Menjelang Usia 25, Inilah 7 Pencapaian yang Baiknya Kamu Raih!

0
99
source: https://ublik.id/hal-hal-unik-yang-kita-sadari-saat-memasuki-usia-25-tahun/

Apa yang kamu pikirkan saat memasuki usia 25? Kebanyakan orang beranggapan bahwa di usia ini seseorang sudah ideal untuk menikah. Padahal tak ada garansi jika semua orang akan menemukan jodoh terbaiknya memasuki usia seperempat abad tersebut. Bahkan ada yang sampai di usia ini masih betah menjomblo tanpa pernah pacaran sekalipun. Galau tentu aka dirasakan, namun untuk menyikapi dan menikmati usia 25 ternyata tak melulu berkaitan dengan urusan asmara.

Rupanya ada banyak sekali pencapaian yang sama pentingnya untuk dicapai ketika masuk di usia 25 ini selain menikah. Adapun pencapaian tersebut antara lain.

1. Karir yang sudah sesuai dengan harapan,
Usai lulus kuliah biasanya akan masuk ke fase perjuangan meniti karir meski ada beberapa yang memilih melanjutkan studi. Khusus untuk kamu yang fokus ke urusan karir baiknya mengejar impian mendapatkan karir terbaik di usia kepala dua. Asalkan tetap fokus dan bekerja keras dijamin memasuki usia 25 kamu sudah punya karir yang sesuai harapan. Yakni punya jabatan penting dengan gaji yang tidak pernah memberi rasa was-was masalah kantong.

2. Sudah merdeka dari segi finansial,
Tak perlu pusing masalah jodoh dan tambah galau setiap pertanyaan “kok masih sendiri?” terlontar dari orang sekitar. Sebab faktanya sukses di usia 25 tak melulu berkaitan dengan urusan jodoh. Silahkan dibayangkan saja, meski sudah seperempat abad hidup di dunia tapi masih mengandalkan uang dari orangtua?

Nah, maka ubah mindset kamu untuk mencapai kesuksesan finansial dulu di usia 25. Sehingga sudah bisa mandiri jikalaupun jodoh tiba-tiba datang kamu sudah siap berumah tangga tanpa perlu minta uang orangtua. Apalagi kebutuhan usai menikah sangat banyak kadang mengandalkan satu pemasukan dari pasangan saja belum cukup. Jadi merdekakan dulu urusan kantong kamu.

3. Sudah punya tabungan maupun investasi,
Kebanyakan orang kuliah lulus di usia 21 tahun bisa kurang bisa pula lebih sedikit tergantung pada kondisi. Memasuki umur 25 tentu sudah mengenyam dunia karir minimal 2-3 tahun bisa lebih jika kamu sudah mulai bekerja sejak lulus SMA. Nah, pertanyaanya adalah di masa kerja tersebut kamu sudah punya apa?

Kalau sudah punya tabungan atau aset minimal kendaraan bermotor dijamin sudah PD menjawab dengan lantang. Fakta ini tentu membuat kamu berpikir lebih dewasa bahwa usia 25 tak harus fokus mengejar jodoh. Jika memang batang hidungnya belum kelihatan ada prioritas yang wajib dikejar yakni menabung sebanyak mungkin dan mengumpulkan aset semampunya. Sehingga di kepala dua kamu tak merasa terlalu kere meski jomblo.

4. Nikmati masa muda dengan menjelajahi tempat-tempat baru,
Sudah masuk usia kepala dua tapi masih jomblo? Tenang, tak usah risau malah kondisi kamu menguntungkan untuk menjadi penjelajah. Apalagi zaman media sosial seperti sekarang membuat foto-foto postingan teman membuat air liur menetes ingin singgah di tempat-tempat mereka mengambil foto. Jadi mumpung jomblo dan sudah berpenghasilan, lalu bisa disisihkan pakai saja traveling ke tempat-tempat seru.

Mumpung masih muda dan tidak punya banyak tanggungan maka dipakai traveling adalah opsional yang cukup pintar. Bayangkan saja jika di usia 25 atau kurang kamu sudah menikah dan langsung punya anak. jangankan traveling, berkeinginan punya quality time bersama pasangan saja susahnya sudah tidak ketulungan. Jadi tidak ada alasan untuk tidak menikmati masa jomblo kamu di usia 25 dengan traveling bahkan hingga keliling dunia.

5. Sudah berproses agar bermanfaat bagi orang lain meski sederhana,
Kalau kamu mau jujur dijamin langsung menyadarai jika hidup di dunia tak hanya punya tujuan sekolah, lulus, bekerja, lalu menikah dan end of the story. Kamu salah kaprah kalau mempertahankan pemikiran semacam ini sebab aktualnya manusia adalah makhluk sosial. Tujuanya tentu tak hanya mencari manfaat untuk diri sendiri dan keluarga sendiri namun juga untuk orang lain. Memasuki usia 25 baiknya sudah punya peran di lingkungan sosial.

Pastikan kamu sudah memberi manfaat untuk orang sekitar meskipun hanya untuk hal-hal yang sifatnya kecil dan remeh. Kamu bisa memulai dengan selalu menebar senyum, jika punya keahlian di bidang akademik jadilah pengajar les bagi anak-anak tetangga secara gratis, dan lain-lain. Intinya seperempat abad hidup kamu ternyata kamu bisa bermanfaat untuk orang lain dan orang sekitar sehingga hidup kamu sudah punya makna.

6. Sudah membenahi beberapa persoalan intern,
Usis 25 ternyata tak selalu identik dengan masa matang untuk menikah, namun menjadi tanda seseorang sudah dewasa. Tak hanya dilihat dari angka di balik usia melainkan juga dari segi pemikiran. Maka penting bagi siapa saja untuk melakukan pencapaian mendewasakan diri dengan memperbaiki diri sendiri. Persering melakukan introspeksi dan benahi setiap kekurangan yang dimiliki sehingga lebih nyaman saat bersosialisasi.

7. Sudah memprioritaskan kebahagiaan orangtua,
Seperempat abad bukan masa yang sebentar dan sebelum menikah dijamin dekat serta bergantung pada keluarga, khususnya orangtua. Tak perlu buru-buru menikah cobalah untuk melakukan pencapaian mampu membahagiakan kedua orangtua. Yakni dengan tetap berprestasi di bidang yang digeluti sekaligus tetap terlihat bahagia. Nikmati masa mudamu di usia 25 karena dijamin tidak akan terjadi dua kali.

Semua orang memang punya impian untuk kuliah dengan baik, lulus tepat waktu, punya karir baik, dan menikah dengan sosok yang dicintai. Biasanya semua impian ini ditargetkan sudah digenggam ketika memasuki umur kepala dua apalagi di usia 25. Namun jangan hanya fokus pada pencapaian tersebut, karena ketika kamu masih jomblo ada lebih banyak tujuan yang perlu dicapai lebih dulu. Yakni seperti yang disampaikan di atas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here