Alasan Dibalik Penghianatan Luis Figo Kepada Barcelona

0
137

Real Madrid pernah membuat transfer pemain paling kontroversial sepanjang sejarah. Aktor dari tranfer kontroversial tersebut adalah Luis Figo. Melalui permainan Florentino Perez, pria Portugal itu sukses mendarat ke Santiago Berbabeu.

Transfer tersebut merupakan salah satu transfer paling mengejutkan dalam sejarah sepakbola. Menggemparkan, tak terbayangkan, hingga penghianatan. Mungkin beberapa kata tersebut adalah yang pas untuk menggambarkan aksi hijrah legenda Portugal menuju tim rival.

Dunia tahu bahwa Real Madrid dan Barcelona adalah rival yang tak mungkin bisa akur. Dari pertandingan dengan tensi tinggi, aksi-aksi kontroversial hingga yang membuat dunia terkejut adalah kepindahan Luis Figo dari FC Barcelona menuju Real Madrid pada tahun 2000.

Cerita bermula ketika Figo menjadi pemain bintang bagi Barcelona, dirinya begitu disanjung, bahkan ia sempat mengecat rambutnya dengan warna biru merah ala Barcelona. Dia juga pernah meneriakan nyanyian hinaan kepada Real Madrid. Namun seakan dunia berbalik begitu cepat, Luis Figo menjadi pemain paling dibenci oleh seluruh lapisan kota Barcelona saat itu.

Pemain yang berhasil menjadi pemain kunci, pemimpin, dan memenangkan beberapa gelar bersama Barcelona ini hijrah ke kota Madrid. Sanjungan dan pujian fans saat itu mendadak berubah menjadi hal-hal yang paling tidak diinginkan oleh Luis Figo. Semua berubah ketika Real Madrid menyodorkan kontrak untuknya, meski Figo menolak, dia sudah menandatangani pra-kontrak dengan Real Madrid. Satu-satunya tujuan Figo saat itu adalah agar Barcelona mau menaikkan gajinya. Namun rencana itu gagal, tindakannya itu justru membuat keadaan berbalik.

Dalam klausul kontrak nya disebutkan bahwa Figo akan menerima pinangan Real Madrid hanya jika Florentino Perez menjadi presiden el Real. Mengetahui hal itu, Perez tertantang dan ia berhasil menduduki kursi tertinggi Real Madrid. Selain untuk mengejutkan banyak pihak, Perez juga berhasil mendapatkan bintang Barcelona itu.

Figo sudah tak bisa kembali, meski dalam hati ia ingin tetap tinggal bersama Barcelona, rencana nya sendirilah yang membuatnya harus mau menerima persetujuan yang telah ia tandatangani. Tahun 2000 Figo resmi bergabung dengan Los Galacticos, dan saat itu juga ia telah mengecewakan ribuan fans Barcelona. Mereka menganggap bahwa hal tersebut merupakan sebuah penghianatan untuk Barcelona. Semakin fans Barcelona mencoba untuk melupakan Figo, hal itu justru membuat mereka makin tak bisa move on.

Tahun 2002 menjadi tahun paling dikenang oleh pecinta sepakbola dunia. Dua tahun setelah kepindahannya ke Real Madrid, Figo kembali ke Barcelona dengan menggunakan seragam kebesaran Real Madrid. Para pendukung Barcelona belum bisa memaafkan penghianatan Luis Figo, berbagai teriakan hinaan dan bendera yang menganggap Luis Figo sebagai penghianat terpampang rapih disetiap sudut markas La Blaugrana. Benda-benda seperti botol minuman keras pun tak bisa dihindari Luis Figo, dan yang paling fenomenal adalah pelemparan kepala babi oleh fans Barcelona kepada pemain yang mereka anggap penghianat itu.

Aksi tersebut menandai tindakan penghianatan Luis Figo kepada FC Barcelona. Sebuah kepindahan yang sebenarnya tak diinginkan Figo akan dikenang selalu oleh para pendukung La Blaugrana.

Bagaimana pendapat football lovers tentang fenomena kepindahan seorang pemain ke klub rival? Tinggalkan opini kalian dibawah ini. Jangan lupa untuk like dan share…

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here