Kisah Kucing dan Beruang

0
15

Pada zaman dahulu kala, di sebuah desa yang kecil ada dua binatang yaitu nenek moyang kucing dan beruang, mereka adalah dua sahabat karib yang selalu berbagi. Dimana ada kucing pasti disitu ada beruang, mereka hidup saling melindungi, suatu ketika si kucing akan di mangsa oleh serigala namun berkat pertolongan si beruang, si kucing terselamatkan.

Pada suatu hari si beruang mengutarakan sesuatu kepada si kucing, ia meminta kucing untuk mengajarinya memanjat. “Cing, ajari aku memanjat dong”, Kata si beruang.

Kucing pun menyanggupi permintaan beruang, Namun ada syarat yang harus di penuhi oleh beruang. “Syaratnya apa cing?”. Tanya beruang.

“Syaratnya yaitu kau harus mencarikan aku beberapa buah tulang untuk makan malam ku nanti”, ujar kucing.

“Ok cing aku akan penuhi permintaanmu, yang penting aku bisa memanjat”, jawab si beruang.

Lalu mereka berdua pergi ke sebuah hutan yang cukup lebat untuk mencari pohon yang cukup tinggi guna praktek memanjat bagi si beruang, “Pohon ini kayaknya cocok untuk kamu belajar memanjat, Wang” kata kucing. “Terserah cing, yang penting aku bisa belajar memanjat” sahut beruang.

Kemudian kucing pun memberi contoh kepada beruang bagaimana cara memanjat pohon yang baik. “Yang penting kuku-kukumu harus kuat mencengkeram batang pohon ini, pasti kamu bisa memanjat pohon ini!” kata kucing.

“Juga yang paling penting kau harus fokus wang”, ujar kucing lagi.

“Gak perlu banyak teori, cing. Sekarang kamu turun, biar aku yang memanjat!” seru beruang.

Kucing pun akhirnya turun, Kini giliran beruang untuk memanjat, ternyata ia berhasil memanjat pohon tersebut dengan mudahnya bahkan sampai pada puncaknya. Beruang sangat senang karena mampu memanjat pohon dengan mudah, padahal sebelumnya ia mengira akan sulit.

Sampai diatas pohon, beruang bingung bagaimana cara untuk turun. “Cing, gimana cara untuk turunnya?” tanya beruang.

Belum sempat berkata apa-apa, tiba-tiba kucing melihat sosok harimau yang keluar dari semak belukar, si kucing tersebut lari ketakutan karena si harimau akan siap memangsanya. Tanpa di komando, Kucing lari dan meninggalkan beruang yang sedang kebingungan di atas puncak pohon.

Merasa dirinya telah di kerjai si kucing, beruang pun kesal dan marah, “Awas kamu, cing!! Kamu nggak akan ku maafkan! Kamu akan ku koyak-koyak, bahkan kotoranmu akan aku makan!!”. Kemudian beruang mencari ide sendiri bagaimana caranya untuk turun, dan akhirnya ia punya ide, ia pun turun dengan memerosotkan dirinya sambil tetap memeluk pohon.

Oleh karena itu, Hingga kini bila kucing ingin membuang kotoran di tanah, ia akan membuat lubang kemudian membuang kotoran tersebut di dalam lubang lalu menutupnya kembali agar tidak dimakan beruang. Sedangkan beruang bisa memanjat pohon, tetapi ketika turun ia akan memerosotkan badannya ke bawah sambil memeluk pohon tersebut.

Hikmah dari cerita ini adalah tentang sebuah persahabatan, sebagai manusia kita harus saling membantu antar sesama namun jika ada teman kita yang kesulitan kita gak boleh meninggalkannya begitu saja tanpa memberinya kabar terlebih dahulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here