Lima Kacang Polong

0
13
youtube.com

Pada suatu ketika hiduplah 5 kacang polong di dalam cangkangnya. Mereka semua berbeda-beda akan tetapi mereka tetap hidup bersama dari semenjak cangkang mereka masih tertutup. Mereka masih terlalu kecil berhadapan dengan matahari. Mereka selalu tidur sepanjang hari dengan menyanyikan musik dan menari sepanjang hari. Mereka juga sangat senang mendengarkan musik terutama dari sang bulan, dimana sang bulang menyanyikan lagu indah untuk para kacang polong. Saat bulang purnama sang bulang berubah menjadi drum kelima kacang polong akan terbangun mendengar hentakan yang keras dari sang bulan. Dan setiap kacang polong itu mempunyai berbagai reaksi yang berbeda-beda pada musik yang di mainkan sang bulan. Dimana kacang polong yang pertama mengatakan dirinya menyukai suara drum mini. Dan kacang polong yang kedua suka musik castanenya karena itu menenangkan. Lalu kacang polong yang ketiga sangat menyukai lagi harpa yang di main kan dan menurut nya lagu harpa itu sangat indah dan merdu.

Dan kacang polong yang keempat merupakan kacang polong yang tidak mempunyai cita rasa apapun karena dia hanya kacang polong yang hanya suka tidur dan tidak suka kebisingan, selain itu dia merupakan pemalas di banding dengan teman-temannya. Akan tetapi kacang polong yang terakhir merupakan kacang polong yang sangat berbeda karena dia menyukai semua jenis musik apapun dan itu bisa membuat nya menjadi sangat senang ketika mendengar musiknya. Para kacang polong tidak menyadari jika mereka dari hari ke hari semakin tumbuh dan itu membuat cangkang mereka terasa sempit. Para kacang polong saling meminta satu dengan yang lain untuk bergeser karena cangkang yang mereka tempati semakin sempit dan sempit bahkan untuk kacang polong yang paling kecil sekalipun. Dan secara tiba-tiba cangkang mereka terbuka dan terlihat sinar yang begitu terang.

Salah satu kacang polong bertanya siapa yang membuka cangkang ini? dan si pemalas pun kesal dan jengkel karena itu membuatnya tidak bisa tidur. Adapula kacang polong yang meminta untuk menutup cangkang nya karena dia tidak bisa membuka matanya. Kacang polong pun berkata jika hal ini sangat tidak mungkin karena alam telah membuka cangkang mereka. Sedangkan kacang polong yang terakhir sangat gembira karena cangkang nya terbuka. Setelah beberapa saat mereka semua akhirnya terbiasa dengan sinar matahari dan mereka saling berdiskusi untuk membicarakan sebuah harapan dan kesempatan. Dimana mereka ingin melihat dunia luar, namun ada salah satu kacang polong yang ragu apa di luar sana tidak berbahaya bagi mereka semua? kacang polong terakhir mengatakan untuk apa kita habis kan waktu untuk berdiskusi tentang semua kemungkinan. Kacang polong terakhir mengatakan aku ingin keluar dan melihat warna yang berbeda di dunia.

Dan si kacang polong terakhir mengatakan ingin menikmati kehidupan di luar cangkang ini. Dan si pemalas seperti biasa hanya memikirkan tidur saja dan tidur lagi. Dan akhirnya salah satu kacang polong memutuskan untuk segera keluar dari cangkang namun masih ada keraguan pada beberapa kacang polong namun mereka berfikir jika mereka sudah lama di dalam cangkang itu. Kacang polong yang terakhir membujuk mereka semua untuk pergi dan menikmati waktu di luar sana. Akhirnya mereka satu per satu memutuskan untuk keluar dari cangkang karena bagi mereka ini merupakan sebuah petualangan. Mereka mendarat di sebuah parit kebun kacang dan mereka tampak senang karena itu pertama kalinya mereka menikmati dunia luar. Semua kacang polong tampak sangat bersemangat kecuali si pemalas yang kerja nya hanya tidur saja.

Namun ketika semua kacang polong sedang asik berbicang tiba-tiba datang sang anak menghampiri mereka. Anak tersebut ingin menggunakan kacang polong itu sebagai peluru ketapel nya. Dan anak itu mengambilnya satu per satu dan kacang polong yang pertama terbang jauh di langit, si anak pun melayangkan kacang polong yang kedua, ketiga dan keempat yang entah mereka jatuh dimana. Lalu kacang paling bungsu pun di ketapel juga hingga dia melayang terbang jauh dan dia tetap mempunyai harapan bisa dapat tempat yang layak sesuai takdir nya. Akhirnya sang kacang bungsu mendarat di sebuah jendela. Dan kacang bungsu pun mengucapkan syukur karena sudah mendarat dengan selamat. Ketika dia sedang mengitip jendela dia melihat gadis kecil terbaring di kasur dan keadaan nya sedang sakit. Ketika itu ibunya meminta nya makan agar dirinya lekas sembuh akan tetapi sang gadis tidak mau makan. Ibu nya berkata apabila gadis itu tidak makan bagaimana dia bisa sembuh.

Ibunya sangat kawatir dengan keadaan anaknya maka dari itu sang ibu berdoa agar anak gadisnya akan segera sembuh. Kacang polong pun merasakan sedih atas apa yang menimpa sang gadis maka dari itu dia masuk melewati jendela kamar anak itu. Kacang polong pun bermain drum dan bernyanyi untuk gadis itu. Kacang polong mengatakan semua di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin namun si gadis bilang ada satu hal dia tidak akan sembuh. Tapi kacang polong pun berubah menjadi kacang kecambah dan si gadis percaya bahwa dirinya juga bisa sembuh karena kacang polong juga bisa menjadi kecambah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here