Lima Kiper Termuda di Klub Besar Eropa Musim Ini

0
115

Semakin tua semakin matang. Itu ungkapan yang diyakini bertuah untuk posisi kiper. Namun, jika memulainya sedari muda, siapa yang tahu akan sehebat apa kiper-kiper belia itu? Berikut lima kiper muda yang sudah mengawal gawang klub besar Eropa…

Andre Onana (22 tahun, Ajax)

Menjadi pilihan utama Ajax Amsterdam pada usia 20 tahun, kiper asal Kamerun langsung mengantarkan klubnya menembus final Liga Europa 2016/17. Hingga kini, ia dikabarkan diminati sejumlah klub besar Eropa, terlebih kontraknya akan habis pada 2021. Musim ini, dia bermain dalam seluruh laga Ajax di Eredivisie.

Jordan Pickford (24 tahun, Everton)

Memulai mengawal gawang Inggris dalam usia 24 tahun, ia menjadi kiper utama termuda negeri tiga singa di Piala Dunia. Semenjak menembus level Premier League pada 2016/17 bersama Sunderland, ia kini terus tampil memukau, termasuk memecahkan kiper Inggris termahal saat ditebus Everton. Penampilannya musim ini dianggap semakin matang, terindikasi dari keberhasilannya menepis dua penalti di dua pertandingan beruntun bulan ini, saat memblok Luka Milivojevic (Crystal Palace) dan Paul Pogba (Manchester United).

Kepa Arrizabalaga (24 tahun, Chelsea)

Kepa Arrizabalaga pada awalnya dipanggil Athletic Bilbao guna melapis Gorka Iraizoz dan Iago Herrerin. Namun, sejak menjalani debut pada September 2016 dalam usia 22 tahun, Kepa sanggup mempertahankan tempatnya. Setelah menjalani lebih dari 50 laga bersama klub asal Basque, ia direkrut Chelsea dengan status kiper termahal dunia. Dengan biaya transfer 71,6 juta poundsterling, ia khusus diboyong guna mengimplementasikan permainan bola pendek Maurizio Sarri.

Alban Lafont (19 Tahun, Fiorentina)

Alban Lafont merupakan pemegang rekor kiper termuda Ligue 1 saat menjalani debut pada usia 16 tahun 310 hari pada 2015. Sejak saat itu, ia menorehkan lebih dari 100 penampilan bersama Toulouse. Musim panas lalu ia menandatangani kontrak lima tahun bersama kuda hitam Italia Fiorentina dengan kepindahan senilai 7 juta Euro. Di Artemio Franchi, ia melanjutkan sensasi dengan jadi pilihan utama, sejauh ini sudah mengecap delapan penampilan di Serie A.

Gianluigi Donnarumma (19 tahun, AC Milan)

Seperti Lafont, ia jadi prospek tercerah di negerinya untuk posisi penjaga gawang. Ia bahkan menjalani debut lebih dulu daripada Lafont. Pada partai Serie A melawan Sassuolo, Gianluigi Donnarumma menjalani debut dalam usia 16 tahun 242 hari, sebuah rekor di Italia. Terus menjadi pilihan utama Milan, Donnarumma dirasa pantas untuk mengisi pos kiper Italia, yang lama dikawal Gianluigi Buffon.

Jadi, karena sudah mendengar nama-nama tadi, semestinya football lovers tak akan kaget jika nantinya kiper-kiper hijau tersebut menjelma menjadi legenda…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here