Kisah Ular Putih

0
98
youtube.com

Pada jaman dahulu kala hidup lah seorang raja yang murah hati dan kaya serta dirinya di cintai oleh semua orang. Dimana beliau adalah seseorang yang mengetahui sesuatu secara ajaib yang terjadi di sebuah kerajaan. Setiap malam dia selalu di sajikan hidangan oleh pelayan kepercayaan nya, bahkan pelayan nya sendiri tidak tau makanan apa itu. Suatu saat pelayan itu sangat penasaran dan dia buka lah nampan itu ternyata berisi seekor ular putih dan pelayan itu mengambil sedikit dan memakan nya. Pelayan pun mendengar suara riuh di luar tenyata seekor burung pipit membicarakan soal cincin ratu yang hilang. Dia pun menangkap bebek itu dan membunuhnya lalu mengambil cincin itu. Lalu pelayan pun memberikan cincin itu pada sang ratu dan sang raja pun menanyakan imbalan apa yang hendak dia minta karena sudah menemukan cincin sang ratu.

Pelayan pun meminta kuda dan uang untuk dirinya berkelana karena dirinya ingin menjelajah dan melihat dunia. Karena mempunyai kemampuan berbicara dengan hewan-hewan, pelayan itu sangat senang berjalan-jalan ke dalam hutan. Dan ketika dia berjalan dia melihat ketiga ikan terjebak lemah dan tidak berdaya. Lalu pelayan yang baik hati mengambil ikan-ikan tadi dan melempar nya ke dalam air kembali. Ikan-ikan itu pun mengatakan jika mereka akan mengingat pelayan itu dan membalas semua kebaikan nya. Lalu pelayan itu kembali lagi untuk melanjutkan perjalanannya. Ketika dia mendengar teriakan seorang pria, dia tau jika itu merupakan semut raja yang berada di luar sarang nya. Belokan di hutan itu membuat sang pelayan menemukan beberapa anak gagak yang sedang di buang oleh orang tua nya untuk hidup sendiri.

Anak-anak gagak pun menangis tanpa berdaya dan masih belum bisa mengepakan sayap nya. Anak gagak pun merasa dirinya mereka sangat malang karena harus berjuang untuk diri mereka dimana mereka masih belum bisa terbang. Mereka pun tidak tau harus berbuat apa karena mereka hanya bisa diam sendiri dan kelaparan. Sang pelayan turun dari kuda nya dan menyerang hewan agar anak burung gagak itu bisa makan dan ketiga anak burung gagak itu mengatakan jika mereka akan mengingat nya. Dia pun sampai di kota yang besar ketika pesuruh raja datang akan membuat sebuah pengumuman. Putri sang raja menginginkan suami tapi siapa saja yang menjadi suami nya harus melakukan tugas yang berat.

Dan apabila ternyata tugas yang di berikan tidak berhasil dia akan kehilangan nyawa nya. Sang pelayan berjalan menuju taman istana dan melihat sang putri lalu jatuh cinta pada sang putri. Dia mendatangi raja dan berbicara pada raja jika dia ingin menikahi sang putri. Sang pelayan menggunakan perahu dan pergi ke tangah laut. Sang raja mengikuti dengan perahu yang lebih besar dan dia melempar cincin nya ke laut. Pelayan pun kaget dan tidak bisa berbuat apa-apa namun tiba-tiba 3 ikan kecil muncul dan membawakan kerang yang di dalam nya berisi cincin yang tadi di buang oleh sang raja ke dalam laut. Dengan senang hati pelayan membawakan cincin ke hadapan raja dan sang putri marah maka dengan segera memberi tugas lain untuk di selesaikan sebelum dirinya setuju untuk di nikahkan. Putri yang marah membawa sang pelayan ke belakang taman. Dimana mereka menaburkan 10 gandum milet saat malam tiba. Sang putri memerintahkan agar besok pagi sebelum matahari terbit gandum ini harus sudah di ambil dan tidak boleh ada yang tertinggal. Tersesat dan putus asa, sang pelayan itu menyerah dan duduk di atas gandum. Dia menutup mata saat malam berlalu dan membuka mata ketika pagi tiba. Ketika pelayan bangun dia melihat 10 karung gandum bersamaan dengan semut-semut dan raja semut.

Dia gembira melihat sang putri tiba dengan terkejut namun ternyata sang putri masih belum puas dan belum luluh hati nya. Sang putri memberi satu tugas lagi yang harus pelayan selesaikan, lalu pelayan pun menerima dengan senang hati tugas yang di berikan sang putri. Sang putri minta di ambilkan apel emas dari pohon kehidupan. Tidak lama sang pelayan pergi untuk menjalankan tugas dari sang putri. Dia pun jalan berhari-hari tanpa tau arah tujuan karena dia tidak tau ada dimana apel emas itu berada. Dia pun sangat lelah dan sepatu nya rusak. Dia pun memutuskan untuk beristirahat di bawah pohon. Dan dia pun menutup mata nya. Ketika dia membuka mata, dia melihat 3 anak gagak di hadapan nya. Dan tiba-tiba di pangkuan nya sudah ada apel emas yang di perintahkan sang putri. Ternyata 3 gagak itu merupakan burung yang dia selamatkan dari kelaparan waktu itu. Dan 3 gagak ini sudah dewasa dan mendengar jika pelayan sedang mencari pohon kehidupan dan apel emas.

Dengan kegembiraan sang pelayan pun pulang ke istana dan membawakan apel emas itu dengan semangat. Dan ketika apel itu di berikan oleh sang pelayan tadi, hati sang putri pun luluh seketika. Dia memotong nya menjadi 2 dan mereka pun memakan nya. Mereka pun menikah dan hidup bahagia selama nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here