Mengapa Higuain Disebut Sebagai Pemain Yang Terkutuk

0
123

Pemain benama lengkap Gonzalo Gerardo Higuaín ini pernah membuat keputusan paling mengecewakan seumur hidupnya. Jika saat itu ia menentukan pilihan yang tepat, maka dirinya bisa saja menjuarai Piala Dunia 2018. Keputusan fatal Gonzalo Higuain seakan membuat dirinya menjadi pemain yang terkutuk.

Higuain merupakan salah satu striker paling mematikan di dunia. Layaknya seorang predator, ia selalu memburu gol dengan berbagai cara. Bahkan dirinya sering mendapat sanjungan dari beberapa pelatih top dunia.

Namun, sebuah perbedaan mencolok terlihat pada diri Higuain. Kala dirinya sedang bermain di level klub, ia selalu mendapat sanjungan dari banyak pihak. Mulai dari Real Madrid, Napoli, hingga memenangkan Scudetto beruntun bersama Juventus menjadi beberapa perjalanan sukses Gonzalo Higuain. Ia selalu menjadi andalan di lini depan bagi setiap klub yang dibelanya, bahkan semenjak dipinjam AC Milan dari Juventus musim ini, Higuain berhasil menjadi top skor tim yang berjuluk il Rossoneri. Kekuatan serta tendangan yang mematikan selalu ia tunjukkan ketika sedang berlaga di lapangan hijau.

Cerita sukses Gonzalo Higuain di level klub seakan hilang ditelan bumi kala dirinya bermain untuk Tim Nasional Argentina. Ia menjadi subjek bully an warga nya sendiri. Bersama Tim Tango, Higuain dianggap sebagai striker yang tak bisa memaksimalkan peluang. Hal ini terbukti ketika Argentina nyaris memenangkan Piala Dunia 2014. Pertandingan melawan Jerman tak mampu ia maksimalkan, satu peluang emas yang bisa merubah sejarah perjalanan karir sepakbola nya hangus karena permainan buruknya sendiri.

Tak sampai disitu, laga pamungkas Copa America 2015 pun menjadi bukti tak moncer nya performa el Pipita bersama Argentina. Lagi-lagi ia melewatkan peluang emas yang menyebabkan kekalahan tim nya pada Chile. Karena berbagai rentetan performa buruknya, ia dilabeli sebagai pemain Argentina paling buruk. Banyak pendukung Argentina yang mengkritik tajam di sosial media, tak jarang juga mereka menjadikan Higuain sebagai bahan candaan kala ada pemain yang gagal memanfaatkan peluang.

Ternyata, ini semua tidak akan terjadi jika Higuain bisa menentukan pilihannya dengan baik. 12 tahun lalu, sang Ayah mengungkap ke publik bahwa Higuain lahir di Bretagne Perancis dan ia bisa saja memilih Tim Ayam Jantan sebagai tempatnya berkarir di level internasional. Bakat Higuain sudah diketahui Pelatih Timnas Prancis kala itu, Raymond Domenech. Bahkan sang pelatih sampai menyempatkan terbang ke Madrid untuk berbicara dengan sang pemain mengenai kesediaan nya membela Perancis. Juru taktik Timnas Perancis itu juga mengungkap bahwa ia sudah melakukan segala cara untuk bisa merekrut Gonzalo Higuain. Akan tetapi, dengan sedikit peran dari sang ayah, Higuain lebih memilih untuk membela Argentina.

Tahun 2006 seolah menjadi akar dari segala kesialannya saat berlaga di level internasional. Kala itu, Higuain menjadi salah satu pemain yang masuk dalam daftar laga Timnas Prancis melawan Yunani. Dan yang terjadi adalah, ia menolak tawaran tersebut!

Keputusan itulah yang membuatnya harus membela Tim Tango. Seperti yang diketahui bahwa yang terjadi adalah ia terus mencatatkan performa buruk bersama Argentina. Padahal, jika saat itu Higuain mau menerima pinangan Perancis, mungkin ia akan menjadi salah satu pemain yang beruntung karna bisa memenangkan trofi Piala Dunia 2018.

Selalu ada resiko disetiap pilihan yang kita tentukan. Bagi football lovers sendiri, apa keputusan terburuk yang pernah kalian buat? Kami tunggu jawaban kalian di kolom komentar dibawah ini. Jangan lupa untuk like dan share..

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here