Misteri Gunung Slamet

0
45

Gunung slamet merupakan sebuah gunung berapi yang masih aktif yang terletak di wilayah di Jawa Tengah. Gunung slamet menjadi gunung berapi tertinggi kedua di pulau jawa setelah gunung semeru dengan ketinggian 3428 mdpl. Gunung ini berada di perbatasan Banyumas, Kabupaten Brebes, Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang. Selain memiliki panorama alam yang indah, menurut beberapa warga sekitar maupun para pendaki, konon bahwa gunung yang sering dijadikan andalan untuk di daki tersebut menyimpan berbagai misteri. Banyak mitos mengerikan yang berhubungan dengan Gunung Slamet.

Gunung Slamet memiliki medan pendakian yang cukup berat. Untuk bisa sampai ke puncak, para pendaki bisa melewati beberapa jalur pendakian, diantaranya Jalur Bambangan, Jalur Guci, Jalur Dukuhliwung dan Jalur Baturaden. Gunung Slamet sendiri memiliki kawah yang luas dan cukup besar di puncaknya, kawah tersebut adalah Kawah Segoro Wedi yang dalam bahasa Indonesia diartikan Kawah Lautan Pasir.

Asal mula gunung slamet

Gunung yang terletak di jawa tengah ini memiliki nama yang baik dalam bahasa maupun artinya. Asal-usul nama Gunung Slamet sendiri berasal dari bahasa Jawa yakni “Slamet” yang dalam bahasa Indonesia berarti “Selamat“, oleh masyarakat sekitar Gunung Slamet dipercaya bisa membawa berkah, kesalamatan, dan ketentraman. Nama ‘Slamet’ diberikan karena gunung ini sangat dipercaya tidak akan pernah meletus dengan skala besar meski kondisinya tidak pernah diam.

Ternyata nama “Slamet” bukan merupakan nama asli. Menurut sejarawan asal Belanda, J Noorduyn, pernah menyebutkan bahwa nama asli gunung tersebut adalah Gunung Agung. Hal ini berdasarkan pada sebuah naskah bahasa Sunda tentang petualangan Bujangga Manik, seorang pengembara yang berkeliling Pulau Jawa.

Bujangga Manik dikenal juga sebagai Prabu Jaya Pakuan. Tokoh agama Hindu dari Kerajaan Sunda. Banyak daerah yang disebutkan di dalam naskah kuno ini termasuk gunung. Salah satunya adalah Gunung Agung yang menurut J.Nooduyn pemaparan Gunung Agung di naskah kuno bahasa Sunda sama dengan lokasi Gunung Slamet saat ini.

Namun, ada juga yang menyebutkan nama asli Gunung Slamet adalah Gunung Gora. Adapun tokoh yang mencetuskan nama tersebut adalah Syekh Maulana Malik Maghribi. Ia yang pernah mengalami penyakit kulit yang sulit disembuhkan. Kemudian beliau pergi ke Gunung Gora dan menemukan sumber air panas dengan tujuh pancuran dilereng gunung, yang saat ini berada di daerah Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Hingga kini masyarakat Jawa lebih populer dengan nama gunung slamet.

Misteri Gunung Slamet

Banyak mitos yang berkembang di masyarakat sekitar, bahwa di gunung slamet banyak tersimpan misteri yang hingga kini masih dipercaya oleh masyarakat. Lalu apa saja kisah misteri yang ada di gunung slamet ?

Ternyata di gunung slamet terdapat pasar setan. Hal ini terjadi karena di area gunung slamet hampir selalu dipastikan jika pada malam hari angin akan bertiup kencang. Angin malam biasanya akan bertiup dari bawah melewati lereng-lereng gunung secara cepat. Pada saat melewati punggung bukit angin akan bertiup dan memberikan fenomena suara yang gemuruh atau berisik. Hal seperti inilah yang dianggap seolah-olah seperti sedang ada sensasi keriuhan yang dianggap sebagai suara yang menyerupai suasana di pasar. Dengan demikian, daerah seperti inilah yang dianggap seperti daerah pasar setan, karena pasar yang sebenarnya tidak terlihat dan hanya suara saja yang terdengar.

Di lokasi pasar setan seperti inilah sering dikabarkan banyak memakan korban. karena perjalanan mendaki gunung biasanya memerlukan tempat untuk beristirahat sementara. Salah satu pilihan pendaki kemungkinan besar beristirahat didaerah pasar setan tersebut. Tentu saja dipilih tempat ini karena relatif sudah dekat dengan puncak, dan juga daerah seperti ini relatif datar, sehingga mudah untuk mendirikan tenda. Pada saat beristirahat seperti inilah sering terjadi kasus pendaki kedinginan dan menderita Hipotermia jika cuaca didaerah ini sedang mengalami cuaca ekstrim seperti hujan deras disertai angin kencang dan berkabut.

