Misteri Hantu Banyu

0
34

Bagi masyarakat Indonesia, Jenis hantu ini mungkin terdengar asing, namun bagi masyarakat sumatra selatan hantu ini cukup terkenal. Kabarnya hantu ini adalah penunggu sungai musi. Bukan hanya mitos konon keberadaannya benar-benar ada. lalu seperti apakah wujud hantu banyu dan bagaimana kisah misteri yang terkandung di dalamnya.?

Sesuai dengan namanya yaitu hantu banyu atau hantu air, tentunya keberadaan hantu ini adalah di perairan. hantu ini juga dikenal dengan nama “Antek Anyu” dan ceritanya juga sudah terdengar di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Tidak heran jika cerita ini telah menjadi legenda. Masyarakat sekitar meyakini jika hantu menghuni goa-goa yang ada di sepanjang sungai, lorong-lorong, pusaran, batuan karang atau celah-celah yang ada di dalam sungai. Pada waktu-waktu tertentu hantu banyu akan muncul untuk memangsa korbannya.

Menurut asal-usulnya hantu banyu ini bermula dari sebuah kerajaan besar yang tiba-tiba terkena musibah karena putra dari raja sakit secara misterius. Dia mengalami sakit gatal-gatal pada sekujur tubuhnya dan lambat laun menjadi amis dan berbau anyir. Kejadian ini membuat penghuni kerajaan dan sang raja melakukan berbagai cara untuk menyembuhkan penyakitnya. Namun tidak ada yang berhasil.

Menurut salah satu penasihat raja, ia mengaku mendapat wangsit yang mengatakan bahwa putra raja terkena kutukan dan hanya dapat disembuhkan dengan satu cara, yakni menikahkannya dengan seorang wanita yang terlahir dalam keadaan terbungkus tembuni/ari-ari. Sang raja pun memerintahkan penasihatnya untuk mencari wanita yang tersebut.

Kabar tersebut menyebar ke seluruh penjuru kerajaan, bahkan ke beberapa kerajaan yang lain. Hingga kemudian salah satu raja dari kerajaan lain bersedia menjodohkan putrinya yang dulunya terlahir dalam keadaan terbungkus ari-ari dengan putra raja. Namun, Rupanya sang raja memiliki tujuan lain, ia ingin menjodohkan putrinya dengan tujuan kekuasaan.

Namun sang putri menolak untuk dijodohkan apalagi dengan laki-laki yang memiliki penyakit aneh. Karena dipaksa oleh sang raja akhirnya sang putri menyetujuinya walaupun dengan rasa sedih dan kecewa. Beberapa hari kemudian pernikahan diantara putra raja dan putri raja pun di langsungkan.

Setelah pernikahan, waktunya mempelai wanita dibawa menuju istana kerajaan menggunakan tandu. Di dalam tandu itulah mempelai putra dan putri berada, sang putri tidak tahan dengan bau anyir dan amis sang suami. Kemudian setelah itu para rombongan tiba di sebuah sungai dan menyeberang menggunakan jembatan bambu. Sang putri yang tidak tahan merasa mual dan muntah-muntah.

Sang putri yang tersiksa akhirnya memutuskan untuk keluar tandu dan menceburkan diri ke aliran sungai yang deras. Seluruh pengawal dan prajurit mencari sang putri namun tidak membuahkan hasil. Dari sinilah kemudian muncul sosok misterius yang dikenal dengan “Antu Banyu” atau hantu banyu yang diyakini sebagai hantu wanita berambut panjang yang bisa mencelakai manusia dengan menjeratnya menggunakan rambut panjangnya.

Masyarakat di bantaran sungai Musi sudah tidak asing lagi dengan cerita hantu banyu. Diyakini hantu ini muncul secara tiba-tiba dan langsung menggulung orang yang sedang berada di sungai. Sayangnya tidak ada orang yang bisa bercerita tentang wujud dan ciri-ciri hantu banyu karena mayoritas korban langsung tenggelam dan kehabisan nafas. Tetapi Konon katanya, wujud hantu Banyu menyerupai rambut seorang wanita yang kadang terlihat mengambang di atas aliran sungai maupun di dalam aliran sungai.

Tanda-tanda akan munculnya hantu banyu antara lain adalah perubahan warna air sungai, perubahan suhu air dan pola air sungai, muncul banyak ikan saat adzan maghrib, dan yang terakhir adalah munculnya banyak lendir licin yang terdapat di tangga rumah-rumah yang ada di sekitar sungai musi. Bagi masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitaran sungai untuk berhati-hati jika tanda-tanda tersebut muncul, karena hantu banyu akan menggunakan berbagai cara untuk menjebak korbannya.

Kisah nyata mengenai keberadaan hantu banyu pernah dialami oleh seorang warga bernama Wijaya (32), warga Kecamatan Ilir Timur 2 Palembang. Ia pernah beberapa kali melihat penampakan sosok makhluk halus, yang mirip dengan gambaran Hantu Banyu yang sering diperbincangkan.

Pada januari 2019 ia bersama dengan dua temannya sedang duduk di atas kapal tongkang yang sedang bersandar di dermaga sungai musi. Ia dan temannya duduk sambil memandangi keindahan jembatan ampera. Setelah mengobrol dengan temannya tiba-tiba Wijaya merasakan ada sesuatu yang aneh. Ternyata ia melihat di belakangnya ada sosok hantu wanita dengan wajah putih dan rambut panjang sedang duduk di tepian kapal tongkang yang dinaikinya, kejadian itu terjadi pukul 21.00 WIB.

Ia ketakutan, dan berusaha memberi tahu temannya namun mulutnya tiba-tiba tidak bisa berbicara, akhirnya ia mengirim pesan ke sebuah grup WA, ironisnya salah satu teman wijaya tidak bisa membaca pesannya tersebut sehingga membuat suasana semakin mencekam. lima menit kemudian wijaya bisa berbicara dan mengajak temannya untuk pindah tempat. Ia tidak berani lagi untuk menoleh ke belakang. ia dan kedua temannya pun akhirnya bisa menjauh dari hantu tersebut, lalu ia pun menceritakan tentang adanya hantu banyu itu kepada kedua temannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here