Mengapa James Milner Disebut Pahlawan Tersembunyi Liverpool?

0
165

Dia menjalani debut di Premier Leagua pada usia 16 tahun bersama Leeds United. Di fase hidup berikutnya, ia menapaki level atas sepak bola Inggris bersama Newcastle, Aston Villa, Manchester City, dan Liverpool. Bahkan sejak klub terdahulunya, ia tidak pernah dianggap sebagai pemain terbaik dalam skuad. Di Manchester City, ia tidak pernah diberdayakan sebagai gelandang tengah, posisi yang dicita-citakannya. Ia bermain di semua posisi di Etihad Stadium, untuk kemudian dibuang ketika kontraknya habis pada 2015.

Sudah tiga tahun semenjak Raheem Sterling pindah ke Manchester City dan James Milner ke arah sebaliknya. Sementara sukses Sterling di City tidak terlalu mengejutkan, adakah yang memperkirakan Milner akan menjadi gelandang terpenting Liverpool saat ini?

Milner mau ditaruh di mana pun, sesuatu yang membuatnya dicintai Juergen Klopp. Ia ingin bermain di lini tengah, tapi di musim keduanya malah dipasang sebagai bek kiri. Musim lalu, jumlah penampilannya di lapangan sama banyaknya dengan jumlah penampakannya di bangku cadangan. Ketika musim panas lalu Klopp mendatangkan Fabinho dan Naby Keita, bangku cadangan kelihatannya akan akrab dengan Milner.

yatanya, ia mengawali delapan dari sembilan laga Liverpool musim ini, semuanya di lini tengah. Meski ia menjadi anggota tertua di skuad, ia mau berlari lebih jauh dibanding pemain lain. Daya jelajahnya menembus 12km dalam lima pertandingan liga musim ini.

Jika Roberto Firmino, Mohamed Salah, atau Sadio Mane memenangi hati penggemar dengan torehan gol, tidak demikian dengan Milner. Ia adalah pahlawan tersembunyi. Ia dipuji banyak kalangan berkat usaha tanpa bolanya: merebut bola, melakukan tekel, dan melakukan intersep. Stamina, determinasi, dan versatilitas merupakan kualitas penting yang hanya dimilikinya, setidaknya dalam skuad Liverpool musim ini.

Jangan lupa, ia mencetak assis lebih banyak dibanding siapa pun di Liga Champions musim lalu (delapan). Jumlah umpan-ke-sepertiga-akhir dalam barisan pemain Liverpool musim ini juga didominasi Milner dengan 84 umpan, terpaut jauh dari titik berikutnya oleh Trent Alexander-Arnold di angka 54.

Liverpool akan membutuhkan tenaga kuda Milner dalam melanjutkan perburuan gelar Liga Inggris musim ini. Jordan Henderson belum mampu menyamai performa musim lalu, Fabinho belum beradaptasi dengan kecepatan Liga Inggris, dan Naby Keita sedang cedera.

Klopp percaya Milner sedang berada dalam puncak karier. Jadi, bersiaplah menemukan nama Milner dalam starting line up Liverpool dalam bulan-bulan mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here