Kisah Pensil Ajaib

0
25

Suatu ketika, di sebuah kota kecil di negara Inggris, ada seorang siswa bernama Rere. Rere adalah siswa yang berbakti kepada orang tuanya. ia hidup hanya bersama ibunya karena sang ayah telah meninggal. Pada suatu hari, di hari minggu Rere membantu ibunya berjualan kue keliling, ia membantu berjualan untuk membiayai sekolahnya sendiri. Hari itu cuaca mendung, ketika Rere sedang berjualan tiba-tiba hujan turun dengan sangat deras.

“Waduh Hujan, aku berteduh dulu disini lah” ucap Rere.

Tak lama hujan reda, Waktu menunjukkan udah sore hari. Rere bergegas pulang ke rumah. sesampainya di rumah Rere ingat sesuatu “oh ya, kan besok ada PR Matematika.” katanya, kemudian ia langsung beranjak menuju meja belajarnya.

Hanya ditemani secangkir kopi, Rere mengerjakan PR dengan serius hingga ia ketiduran. Akhirnya keesokan harinya Rere berangkat sekolah, seperti biasanya Rere berangkat sekolah jalan kaki sembari berjualan kue, tiba-tiba bertemu seorang nenek yang  berjalan tertatih-tatih memegang tongkat, sang nenek bilang “Cu’ nenek boleh minta kue nya gak, nenek belum makan dari kemarin dan gak punya uang”, ucap si nenek.

Tanpa berpikir panjang Rere langsung memberikan 5 buah kue kepada nenek tersebut. “Ini nek, kue nya untuk nenek. semoga bermanfaat ya untuk nenek, Rere berangkat sekolah dulu ya”. saat Rere beranjak meninggalkan si nenek, si nenek tersebut berkata “makasih cu’, ini ada satu buah pensil buat kamu untuk menulis, ini satu-satunya benda yang nenek miliki”.

“Wah makasih nek, pensilnya mengkilap bagus banget, ini pensil terindah yang pernah aku liat sepanjang hidupku, aku sangat suka.” Kata Rere. lalu ia pun pergi ke sekolah.

Di kelas pensil tadi digunakan Rere untuk mengerjakan soal dan Rere terkejut ketika jawabannya benar semua. Akhirnya gara gara pensil tersebut nilai pelajaran Rere jadi bagus.

“Terimakasih pensil gara-gara kamu nilaiku jadi bagus” ucap Rere. Rere pun coba menggambar menggunakan pensil tersebut, ia menggambar kue ulang tahun. Betapa kagetnya Rere ketika kue ulang tahun tersebut muncul di depannya. Kemudian Rere mencoba menggambar Jus Strawberry, dan tak disangka Jus itu muncul di hadapan Rere.

“Waaahhh,,bagaimana ini bisa terjadi ? apakah ini Pensil ajaib?”..ucap Rere kaget.

Setelah melihat kejadian aneh tadi, Beberapa hari setelahnya Rere mulai menggunakan pensil tersebut untuk berbuat yang tidak baik seperti untuk mengerjai teman yang lain, mengerjai gurunya sendiri, dan membuat contekan ujian.

Namun pada suatu hari, Pensil tersebut Hilang dan membuat Rere menangis tersedu-sedu, ia mencarinya kesana kemari namun sia-sia hasilnya. Sampai pada akhirnya Rere tersadar kalau pensilnya itu tidak boleh di gunakan untuk kejahatan.

Hikmah dari cerita ini adalah kita tidak boleh menggunakan sesuatu yang kita miliki untuk berbuat kejahatan. Karena Allah swt tidak menyukai orang-orang yang berbuat kejahatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here