Kisah Nyata Dokter Yang Mati Suri Melihat Surga Dan Neraka

0
121
news.com

Seorang dokter anestesi asal California, Rajiv Parti mengaku pernah pergi kea lam baka tanpa di sengaja. Semenjak kejadian itu, dia pun melayang di antara surge dan neraka. Peristiwa itu terjadi ketika dua hari sebelum natal 2010. Parti di larikan ke rumah sakit karena dia mengalami demam dengan suhu melebihi 40 derajat celcius. Dia pun harus menjalani operasi darurat untuk mengeringkan daerah panggulnya dan mengambil sfingter akibat infeksi yang sudah menyebar ke darahnya.

Ketika berbaring di tempat tidur operasi keadaannya sekarat dan tidak sadarkan diri, membuat parti membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk benar-benar bisa bangun. Pada saat dokter melakukan operasi padanya, dia dapat melihat tindakan itu dari langit-langit. Pada awalnya sang dokter berfikir ahli anestesi telah mencampurkan obat untuknya, karena ada satu benda mirip ketamin yang dapat memberikan rasa keluar dari tubuh.

Namun pada saat dia memeriksa cacatan medis setelah bangun dari operasi, itu bukanlah penyebabnya. Kesadaran dia pergi ke tempat-tempat yang berbeda (mati suri). ketika dia melayang di atas tubuhnya yang di operasi, parti mengaku mendengarkan lelucon yang di keluarkan oleh dokter bedah dan dapat mencium bau infeksi yang ada di dalam tubuh parti. Dia pun masih mengingat hal itu saat telah sadar. Dan pada saat meninggalkan tubuhnya, dia dapat melihat operasi yang dilakukan kepadanya dan dia dapat mencium bau infeksi dan mendengar sesuatu yang di katakana dokter bedah.

Pada saat dia sadar dia mengulang lelucon itu kepadanya. Dokter ahli bedah pun mengatakan jika mungkin dosis anestesi yang dia berikan kepadanya terlalu ringan dan membuatnya setengah sadar saat operasi berlangsung. Akan tetapi dia tidak merasakan sakit, jadi dia pun mengetahui itu bukanlah penyebabnya. Saat dia keluar dari tubuhnya, parti mengaku berkelana ke dalam dunia yang tampak mirip neraka, dimana dia melihat kegelapan, api dan mendengarkan ratapan makhluk-makhluk disana.

Reaksi pertamanya saat melihat tempat itu adalah ada apa dengan diriku, mengapa diriku disini? dia pun dalam hati berkata sedang apa dirinya di gerbang pintu neraka. Akan tetapi tiba-tiba ayahnya datang dan menggiring dia ke sebuah terowongan cahaya. Kegelapan yang tadinya dia alami berganti dengan cahaya seribu matahari yang menyakiti mata. Parti pun mulai paham jika cahaya itu merupakan cinta yang murni. Dia di beri kesempatan kedua untuk kembali dan mengubah hidupnya sepenuhnya.

Parti sendiri merupakan kepala anestesi di rumah sakit jantung Bakersfield pada tahun 2008, dia yakin bahwa dia telah di pertemukan dengan neraka karena telah menjadi dokter yang sangat egois. Kebahagiaanya ialah ketika dia bangun kekayaan yang luar biasa dan prestasi pada pekerjaannya. Parti juga tinggal di rumah mewah, memiliki mobil dan bisa membeli hampir apa saja yang dia inginkan. Akan tetapi kekayaannya itu tidak membuat dirinya lantas menjadi orang yang bijaksana.

Dia merupakan orang yang sangat egois, pada saat dirinya menjadi dokter. Parti tidak mempunyai kepekaan tehadap pasien-pasiennya. Pada saat dia bertemu pasien, dia selalu bertanya pada dirinya sendiri, apa dirinya bisa dapat orang ini? Dan pada agustus 2008 parti pun di diagnose menderita kanker prostat. Operasi untuk mengobati penyakitnya itu membuat dirinya mengalami rasa sakit yang begitu luar biasa.

Dia pun mengonsumsi obat penghilang rasa sakit yang membuatnya kecanduan. Tidak lama setelah itu, dia pun di diagnose mengalami depresi. Parti yakin bahwa hal itu yang membuat nya mati suri dan memberikannya pengalaman menuju gerbang neraka sebelum bertemu dengan ayah nya yang menggiring dirinya menuju cahaya. Dia dengan mudah dapat menghidupkan kembali pengalaman mati suri. Dari pertemuan dengan ayahnya hingga berada di tepi neraka, ke kehidupan masa lalu yang menjelaskan egoku, sampai pertemuan dengan malaikat pelindung yang kaluar lading bunga dan bersinar dengan kekuatan cinta yang tak terlukiskan.

Di tempat surge itu, mereka memberikan aku arah hidup dengan berkata ‘ sekarang saat nya untuk kamu sembuh dari penyakit jiwa: kecanduan, depresi, nyeri kronis kanker. Sebelum mengalami mati suri, parti mengaku bahwa dia tidak percaya adanya hidup setelah mati. Akan tetapi saat ini dia sedang menjalankan misi untuk mengajarkan kebenaran yang telah menjadi tujuan hidupnya saat ini, dimana parti membagi semua pengalamannya tersebut ke berbagai media, bahkan media buku sekalipun yang memiliki judul Dying To Wake Up. Dia mempunya cita-cita bisa membawa manusia kea rah yang lebih baik lagi serta menyadarkan mereka-mereka yang masih kurang dalam memahami cinta terhadap sesama. Karena menurut parti sikap peduli itu sangatnya perlu dalam sebuah kehidupan. Dan ego yang ada dalam diri itu tidak lah membawa manfaat apapun bagi kita semua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here