Kisah Kelinci Pintar dan Singa Bodoh

0
15

Suatu hari, ada seekor singa yang sangat jahat. singa itu memakan semua binatang yang ada di hutan. tak peduli binatang itu kecil atau besar. sehingga membuat semua binatang ketakutan. Ketika dia lapar dia akan memangsa siapa saja yang ada di dekatnya. Hingga binatang lain sadar akibat perilaku singa sang raja hutan tersebut kini binatang yang ada di hutan semakin sedikit dan keberadaannya sudah mulai terancam karena ada singa si raja hutan yang siap memangsa siapa saja.

Kemudian terjadi sebuah perjanjian antara singa dengan para binatang lain yang ada di hutan. Rombongan binatang lain yang ada di hutan tersebut selanjutnya datang kepada raja hutan untuk melakukan musyawarah.

“Hey singa”, aku ingin mengajak kamu melakukan kesepakatan”. Ucap salah satu binatang tersebut.

“Kesepakatan apa itu”. kata singa penasaran.

“Aku ingin kau jangan memangsa binatang lain yang ada di hutan ini, kami akan menyediakan binatang dari luar hutan ini untuk kau santap”. Ucap binatang lain.

“Oke baiklah jika itu yang menjadi mau kalian, tetapi kalau kalian berbohong aku yang akan memangsa kalian semua”. ucap singa mengancam.

Akhirnya setiap hari penduduk hutan memberikan makanan santapan untuk singa, dan singa begitu sangat senang karena tidak perlu mencari mangsa jauh-jauh.

Setelah beberapa binatang di santap oleh singa. Kini tiba saatnya giiran kelinci. Keluarga kelinci memilih kelinci tua di antara mereka, ia adalah kelinci yang bijaksana dan cerdas. Kelinci tua itu memberanikan diri berangkat sendirian menemui si singa. Singa menunggu dan menantikan siapa gerangan binatang selanjutnya yang akan ia santap.

si Kelinci sengaja bangun sangat siang ketika akan menemui si singa. Dia berjalan pelan menuju singgasana singa itu berada. Bahkan kelinci itu sempat tidur di jalan dan kemudian sampai di tempat singa menjelang malam tiba.

Singa menjadi tidak sabar dan marah saat dia melihat seekor kelinci kecil, dia mengaum, “Aku sudah menunggu seharian dan binatang yang dikirim ternyata kamu! Kamu terlalu kecil untuk ku makan. Aku harus memberi pelajaran untuk semua binatang di sini!”

Kelinci kemudian menenangkannya, “Tuan singa, bolehkah aku mengatakan sesuatu? Binatang-binatang itu sebenarnya mengirim enam kelinci untuk tuan santap. Tetapi, dalam perjalanan mereka dimakan oleh singa lain. Padahal kami bilang tuanlah yang menjadi raja kami. Tapi, dia mengatakan kalau tuan harus meninggalkan hutan ini, kalau tidak dia akan membunuh Tuan.”

Mendengar penjelasan kelinci tua tersebut, singa menjadi sangat geram.Ia marah dan akhirnya singa itu meminta kelinci untuk mengantarnya ke tempat para singa lain itu berada, dan singa itu akan membunuh singa yang lain tersebut.

kelinci bilang kepada singa tersebut “Dia tinggal di benteng itu, Tuanku,”

Singa pun pergi kesana dan melihat bayangannya sendiri di air. Dia mengira itu adalah singa lain. Dia mengaum marah dan mendengar gema suaranya yang dikira adalah suara singa lain.

Dia (si singa) melompat ke dalam untuk membunuhnya, tetapi kepalanya membentur batu dan dia terjatuh ke dalam air kemudian tenggelam. Kelinci tua itu akhirnya pergi meninggalkan singa yang telah mati dan menceritakan kejadian tersebut kepada penduduk hutan yang lain bahwa ia telah menyelamatkan kalian semua.

Hikmah dari kisah di atas adalah kita sebagai manusia jangan serakah, karena semua kebutuhan semua makhluk sudah di atur oleh Allah swt. Rezeki, jodoh, dan mati juga sudah di atur oleh Allah swt.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here