Misteri Hantu Sadako

0
39

Bagi kalian para penggemar film atau cerita misteri pasti sudah tahu donk dengan salah satu hantu yang ada di negara Jepang, yang bernama hantu sadako, hantu yang cukup populer di negara tersebut yang hidup di jaman edo. Hantu Sadako sering disebut sebagai hantu yang paling menyeramkan yang pernah ada di negara tersebut. Lalu seperti apa sosok perwujudannya dan bagaimana sejarah adanya hantu tersebut yang hingga kini dipercaya oleh masyarakat Jepang tersebut ?

Menurut sebuah penjelasan, Hantu Sadako adalah hantu dengan sosok perempuan berambut panjang, mungkin sekilas hantu sadako bisa di ibaratkan seperti hantu kuntilanak yang ada di Indonesia. Cuma bedanya jika hantu kuntilanak matinya karena melahirkan sedangkan hantu sadako matinya karena sebuah penyakit ada juga yang menyebutkan ia mati dengan cara bunuh diri terjun ke sumur tua, sehingga penampakan hantu sadako keluar dari sumur dengan cara merangkak. Namun apapun asal muasalnya, hantu tersebut sangat menyeramkan.

Menurut sejarah yang beredar, hantu sadako dulunya adalah seorang gadis kecil bernama Sadako Sasaki. ia lahir di kota Hiroshima pada tanggal 7 januari 1943, Sadako Sasaki bertempat tinggal di dekat jembatan Misasa di Kota Hiroshima, Jepang.

Sadako Sasaki merupakan seorang anak yang ceria, energik, dan tentunya cerdas. saking energiknya sadako kecil tidak bisa diam hingga orang tuanya selalu mengingatkan agar ia duduk saja sejenak. Sadako mempunyai hobbi yaitu berlari. Hingga akhirnya ia terpilih menjadi bagian dari “tim lari estafet” di sekolahnya. Dan sadako sangat menikmati momen tersebut.

Saking senangnya berlari ia bahkan tak menghiraukan dan tak memberi tahu siapa pun jika ia merasakan pusing pada saat berlari. Suatu ketika, saat berlari ia terjatuh dan pingsan di depan para guru dan murid yang lain, hingga para guru memanggil orang tuanya untuk datang ke sekolah.

Kemudian pada 21 Februari 1955, Sadako mulai masuk rumah sakit. Menurut dokter yang merawatnya ia di diagnosa terjangkit penyakit leukemia (kanker darah) dan kemungkinan besar ia dapat hidup maksimal satu tahun lagi. menurut dokter penyakit itu sebagai dampak bom atom, karena Sadako sasaki adalah salah satu korban bom atom yang melanda Hiroshima pada saat ia berusia 2 tahun. Dan Ibunya menyebutnya sebagai “penyakit bom atom” (an atomic bomb disease).

Saat di rawat di rumah sakit tersebut, Sadako akan membuat seribu bangau dari kertas. karena Sadako berkeyakinan berdasarkan pada kisah klasik Jepang, jika seseorang mampu membuat seribu bangau kertas, maka permintaannya akan dikabulkan. Sadako meminta agar ia diberi kesembuhan. Sayangnya Sadako hanya mampu membuat 644 bangau kertas. Sejak saat ia meminta diberikan kesembuhan dengan cara membuat paper crane. Untaian bangau yang terbuat dari kertas lalu digantung di atas tempat tidurnya dengan seutas benang.

Setelah beberapa bulan di rawat di rumah sakit, Sadako akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada 25 oktober 1955 akibat efek dari radiasi bom atom tersebut mulai bereaksi menjalar ke seluruh tubuh Sadako. ia mati menggenaskan dengan sekujur tubuh melepuh layaknya penyakit cacar. ia mati di usianya yang baru menginjak 12 tahun. Dan kemudian teman-temannya menyelesaikan pembuatan bangau kertas yang belum sempat di selesaikan oleh sadako, shingga genap terkumpul 1000 bangau kertas dan menguburkan bangau kertas tersebut bersama jasad Sadako.

Itulah sekilas mengenai asal mula Hantu Sadako muncul, dan masyarakat jepang sering diganggu oleh sosok penampakan hantu wanita yang berpakaian putih serta wajah penuh luka dan sangat menyeramkan, dan perlahan tapi pasti masyarakat jepang menganggap bahwa penampakan tersebut merupakan sosok Sadako yang meninggal akibat radiasi bom nuklir di Hiroshima.

Ada juga yang menyebutkan bahwa hantu sadako muncul karena dulunya ia adalah sosok perempuan yang memiliki ilmu supranatural yang sangat tinggi sehingga ia menjadi ganas dan trengginas. Di dalam kehidupannya sadako dikenal sebagai anak yang durhaka kepada kedua orang tua nya, hingga akhirnya sang ayah memutuskan untuk mengurungnya. kekerasan dari ayahnya sering dialami sadako hingga sadako marah besar kepada ayahnya, ketika melihat sadako yang semakin marah sang ayah memutuskan untuk menceburkan sadako ke dalam sumur tua hingga membuatnya terluka pada bagian wajah dan kepalanya.

Namun kejadian itu belum membuat sadako mati, ia merenung dan ingin membalas perlakuan ayahnya hingga akhirnya sadako menjemput ajalnya. Dan kemudian sumur tua itu menjadi saksi atas meninggalnya sadako, sejak saat itu sumur tersebut menjadi angker dan sosok penampakan hantu sadako sering terlihat keluar dari sumur tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here