka. “Jangan kembali lagi pada kami. Kamu sudah memutuskan untuk menjadi burung merak. jadi kami tidak mau berteman dengan mu lagi. Sekarang kamu terima akibatnya, sekarang juga kamu pergi dari sini”. akhirnya si gagak yang tidak tahu diri tersebut pergi jauh dan tak kembali lagi. sekian…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here