Pertanyaan Interview dari HRD Ini Sering Menjebak, Begini Cara Mengatasinya

0
80

Setiap perusahaan pasti memiliki kriteria untuk merekrut calon pegawainya, hal ini bertujuan untuk mencari sumber daya manusia yang kompeten untuk melaksanakan aktivitas perusahaan. Setidaknya calon-calon pegawai tersebut pasti melakukan recruitment test ataupun interview. Tes tersebut bisa saja terdiri dari tes tulis, psikotest, dan tes wawancara. Di antara tes-tes tersebut yang bikin lumayan menakutkan adalah tes wawancara atau interview. Kadang ada saja pertanyaan-pertanyaan menjebak ditambah lagi posisi kita yang lagi deg-deg an bisa membuat bingung waktu menjawab.

Bagi Kamu yang sedang menunggu wawancara kerja, ada baiknya Kamu baca ulasan berikut ini.

Deskripsikan Tentang Diri Kamu.

Biasanya pertanyaan ini menjadi salah satu pembuka interview. Waktu yang terbatas tidak memungkinkan Kamu menceritakan dirimu dengan panjang lebar. Usahakan Kamu mendeskripsikan poin-poinnya saja, misalnya nama, alamat, usia, pendidikan terakhir, dan pengalaman kerja atau magang sebelumnya jika ada. Jangan lupa beri kesan pertama yang baik dan jangan cengengesan.

Apa Kelebihan Dan Kekurangan Yang Ada Dalam Diri Kamu?

Mungkin mengatakan kelebihan sendiri tampak terlalu arogan, untuk itu Kamu tidak usah berpikir keras dalam menjawabnya. Cukup jujur saja sesuai karaktermu misalnya, mudah bergaul, disiplin, pekerja keras, dan tegas. Nah, kalau ditanya kekurangan sebaliknya, Kamu jangan terlalu jujur nih. Misalnya jangan dijawab mager, moody, atau lambat berhitung. Coba Kamu menggali beberapa kekurangan dengan gaya yang berbeda. Misalnya Kamu jawab dengan perfeksionis dan kadang lupa waktu ketika bekerja.

Apa Saja Yang Kamu Ketahui Tentang Perusahaan Yang Kamu Lamar.

Sebelum menghadiri wawancara, ada baiknya Kamu membekali diri dengan sedikit pengetahuan tentang perusahaan. Kamu bisa mencari info di website resmi perusahaan atau ulasan di situs pencari kerja. Cari tahu perusahaan tersebut bergerak dalam bidang apa, memproduksi atau melayani apa saja, dan cari hal-hal positif lain misalnya tentang prestasi perusahaan dan tingkat kepuasan pegawainya. Jadi, saat ditanya HRD Kamu nggak akan bingung menjawab apalagi sampai nggak tahu sama sekali background perusahaan yang Kamu lamar.

Alasan Kenapa Resign Dari Pekerjaan Sebelumnya.

Ini adalah pertanyaan yang bikin orang berpikir dua kali untuk menjawab. Banyak para pelamar yang bohong tentang pekerjaan sebelumnya karena mungkin saja punya track record buruk di pekerjaan sebelumnya. Ingat, jangan memberikan kesan negatif meskipun Kamu harus jujur. Jangan menjelek-jelekkan perusahaan sebelumnya, membuka konflik pribadi, dan menyebarkan aib perusahaan. Sebaiknya Kamu menjawabnya dengan keinginan mencari posisi yang lebih baik yang sesuai dengan keterampilan dan background studi Kamu. Tunjukkan juga jika Kamu ingin berkembang di perusahaan yang akan Kamu tempati.

Berapa Gaji Yang Kamu Minta.

Pertanyaan pamungkas ini bisa bikin Kamu serba salah dalam menjawab, apalagi untuk Kamu yang nggak ada pengalaman wawancara kerja sebelumnya. Biasanya gaji yang diberikan berpedoman pada UMR kota atau pengalaman kerja Kamu sebelumnya. Jangan sampai gaji yang Kamu harapkan terlalu rendah atau terlalu tinggi dari UMR. Jadi tentukan target gaji yang Kamu rasa pantas untukmu jika diterima bekerja nanti. Sebenarnya alasan HRD menanyakan hal tersebut adalah untuk menguji apakah Kamu bisa menghargai dirimu dengan layak.

Pertanyaan-pertanyaan di atas tidak selalu paten ditanyakan saat interview. Kadang HRD juga menanyakan hal-hal lain dengan mendetail. Tapi dari sekian banyak pertanyaan yang diajukan, pertanyaan di atas lah yang paling sering muncul. Lumayan kan bisa buat bekal Kamu menghadapi tes wawancara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here