Kisah Orang Asia Tenggara Pertama di Premier League: Pernah Menganggur dan Hampir Pulang ke Filipina

0
129

Publik Indonesia sempat terpukau performa tim nasional Indonesia di Piala AFF 2010. Di babak semifinal yang dua laganya dihelat di Stadion GBK, publik harap-harap cemas akan penampilan kiper plontos yang menjaga gawang negara ini. Sementara itu, di gawang seberang, terdengar desas-desus bahwa kiper muda Filipina merupakan pemain yang merumput di Liga Inggris.

Pada akhirnya, desas-desus tersebut baru terbukti delapan tahun kemudian. Perjalanan karier Neil Etheridge bagaikan roller coaster sehingga kita dapat membaca CV-nya yang berbalut emas tapi ada bagian yang kelabu. Musim lalu, ia menjadi bagian dari tim kejutan Cardiff City yang berhasil merebut promosi otomatis ke Premier League. Syahdan, ia menjadi orang Asia Tenggara pertama yang merasakan kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Namun, siapa sangka, kiper berusia 28 tahun ini pernah mengalami titik nadir kala tak mendapatkan klub di Inggris. Setelah hanya mencatat satu laga kompetitif bersama Fulham, ia praktis menganggur. Ia menyibukkan dirinya dengan membayar Charlton Athletic agar ia dapat berlatih bersama skuad utama klub itu. Suatu waktu, ia pernah menjual rumah dan mobilnya, hanya untuk pulang ke Filipina. Siapa tahu dapat keberuntungan di negeri ibunya.

Pada tahun 2014, ia sempat menganggur selama lima bulan. Di sanalah ia diizinkan berlatih bersama Charlton. Satu-satunya penampilannya untuk klub itu ialah saat laga melawan Preston di kompetisi Johnstone’s Paint Trophy. Ia sempat merebut posisi kiper utama tapi kemudian tergusu kembali dan tak di kontrak lagi pada akhir musim.

Saat ia dikontrak Walsall pada 2015, ia mencatat lebih banyak caps untuk negaranya dibanding laga kompetitif di klub sepanjang karier. Di klub ini pula karier Etheridge melonjak drastis. Selama dua tahun ia tiba-tiba berlaga di hampir 100 laga, dan tawaran lebih besar dari Cardiff lalu datang. Pelatih Neil Warnock terkenal karena kemampuannya mengendus pemain dari divisi bawah, Etheridge di antaranya.

Saat Cardiff mengumumkan starting lineup pertamanya pada laga pertama Liga Inggris melawan Bournemouth musim ini, ia resmi menjadi pemain Asia Tenggara dengan titik karier tertinggi. Ia menjalani debut bersama timnas Filipina pada 2008 saat usianya masih 18 tahun. Ia termasuk salah satu anggota generasi emas The Azkals, yang dimulai saat menembus semifinal Piala AFF 2010, lolos ke Piala Asia 2019, dan merangsek ke posisi tertinggi di ranking FIFA, 111.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here