Mengapa Kepergian Vichai Srivaddhanaprabha Ditangisi Seluruh Kota Leicester?

0
119

Berita memilukan datang pada Sabtu malam dari Stadion King Power, dua jam setelah pertandingan Leicester City melawan West Ham United usai. Helikopter yang ditumpangi pemilik Leicester Vichai Srivaddhanaprabha beserta dua asistennya, dan pilot serta co-pilotnya, terjatuh dan terbakar hanya 200 meter di luar stadion.

Bendera, bunga, dan persembahan lainnya segera memenuhi pelataran stadion begitu kabar ini mengemuka. Tribut kepada sang pemilik menjadi kewajiban moral bagi penduduk Leicester sebab Khun Vichai, sapaan penghormatannya, begitu berjasa kepada Leicester City.

Kehadiran rutin Khun Vichai di Stadion King Power di tiap laga kandang Leicester membuatnya berbeda dari kebanyakan pemilik klub asing lain di Liga Inggris, yang kadang bahkan tak muncul dalam semusim. Dia sering tersenyum bersama fan, berfoto bersama penggemar, dan dekat dengan para pemain dan pelatih. Dia memahami semua pihak yang terlibat dalam klub.

Pengaruhnya terhadap prestasi Leicester pun tak main-main. Dia membawa klub ini promosi ke Premier League. Dia merupakan pemimpin klub saat menjalani great escape pada 2014/15, yang diikuti dengan pencapaian fenomenal juara Premier League pada 2015/16, serta penampilan mengejutkan menembus perempat final Liga Champions 2016/17.

Berkat dirinya, Leicester City menjadi nama yang dikenal oleh seluruh dunia. Dia sangat perhatian ke klub, yang membuat fan Leicester tak perlu khawatir akan dibawa ke mana klub ini.

Penggemar merasakan kehangatan Khun Vichai dan keluarganya sejak mereka berada di klub ini. Mereka menghargai tradisi klub, disamping mengenalkan upaya-upaya baru untuk memajukan klub. Sebagai kota paling majemuk di Inggris, Leicester adalah tempat untuk bertoleransi dan saling menghargai. Jadinya, hubungan antara pemilik dengan suporter menjadi kuat.

Khun Vichai akan selalu diingat dalam satu tarikan nafas dengan keberhasilan Leicester menjuarai Premier League pada 2015/16. Prestasi itu, tidak bisa tidak, dicapai melalui kerja keras, keterampilan, dan serangkain keputusan bagus yang diambil jajaran manajemen. Semua itu berhasil karena kepemimpinan Khun Vichai.

Lebih dari itu, kontribusinya untuk Leicester bukan hanya ia berikan untuk klub sepak bola. Ia juga memperhatikan kota tersebut. Ia menyumbang dua juta pounds untuk sebuah rumah sakit di sana. Ia juga membantu satu juta pounds kepada Fakultas Kedokteran Universitas Leicester.

Oleh karenanya, Khun Vichai sudah dianggap sebagai warga luar biasa, yang membangun hubungan harmonis dengan kota dan warga lewat kemurahan hatinya.

Sudah ada ide untuk mengabadikan nama sang pemilik menjadi nama stadion, Khun Vichai Stadium. Bagaimanapun, tragedi ini akan ditangisi Leicester, bukan cuma mereka yang terlibat dalam sepak bola, melainkan oleh seluruh kota.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here