Kisah Timun Mas

0
207
ebookanak.com

Di jaman dahulu, hidup;ah suami istri petani. Mereka tinggal di sebuah desa di dekat hutan. Mereka hidup berbahagia. Akan tetapi mereka belum juga mempunyai momongan di tengah rumah tangganya. Setiap hari mereka berdoa pada yang kuasa. Mereka berdoa supaya segera mendapatkan momongan. Dan hingga suatu hari ada raksasa melewati rumah tempat tinggal mereka. Raksasa itu mendengar doa pasangan tersebut. Raksasa itu lalu member biji mentimun kepada mereka. Raksasa tersebut menyuruh mereka untuk menanam biji nya, kemudian jika nanti mereka mempunyai anak perempuan dan telah berusia 17 tahun anak itu harus di berikan lagi kepada raksasa tersebut. Suami istri tersebut sangat merindukan anak maka tanpa berfikir panjang mereka pun menyetujuinya.

Suami istri tetsebut kemudian menanam biji mentimun itu. Dan setiap hari nya mereka merawat tanaman yang mulai tumbuh itu dengan sangat baik. Setelah beberapa bulan kemudian tumbuhlah sebuah mentimun berwarna keemasan. Buah mentimun itu semakin besar dan berat. Dan buah mentimun itu pun akhirnya masak. Mereka memetiknya dengan hati-hati buah itu. Mereka pun terkejut karena di dalam buah tersebut mereka menemukan bayi perempuan yang begitu cantik. Suami istri itu pun sangat bahagia dan mereka member nama bayi itu dengan sebutan timun mas.

Tahun demi tahun berlalu, timun mas semakin tumbuh menjadi gadis yang cantik dan kedua orang tuanya sangat bangga padanya. Namun mereka pun sangat takut karena ulang tahun timun mas yang ke 17 akan datang raksasa itu untuk menagih janjinya yaitu mengambil timun mas kembali. Petani itu mencoba tenang lalu memanggil anaknya tersebut dan memberinya kantung yang bisa di gunakan untuk melawan raksasa tersebut. Dan saat itu timun mas pun melarikan diri.

Suami istri tersebut sangat sedih karena anaknya pergi. Akan tetapi mereka rela jika anaknya tidak menjadi santapan raksasa tersebut. Raksasa pun sudah menunggu cukup lama dan ia pun sudah tidak sabar lagi untuk memakan timun mas. Nanum raksasa tersebut mengetahui bahwa dirinya di bohongi suami istri tersebut. Lalu raksasa itu menghancurkan pondok petani itu dan raksasa tersebut langsung mengejar timun mas yang lari kea rah hutan. Raksasa pun segera langsung mengejar timun mas dan semakin dekat. Timun mas segera mengambil segenggam garam dari kantungnya. Kemudian garam tersebut di taburkannya kea rah raksasa. Tiba-tiba sebuah laut besar pun terhampar. Rakasasa terpaksa berenang dengan begitu susah.

Timun mas kembali berlari, namun raksasa tersebut berhasil menyusulnya. Timun mas kembali mengambil benda ajaib dari kantungnya. Kemudian tiba-tiba muncul pohon dengan ranting dan duri yang tajam membuat raksasa terperangkap. Raksasa pun berteriak kesakitan. Sementara timun mas terus berlari menyelamatkan diri. Tetapi raksasa itu sangat kuat dan ia pun lagi-lagi mengejar timun mas. Kemudian timun mas mengeluarkan algi kantung ajaib nya dan ia pun menebar biji-biji mentimun ajaib, seketika tumbuhlah mentimun-mentimun yang sangat luas. Raksasa sangat lelah dan ia pun kelaparan. Raksasa pun memakan timun-timun tersebut yang segar dengan lahapnya. Karena terlalu banyak makan raksasa pun tertidur.

Timun mas kembali lari dengan sekuat tenaga dan tidak lama tenaganya habis. Akan tetapi raksasa pun terbangun dan ia pun hampir menangkap timun mas. Timun mas sangat takut dan ia pun melemparkan senjata terakhirnya yaitu segenggam terasi udang. Dan keajaiban pun terjadi, dimana sebuah lumpur luas terhampar. Lumpur itu menarik raksasa tersebut ke dasar. Raksasa pun panik dan dia tidak bisa bernafas lalu tenggelam. Timun mas pun lega karena dirinya bisa menyelamatkan diri dari raksasa tersebut.

Timun mas pun kembali ke orang tua nya. Ayah dan ibu nya sangat bahagia melihat timun mas masih dalam keadaan selamat. Seketika kedua orang tua nya langsung memeluk anak nya dan menyambutnya dengan bahagia. Dan tidak lama sejak saat itu timun mas pun hidup berbahagia dengan ayah dan ibu nya. Mereka mendapatkan hidup yang bebas tanpa ada lagi rasa takut akan adanya raksasa yang mau mengambil anak nya lagi.

Itulah kisah singkat dari timun mas, semoga cerita ini bisa menambah rasa kasih dan sayang kita terhadap kedua orang tua kita. Dan semoga cerita ini bisa membawa manfaat bagi para pembaca nya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here