Si Joker Part 9 : Makhluk Ini Bukan Hanya Panjang Kakinya, Namun Rambutnya Juga

0
110
kaskus.co.id

Kadang aku suka bingung sama makhluk-makhluk di sini, waktu itu aku sedang pulang dan aku bisa liat joker. Waktu itu juga aku jaga malem dan melihat si kaki panjang, padahal di bawah nya ada lantai 2 dan adapula si joker menurut si adit. Kemudian pada saat aku dan teman sekamar ku yang baru, temanku itu melihat si kaki panjang tetapi aku tidak bisa melihat nya. Sebetulnya bukan ingin melihat makhluk itu, tetapi memang dari diri kita nya yang harus terbatas ngeliat makhluk-makhluk itu. Makhluk itu pun tidak setiap saat memperlihatkan diri nya pada kita.

Saat ini cerita nya adalah member tahu bagaimana bentuk dan tampang si kaki panjang. Saat ini aku berfokus dari sudut pandang kamar 201 dan kamar paling ujung sebelum kamar ustadz yaitu kamar 210. Cerita ini adalah setelah beberapa hari setelah insiden si kaki panjang itu, dimana si kaki panjang itu nongolin diri di depan aku. Kita semua selalu mempunyai kebiasaan membersihkan kamar tidur, itu karena ketua kamar kita yang baru kalo tidur dalam lingkungan yang tidak bersih katanya pamali.

Tapi disini yang menjaga kita sudah bukan seorang mudabbir lagi, akan tetapi langsung bagian keamanan dari osis kelas 3 yang menjaga kita, kantor keamanannya pun ada di bawah lantai 1 rayon kita, tapi yang lebih parahnya keamanan di sini melebihi mudabbir galaknya. Nah, kali ini cerita nya di mulai lagi ketika semua sedang bersih-bersih dan seorang penjaga keamanan sedang rapar osis di masjid. Saat aku sedang beres-beres kamar dari mulai kolong sampai langit-langit, dimana saat itu kita memang agak lama ngeberesinnya soalnya kamar aku lagi kotor-kotornya habis di pake untuk muhadoroh.

Pada saat itu ketua ku, sebut saja namanya reza, reza memanggil temen aku yang ada di pojok kamar. Ketika itu ventilasi juga kita bersihkan, kita semua membersihkan jarin-jaring nya tapi tidak mau lepas. Jaring yang kita maksud ini semacam rambut atau bulu sapu, kita sempat berfikir kalo kakak kelas sengaja memasang begituan biar tidak ada nyamuk-nyamuk masuk karena ventilasi kamar kita banyak bolongnya. Sementara itu reza menyuruhku untuk meminjam kain pel. Dan saat itu aku yang di suruh oleh reza. Akhirnya aku pinjem ke tiap-tiap kamar seperti kamar 202 sampe kamar 205, akan tetapi mereka semua tidak mempunyai kain pel, akhirnya di kamar 206 ada yang baik hati minjemin pel nya ke aku.

Tapi dari tadi aku liat per kamar ada juga rambut-rambut atau bulu sapu di ventilasi nya, aku pun berfikir kakak kelas semua pada iseng masangin kamar bulu sapu dan akhirnya aku balik ke kamar dan setelah bersih-bersih kita semua siap untuk tidur. Ketika aku tidur, antara jam 1-3 seisi rayon di kagetin dengan anak-anak kamar 210 yang teriak-teriak berlarian keluar kamar. Spontan kita semua kaget pada keluar dari kamar, kemudian aku melihat orang di kamar lain juga pada keluar dan ustadz pun ikutan keluar buat nyuruh pada masuk lagi ke kamar. Saat itu pun ustadz memanggil anak-anak dari kamar 210. Dan di ke esokkan harinya kita semua pun penasaran akhirnya datang ke kamar210 untuk tnya kenapa mereka pada berhamburan keluar tadi malam?

Kemudian tidak lama salah satu anak bercerita jika tadi malam, anak-anak di kamar 210 dah pada tidur, lalu aku baru banget balik beli makanan dulu ke warung dan ketika aku naik, aku liat semacam 2 papan gitu nyambung dari lantai 3, setelah sadar itu kaki, otomatis aku lari ke kamar. Kemudian orang yang kaki nya melar dari lantai 3 sampe lantai 1, pada saat aku masuk kamar aku liat ventilasi ada kepala mayat aki-aki rambutnya panjang. Seketika aku teriak dan temen-temen aku bangun dan ngeliat apa yang aku liat, kemudian langsung aja lari.

Pada saat itu aku juga tidak tahu apakah mereka pura-pura tidak tahu atau bagaimana, yang jelas aku yakin kalo di kamar 210 ada kepala, berarti rambut-rambut yang nyambung dari kamar aku ke 206 itu rambut dari kepala itu? dan sebelum dia ngeliat kepala, dia ngeliat kaki panjang juga dan ini berarti bukan Cuma kakinya doing yang panjang tetapi rambutnya juga. Kita semua berfikir soal kaki panjang itu, rambutnya juga panjang, itu berarti yang aku beresin pada saat tadi kita beresin itu adalah rambut bukan nya bulu sapu. Di situ kita semua merinding dan takut, bahkan mikir kenapa ada hantu sejail itu di tempat seperti ini. Nah, setelah kejadian itu kami semua semakin gelisah dan kisah selanjutnya akan di lanjutkan di cerita berikut nya ya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here