Kisah Matahari Dan Bulan

0
113
ipapa.co.id

Pada jaman dahulu ketika Tuhan menciptakan langit dan bumi keadaan nya sama sekali tidak terang. Semua penjuru gelap gulita, maka dari itu Tuhan melihat jika tidak ada terang, bumi tidak akan terlalu baik. Maka dari itu Tuhan menciptakan benda-benda penerang yaitu matahari dan bulan untuk menerangi dunia. Matahari dan bulan juga bernjanji untuk melakukan tugas sebaik mungkin. Matahari dan bulan merupakan kakak beradik yang mempunyai hubungan yang sangat erat dan harmonis. Mereka berdua sering pergi bersama-sama dan tidak bisa di pisahkan. Maka dari itu dalam menjalankan tugasnya mereka pun melakukan bersama-sama. Sewaktu mereka menerangi secara bersama-sama ciptaan lain melihat bahwa matahari begitu kuat dan mampu memberikan kehangatan serta mengusir semua kegelapan. Sementara sinar bulan tidak terlalu kuat dan ciptaan lain sangat menyukai matahari dan tidak memperhatikan kehadiran kehadiran bulan.

Si adik yang bernama bulan sedih karena tidak seorang pun mempedulikan dan menghargai kehadirannya. Si kakak, matahari begitu sayang kepada bulan adiknya. Karena itu dia pun bersusah hati. Matahari tidak ingin semua ciptaan hanya mencari dirinya. Matahari ingin agar semua ciptaan nya juga mencari dan merindukan semua kesusahan hati mereka. Setelah mendengar dengan saksama dan kalian harusnya tidak berdiri disini dan kalian harus keluar. Langit dan bumi harus selalu memiliki terang dan kalian jangan beristirahat di sini. Jika kalian terus keluar bersamaan, maka kalian akan cepat menjadi lelah. Kalian juga butuh waktu istirahat. Karena itu kalian sebaiknya keluar bergantian untuk menerangi langit dan bumi. Mendengar usul dengan rendah hati matahari berkata jika begitu dari pagi hingga petang dan biar saja bulan yang bertugas. Pagi sampai petang hampir semua ciptaan beraktivitas dan mereka harus tau bahwa mereka juga harus berterima kasih kepada bulan. Nanti di saat sedikit ciptaan yang beraktifitas biarlah aku yang keluar menerangi langit dan bumi. Bulan segera berkomentar, aku ini penakut dan pemalu. Lagi pula aku juga tahu sampai di mana kemampuan aku. Jika menemui banyak orang diri aku tidak berani. Sementara itu terang kakak matahari benar-benar sangat di butuhkan pada waktu pagi hingga petang. Karena itu mohon menetapkan agar matahari bertugas di waktu siang dan aku bertugas di waktu malam.

Tuhan memutuskan agar matahari bertugas di waktu siang dan bulan bertugas di waktu malam. Seluruh ciptaan di langit dan bumi bersuka cita karena waktu orang beraktivitas, matahari sungguh di butuhkan. Sementara pada waktu malam ketika lelah dan duduk di malam hari sambil menikmati sinar bulan yang begitu lembut dan begitu menyejukan dan menentramkan hati. Sejak saat itu mereka benar-benar dapat menikmati manfaat matahari dan bulan. Sejak itu setiap pagi mereka selalu merindukan matahari dan setiap malam mereka merindukan bulan. Matahari bisa terus memancarkan terang di waktu siang tidak terlepas dari terang bulan yang nampak lebih lemah. Terang akhirnya selalu ada untuk menemani seluruh ciptaan NYA di langit dan bumi.

Kisah ini memberi makan dimana setiap orang akan memiliki kekuatan dan juga kelemahan nya sendiri. Dan apabila setiap orang saling membutuhkan kekuatan orang lain dan bisa menerima kelamahan orang lain maka keruwetan tidak lagi memperoleh tempat. Jika kita bisa saling mempercayai maka setiap tugas tetap bisa di jalankan dengan baik dan produktivitas nya tidak akan menurun. Manusia juga sering mengalami yang namanya kelelahan fisik dan psikis karena sulit mengalah dan sulit mempercayakan tugas kepada orang lain yang ada di sekitarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here