Misteri Mak Lampir

0
8

Anda pasti sudah mengenal sosok mak lampir bukan, hantu yang diwujudkan oleh nenek-nenek tua dengan wajah dan suara tawa yang menyeramkan itu. Karena sebuah serial televisi dengan judul ‘Misteri Gunung Merapi’, Kemudian banyak yang salah menduga jika mak lampir kisahnya berasal dari gunung merapi di jawa tengah.

Padahal Legenda Mak Lampir sendiri konon berasal dari Gunung Merapi di Sumatera, Legenda ini berasal dari kaki gunung Merapi di Propinsi Sumatra Barat.

Alkisah pada zaman dahulu ada seorang putri cantik jelita yang bernama Siti Lampir Maemunah dari kerajaan Champa. Kerajaan Champa pernah menguasai daerah Vietnam Tengah dan Selatan pada abad ke-7. Siti Lampir Maimunah tumbuh menjadi gadis yang dewasa, ia baik dan pemalu sama seperti halnya perempuan pada umumnya.

Sama seperti kebanyakan orang, ia juga memiliki kisah asmara. Pada suatu hari Siti Lampir Maemunah jatuh cinta dengan pimpinan pasukan harimau, yaitu Datuk Panglima Kumbang, tidak ada yang tahu secara pasti siapa nama pemuda itu. Namun yang jelas sang pemuda itu juga diam-diam jatuh cinta kepada Siti Lampir Maemunah walaupun tanpa sepengetahuan sang putri.

Kisah cinta mereka berdua berakhir ketika hubungan mereka tidak mendapatkan restu dari kedua orangtua Datuk Panglima Kumbang dan membuat Siti Lampir Maimunah merasa sakit hati. Mereka kemudian berpisah, Siti Lampir Maimunah dengan kehidupannya sendiri dan Datuk Panglima Kumbang dengan kehidupannya sendiri.

Pada suatu saat Mak Lampir pun memutuskan untuk bertapa di lereng Gunung Merapi. Dalam persemedian tersebut, Mak Lampir bertemu dengan seorang pertapa yang memiliki ilmu tinggi, yang akhirnya pertapa tersebut menjadi guru Mak Lampir dan membuat ia jadi sangat sakti hingga sulit ditandingi.

Setelah cukup lama tak bertemu, pada suatu hari, Siti Lampir Maimunah dan Datuk Panglima Kumbang dipertemukan kembali dalam sebuah peperangan. Siti Lampir Maimunah sangat kecewa karena sang Datuk tewas dalam peperangan itu. Apalagi saat ia baru mengetahui kalau sang Datuk juga mencintai dirinya.

Tidak terima orang yang sangat dicintainya mati, akhirnya dengan segala kesaktiannya Mak Lampir pun berusaha untuk menghidupkan kembali Datuk Panglima Kumbang dengan mengikat jiwa sang datuk di bumi. Sang datuk pun berhasil hidup lagi.

Namun siapa sangka, bahwa ternyata kesaktian yang di miliki Siti Lampir Maimunah memiliki sebuah konsekuensi, yaitu rambutnya berubah jadi memutih dan wajahnya yang cantik berubah menjadi nenek-nenek yang menyeramkan.

Si Datuk Panglima Kumbang tidak mengenali Siti Lampir Maimunah, bahkan ia menuduhnya sebagai setan peneror warga dan menyebutnya dengan Mak Lampir. Siti Lampir Maimunah pun merasa sakit hati. Sejak saat itulah pertempuran gaib antara mak lampir dengan para warga terus terjadi.













LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here