Kisah Keong Mas

0
79
educastudio.com

Sebuah cerita pada jaman dahulu ada seorang pemuda yang mempunyai nama galoran. Ia merupakan orangn yang di segani karena kekayaannya dan pangkat yang dimiliki orang tua nya. Akan tetapi galoran adalah orang yang malas dan boros. Setiap hari kerjannya hanya menghamburkan harta orang tua nya saja, bahkan pada waktu orang tuanya meninggal dunia ia semakin sering berfoya-foya. Karena itu lama kelamaan habislah harta orangtuanya. Meskipun demikian tidak membuat galoran sadar juga, bahkan waktunya hanya dihabiskan hanya dengan bermalas-malasan dan berjalan-jalan. Iba warga pun melihatnya. Namun setiap kali ada yang menawarkan pekerjaan kepadanya, galoran hanya makan dan tidur saja tanpa mau melakukan kerjaan apapun. Namun akhirnya galoran di pungut seorang janda berkecukupan untuk di jadikan teman hidupnya.

Janda tersebut mempunyai seorang anak perempuan yang sangat rajin dan pandai menenun, namanya jambean. Begitu bagusnya tenunan jambean sampai dikenal di seluruh dusun tersebut. Namun galoran sangat membenci anak tirinya itu, karena seringkali jambean menegurnya karena selalu bermalas-malasan. Rasa benci galoran sedemikian dalamnya, sampai tega merencanakan pembunuhan anak tirinya sendiri. Dengan tajamnya dia berkata pada istrinya” hai, nyai, sungguh beraninya jambean padaku. Beraninya ia menasehati orang tuanya. Ibunya pun sangat sedih. Sang ibu menangis siang-malam karena bingung hatinya. Ratapnya” Sampai hati bapakmu menyiksaku jambean. Jambean anakku ibunya pun memanggil. Jambean pun tidak langsung datang. Jambean pun melihat ibunya bersedih karena ternyata ayahnya mempunyai rencana untuk membunuh jambean. Dengan sedih jambean mengatakan sudahlah mak jangan sedih. Dia pun mengatakan biarlah bapaknya memenuhi keinginannya. Saat itu lah jambean di bunuh oleh ayahnya dan ibunya pun memenuhi keinginan jambean dengan membuang mayatnya ke bendungan. Namun ajaib batang tubuh dan kepala jambean berubah menjadi udang dan siput atau disebut dengan keong.

Tersebutlah desa dadapan dua orang janda bersaudara bernama mbok rondo sambega dan mbok rondo sembadil. Kedua janda yang hidup nya sangat melarat dan bermata pencaharian mengumpulkan kayu dan daun talas. Suatu hari kedua bersaudara tersebut pergi ke dekat bendungan untuk mencari daun talas. Seketika itu juga kedua bersaudara itu melihat udang dan siput yang berwarna kuning keemasan.

Keduanya ingin memelihara keong tersebut dan keong itu pun di pungutnya lalu mereka bawa pulang. Lalu keong itu pun mereka di letakkan di dalam tempayan tanah liat di dapur. Sejak mereka memelihara keong tersebut kehidupan mereka pun menjadi berubah. Terutama setiap kali sehabis mereka pulang bekerja, di dapur mereka selalu tersedia makanan dan lauk pauk yang sangat enak. Selain itu rumah mereka pun menjadi bersih dan rapi. Mbok rondo sambega dan mbok rondo sembadil juga merasa keheranan dengan adanya hal tersebut. Sampai pada suatu hari mereka pun berencana untuk mencari tahu siapakah orang yang sudah melakukan hal tersebut.

Pada suatu hari mereka seperti biasa nya pergi untuk mencari kayu dan daunt alas dan mereka pun berpura-pura pergi dan kemudian saat berjalan agak jauh mereka segera kembali menyelinap ke dapur. Dari dapur terdengar suara berisik, kedua bersaudara itu pun mengintipnya dan melihat seorang gadis cantik keluar dari tempayan tanah liat yang berisi keong mas tersebut. Akhirnya mbok rondo sambega mengatakan kepada mbok rondo sembadil jika itu merupakan jelmaan keong mas tersebut.

Setelah itu pun mereka menangkap jelmaan keong mas tersebut dan mereka pun menanyainya siapa Gerang gadis ini? Dan keong mas tersebut menjawabnya jika dirinya juga manusia biasa yang karena di bunuh dan di buang oleh orang tua nya, maka dari itu dia pun menjelma menjadi keong mas. Akhirnya kedua bersaudara itu mengambil keong mas sebagai anak angkatnya. Pada saat itu pun keong mas membantu kedua bersaudara tersebut dengan menenun. Hasil tenunannya sangat bagus dan indah sehingga tenunannya menjadi terkenal keseluruh negeri.

Kedua janda itu bersaudara itu menjadi tambah kaya dari hari kehari. Dan setelah itu tenunanya sampai pada ibu kota kerajaan. Sang raja muda sangat tertarik dengan tenunan buatan jambean atau keong mas tersebut. Alhasil raja pun memutuskan untuk meninjau sendiri pembuat tenunan tersebut dan pergi meninggalkan kerajaan dengan menyamar sebagai saudagar kain.

Setelah itu raja pun mengetahui tentang keong mas tersebut dan sangat terpesona dengan kecantikannya dan juga kerajinan keong ma situ. Raja member titah kedua bersaudara tersebut untuk membawa jambean atau keong mas. Raja ingin keong mas masuk ke kerajaan dan juga ingin meminangnya. Si keong mas pun di inginkan sang raja untuk di jadikan permaisurinya. Betapa senang hati kedua janda bersaudara tadi.

Itulah sepenggal cerita dari keong mas yang cantik rupawan, semoga cerita ini bisa menambah ilmu kalian. Dan semoga nantinya bisa menjadi wawasan lebih untuk kalian.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here