Selain keberadaan pasar setan, di gunung slamet juga terdapat pos 4 yaitu pos samarantu. Usut punya usut, nama Samarantu ini berasal dari kata “Samar” dan “Hantu”. Konon, di pos ini terkadang banyak pendaki yang melihat penampakan hantu meskipun terlihat samar-samar. Menurut orang indigo atau yang memiliki indra keenam, di pos ini sangat banyak dihuni oleh mahluk halus. Bahkan, “mereka” yang tak kasat mata itu juga tidak segan-segan mengganggu para pendaki yang beristirahat di Pos Samarantu. Terkadang mereka juga tampak dengan wujud yang menyerupai manusia.

Cerita seram lain adalah keberadaan makhluk kerdil di jalur pendakian gunung slamet via jalur guci. Makhluk kerdil tersebut dulunya merupakan seorang manusia biasa. Ia kemudian tersesat saat mendaki Gunung Slamet dan ia tidak bisa kembali pulang. Ia mencoba bertahan hidup dengan memakan dedaunan layaknya binatang pemakan tumbuh-tumbuhan. Lama-kelamaan makhluk tersebut kehilangan jati dirinya sebagai manusia karena terlalu lama bertahan hidup dengan cara seperti binatang.

Namun makhluk kerdil ini tidak terlalu membahayakan bagi para pendaki atau orang yang melihatnya. Justru Makhluk kerdil ini akan ketakutan jika bertemu dengan pendaki yang kebetulan sedang lewat. Tak jarang ketika pendaki Gunung Slamet mendirikan tenda di sekitar plawangan dan meninggalkan makanan di depan tenda mereka, maka makhluk kerdil ini akan mengambil makanan tersebut dan menghilang sebelum pendaki menyadarinya.

Di gunung slamet konon juga terkenal dengan adanya Kerajaan Ghaib, Mitos yang beredar di kalangan para pendaki adalah tentang adanya kerajaan gaib yang berada di jalur pendakian Bambangan. jalur Bambangan adalah jalur pendakian Gunung Slamet yang paling populer di kalangan para pendaki gunung. Karena jalur pendakian ini merupakan jalur yang paling singkat/pendek dibandingkan dengan jalur pendakian yang lain. Saat kita mendaki gunung slamet melewati jalur Bambangan maka kita akan melewati sebuah tempat yang sangat sakral dan terkenal mistis. karena
Pada tempat ini terdapat 2 buah pohon besar yang nampak seperti pintu yang sangat besar. Konon katanya, bahwa tempat ini adalah pintu masuk menuju kerajaan gaib di Gunung Slamet.

Keberadaan puncak surono juga menjadi cerita mistis tersendiri bagi para pendaki. Puncak surono merupakan Puncak tertinggi Gunung Slamet. Menurut warga sekitar, dahulu kala ada seorang pendaki yang bernama Surono. Pendaki tersebut meninggal di Puncak Gunung Slamet karena terpleset ke jurang. Untuk menghormatinya, namanya kemudian dijadikan nama puncak tertinggi Gunung Slamet, yakni Puncak Surono. Untuk mengenang dan sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Surono maka dibuatkan lah sebuah tugu di puncak surono.

Misteri lain di gunung slamet yang terakhir adalah kisah tentang banyaknya orang yang melakukan pesugihan. Di Gunung Slamet ada beberapa tempat yang biasa dijadikan sebagai tempat pesugihan. Tempat-tempat tersebut diyakini mampu mendatangkan berkah bagi orang yang melakukan pesugihan.

Salah satu tempat yang paling populer dan sering dijadikan obyek pesugihan adalah Air terjun Guci di lereng Gunung Slamet, Kabupaten Slawi. Tempat ini dikenal sebagai objek wisata yang sejuk dan nyaman. Tidak sedikit orang yang memanfaatkannya sebagai tempat olah kanuragan dan olah batin. Airnya berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit.

Selain itu, obyek wisata ini juga diyakini sebagai tempat yang ampuh untuk mencari pesugihan. Di balik gemuruhnya air terjun Guci, dipercaya sebagai sarang siluman naga bernama Naga Cerek. Meskipun naga cerek sering menuruti orang-orang yang mencari pesugihan, tetapi permintaan yang diminta oleh Naga Cerek sangat berat. Karena yang diminta adalah nyawa dari salah satu anggota keluarga. Boleh nyawa orang lain, tapi jika meleset tetap wajib diganti keluarga sendiri.

Juru kunci setempat, bisa menyampaikan permintaan itu kepada Naga Cerek dengan ritual khusus. Hal itu harus dilakukan di malam Jumat Legi dan Selasa Kliwon. Uba rampe yang harus dipersiapkan antara lain minyak wangi, kembang, kemenyan dan tumpeng. Bila semuanya sudah siap, ritual bisa langsung digelar.

Kehadiran Naga Cerek bisa ditandai bila air yang berisi uba rampe berbuih. Lagi pula si juru kunci harus sampai mengalami trance. Setelah itu, si peminta pesugihan dipersilakan mandi air terjun Guci. Banyak pemandu wanita siap memberikan jasa pada setiap tamu, baik laki – laki maupun wanita. Usai menjalani ritual, kemudian dilakukan kenduri sekadarnya.

Itulah kisah misteri yang ada di gunung slamet. jika anda bepergian atau mendaki ke gunung slamet maka harus selalu hati-hati dan selalu waspada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here