Lima Kejadian di Piala Asia U-19 yang Mencuri Perhatian Dunia

0
86

Fase Piala Asia U-19 2018 yang diselenggarakan di Indonesia telah usai. Turnamen yang sekarang menyisakan delapan tim untuk memperebutkan empat tempat di Piala Dunia tersebut telah menciptakan beberapa momen yang mendapat perhatian media internasional. Berikut lima kejadian yang direkam Fox Sport Asia…

Cedera Kaki Pemain Tajikistan

Laga penentuan Grup D antara Malaysia melawan Tajikistan dihiasi peristiwa mengerikan yang dialami pemain Tajikistan Ziyuvudin Fuzaylov. Pemain Malaysia Hakim Bokhari melancarkan tekel dua kaki yang mendarat di kaki Fuzaylov. Fuzaylov segera dilarikan ke rumah sakit dan Nabil Hakim, seperti biasa, mendapat bully-an dari netizen di akun instagramnya.

Kapten UEA Menolak Jabat Tangan Kapten Qatar

Pada pertandingan pembuka grup A antara Qatar dan Uni Emirat Arab, kapten UEA Omar Ahmad menolak berjabat tangan dengan kapten Qatar Nasser Abdulsalam. Hubungan antar negara memang sedang mengalami ketegangan semenjak UEA dan negara teluk lainnya mengembargo Qatar akibat tuduhan mendukung terorisme.

Lagu Kebangsaan Korea Selatan Tertukar

Sebelum laga Korea Selatan melawan Yordania di Grup C, kesalahan fatal terjadi saat lagu kebangsaan dinyanyikan. Saat seharusnya lagu kebangsaan Korea Selatan diputar, yang terdengar malah lagu kebangsaan Korea Utara. Setelah pihak Korsel melayangkan protes sesudah laga, Pihak AFC segera merespon dengan meminta maaf dan telah melakukan investigasi.

Korea Selatan Tiga Kali Menghantam Mistar dalam Dua Detik

Dalam laga terakhir antara Korea Selatan dengan Vietnam, terdapat sebuah momen tidak beruntung yang dialami pasukan muda negeri ginseng. Tendangan pemain Korsel membentur tiang gawang dua kali dan sekali membentur mistar pada menit ke-8. Korsel pada akhirnya memenangi pertandingan dengan skor 3-1 dan berhak lolos ke perempat final.

Indonesia dan Suporternya

Indonesia mengejutkan banyak pihak dengan melaju ke babak gugur. Mereka melakukan comeback luar biasa setelah tertinggal 6-1 dengan mengubahnya menjadi 6-5 pada laga kedua melawan Qatar. Di laga terakhir melawan UEA, Indonesia mampu mempertahankan keunggulan 1-0 meski kalah jumlah pemain. Pemain kedua belas: suporter, berperan penting dalam kelolosan ini dengan menghadiri seluruh laga Indonesia di fase grup. Kita nantikan apa yang terjadi dalam laga perempat final melawan Jepang esok hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here