Kisah Sukses Laki-Laki Tanpa Kedua Tangan Dan Kedua Kaki

0
69
beliefnet.com

Nick merupakan laki-laki yang lahir di sebuah rumah sakit di kota melboourne pada tanggal 4 desember 1982. Orang tuanya pada saat itu sangat terkejut melihat keadaan putra mereka yang lahir tanpa dua lengan dan dua kaki. Menurut dokter yang menanganinya, nick terkena penyakit tetra-amelia yang sangat langka. Kondisi yang dialaminya kontan membuat ayah nick (seorang pemuka agama dan programmer computer) dan ibu nick (seorang perawat) pun bertanya dalam hati, kesalahan apa yang pernah mereka perbuat hingga putranya terlahir tanpa anggota tubuh yang lengkap.

Bahkan tidak jarang mereka menylahkan diri sendiri atas keadaan nick. Akan tetapi hal ini tidak berlangsung lama, dimana ayah dan ibu nick melihat putranya, biarpun tubuh putra nya cacat, namun putra nya tetap tumbuh kuat, sehat dan ceria sama seperti anak-anak yang lainnya. Dan nick kecil pun terlihat begitu tampan serta menggemaskan. Nick kecil pun mempunyai matayang begitu indah dan menawan. Maka dari itu mereka mulai bisa menerima keadaan putranya dan mensyukuri keberadaanya serta segera mengajarinya untuk hidup mandiri.

Nick mempunyai sebuah telapak kaki kecil di dekat pinggul kirinya. Sang ayah pun membimbingnya untuk berlatih berdiri, menyeimbangkan tubuhnya dan berenang sejak nick berusia 18 bulan. Bahkan dengan tekun dan sabar sejak usia 6 tahun, nick belajar memakai jari-jari kakinya untuk menulis. Bahkan nick di ajarkan ayahnya untuk mengambil barangnya sendirinya. Nick pun mampu mengetik sendiri meskipun keadaannya tidak normal. Saat ini pun nick menyebut telapak kakinya yang berharga itu sebagai “my chicken drumstick”.

Namun agar bisa hidup lebih mandiri, kuat secara mental dan bisa bergaul dengan luwes, ibu nick memasukkan putranya itu ke sekolah biasa dengan segera. Nick pun menyadari bahwa keadaanya sangat berbeda dengan teman-teman sebayanya. Dia pun pernah mengalami berbagai penolakan, ejekan dan gertakan dari tema-teman sekolahnya. Hal ini pun membuatnya merasa begitu merasa sedih dan putus asa. Ketika nick berusia delapan tahun, nick pun sempat berfikir untuk mengakhiri hidupnya. Akan tetapi dukungan orang tua nya dan kasih sayang orang tuanya serta hiburan dari para sahabatnya, mampu membuat nick mengenyahkan pikiran tersebut. Dia pun menjadi lebih bijaksana dan berani dalam menjalani kehidupan.

Namun di suatu pagi, ketika nick berusia 12 tahun, nick pun mendapat pengalaman yang tidak terlupakan. Pada saat dia bangun dan membuka matanya, tiba-tiba saja dia menyadari betapa berhuntung dirinya. Dia sehat dan mempunyai keluarga, para sahabat yang menyayanginya dengan sepenuh hati. Dia pun juga hidup dalam keluarga yang berkecukupan. Setelah setahun kemudian, saat dia membaca surat kabar, nick dan ibunya menemukan sebuah artikel yang sangat menggugah jiwanya. Artikel itu mengisahkan tentang seorang pria cacat tubuh yang mampu melakukan hal-hal hebat. Pria cacat itu pun mampu membantu banyak orang. Ketika itu lah dia menyadari bahwa Tuhan memang menciptakan kita untuk berguna bagi orang lain. Ketika itu pun nick memutuskan untuk menjadi pribadi yang lebih bersyukur. Nick pun berusaha agar tidak menghakimi dirinya sendiri dan marah atas yang terjadi pada dirinya. Nick pun yakin bahwa suatu saat dirinya bisa menjadi pria yang luar biasa yang mampu menolong dan menginspirasi banyak orang, dalam hati nick berkata.

Dalam meraih mimpinya itu, Nick belajar begitu giat. Otak yang encer yang dia miliki membantunya untuk meraih gelar sarjanah di bidang akutansi dan perencanaan keuangan di usia nya yang baru menginjak 21 tahun. Segera setelah dirinya lulus, dirinya pun mengembangkan lembaga non profit life without limbs ( hidup tanpa anggota-anggota tubuh). Dimana saat itu lembaga tersebut didirikan pada saat dia usia 17 tahun untuk membantunya berkarya dalam bidang motivasi.

Saat ini Nick merupakan motivatoe atau pembicara internasional yang sangat gilang-gemilang. Dia sudah berkeliling ke lebih dari 24 negara di empat benua (termasuk Indonesia), Untuk memotivasi lebih dari 2 juta orang khususnya kaum muda dan mudi. Berkali-kali dia di wawancari telivi dengan jangkau internasional, seperti ABC di tanggal 28 maret 2008. Produknya yang terkenal merupakan dvd motivasi”life greater purpose”, No Arms, No Legs, No Worries juga film nya yang berjudul The Butterfly Circus.

Dari semua itu Nick sangat puas karena dirinya sudah memberikan berbagai motivasi kepada orang-orang berdasarkan pengalaman hidup dirinya. Dan satu hal yang dirinya katakana yaitu terimalah dan cintai lah dirimu sendiri. Apabila satu orang saja bisa melakukan hal tersebut dan lebih bersemangat dalam menjalani hidup serta bisa berguna bagi orang lain, dirinya merasa seluruh tugas nya di dunia ini sudah terselesaikan dengan baik sesuai cita-cita dan harapannya. Dan saat ini pun Nick sudah mempunyai keluarga dengan dua anaknya.

Pesan dari artikel ini TUHAN mencipatakan manusia selalu mempunyai tujuan, dimana setiap manusia yang di ciptakan tidak ada yang buruk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here