Kisah Nyata Balita Tiga Tahun Harus Rawat Ibunya Yang Sakit Sendirian

0
95
tribunnews.com

Kisah mengharukan datang dari cina, tepatnya dari kota ruzhou, provisi henan. Di situ lah seorang balita perempuan yang berusia 3 tahun harus merawat sang ibu yang sedang terbaring sakit seorang diri. Gadis kecil itu adalah Qianqian berumur 3 tahun, dimana kisah nya menyentuh banyak hati ribuan netizen. Pada saat di laporkan jika balita itu bertanggung jawab berat merawat ibunya yang terluka di dalam kecelakaan tabrak lari pada bulan September ini. Ibu Qianqian, Wang Huixian menderita beberapa patah tulang ketika kecelakaan terjadi dan sekarang tidak bisa berbuat apa-apa dengan keterbatasan gerak dan hanya ada di tempat tidurnya saja tempat ia di rawat.

Akan tetapi yang paling di sayangkan sekali pengemudi yang menabrak wang melarikan diri setelah kecelakaan itu terjadi, namun pelakunya tidak meninggalkan sedikitpun uang untuk membayar biaya pengobatan sejumlah puluhan ribu yuan. Hal ini membuat wang tidak bisa di rawat lama-lama di rumah sakit di karenakan keadaan nya yang kurang mampu membayar biaya berobat dan anaknya juga di dalam situasi yang lebih putus asa, hal ini berdasarkan surat kabar henan dahe daily.

Di dalam laporan video itu yang sudah menyebar di jaringan social cina rabu minggu lalu, Qianqian terlihat hanya mengenakan pakaiannya dan melakukan pekerjaan yang biasa di sediakan untuk orang dewasa seperti memberikan air minum, mengambil makanan untuk ibunya, menyeka air mata ibu nya dan membuang limbah kotoran dari ibunya. Video ini telah di ambil oleh henan tv ketika sudah beredar luas di online dan di ketahui penduduk sekitar di ruzhou.

Selain itu bahkan dengan adanya tayangan video tadi, penduduk-penduduk sekitar di kota itu menyerukan bantuan dengan menggalang sumbangan uang dan pakaian untuk ibu dan anak tersebut. Bahkan salah satu warga yang pergi mengunjungi mereka juga tidak bisa menahan air mata yang menetes meskipun sedang di depan kamera. Kejadian itu sangat menyayat hatinya karena melihat anak balita kecil yang berusia 3 tahun sudah melakukan pekerjaan yang sungguh luar biasa. Bahkan dia bercerita jika anaknya yang berusia 3 tahun saja tidak bisa melakukan apa saja tanpa di bawah naungan orang tua, namun melihat gadis kecil ini saya sungguh terharu melihat anak tersebut.

Pada hari rabu, ibu dan anak itu pun telah menerima sumbangan dari masyarakat lebih dari 6000 yuan (946 dolar AS), selain itu mereka juga menyerahkan beberapa pakaian dan makanan ke rumah mereka. Dia pun mengatakan jika dirinya sudah mengatur operasi dengan dokternya dan mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada orang-orang yang sudah pedulia padanya ketika dia sedang dalam keadaan yang tidak berdaya. Dia pun tidak lupa mengucapkan terima kasih pada surat kabar yang sudah membantunya di lihat oleh orang sekitar. Namun setelah yang terjadi semua, polisi pun mengatakan kepada surat kabar jika polisi pun akan melakukan hal yang terbaik untuk bisa menangkap pelakunya yang tidak mempertanggunjawabkan perbuatannya. Meskipun demikian ibu-ibu yang di tabrak tadi sebetulnya tidak mau kejadian ini di perpanjang lagi ke ranah hukum. Karena menurut ibu tersebut dia sudah mengiklaskan semua yang terjadi pada nya.

Akan tetapi polisi mengatakan jika ini sudah prosedur hukum yang harus mereka jalankan. Ibu balita itu pun diam dan menerima saja apa keputusan dari pihak berwajib dan sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. Banyak hal yang ibu balita itu syukuri dari kejadian yang telah menimpanya, dengan kejadian ini sang ibu bahagia karena anaknya bisa menjadi pribadi yang kuat, sabar dan mandiri. Dan untuk pelajaran kedua yang bisa dia ambil yaitu dulu nya mereka sangat miskin namun karena bantuan dari penduduk sekitar, saat ini dia sudah bisa membuaka usaha agar dirinya mempunyai pemasukan bagi anak balita nya ketika dia memasuki usia sekolah.

Namun tidak lama kejadian itu berselang polisi pun menemukan pelakunya dan polisi menangkapnya. Ibu balita pun di panggil pihak berwajib di karenakan beliau di minta untuk menjadi saksi dalam kejadian tersebut dan kronologis kejaiannya, namun lagi dan lagi ibu balita ini meminta dengan penuh kerendahan hati pada polisi agar di lepaskan saja karena dia sudah melupakan semua kejadiannya. Seketika sang pelaku menangis dan meminta maaf dengan ibu tadi.

Pelaku pun berjanji akan membantu biaya sekolah anak hingga dia kuliah dan ibu itu pun menolak, namun pelaku mengatakan semua itu belum cukup untuk menebus semua kesalahan nya hingga anaknya harus susah payah merawat ibu itu. Karena terus memaksa ibu itu akhirnya mau menerima karena jika tidak mau menerimanya polisi sudah menjelaskan pelakunya harus masuk ke penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here