Kisah Cinta Merpati Putih dan Mawar Putih

0
11

Siang itu cuaca mendung sepertinya akan turun hujan, ada seekor merpati putih tengah bertengger di atas pohon. Sesekali ia menganggukan kepalanya seolah-olah memberi ucapan selamat pagi pada mentari yang muncul dari ufuk timur. Merpati itu terlihat sangat gagah. Bulunya putih dan bersih tak heran jika banyak merpati betina yang ingin menjadi pasangan hidupnya. Namun merpati putih tersebut cuek karena di dalam hatinya hanya ada Mawar Putih yang beberapa waktu lalu ia jumpai di sebuah tempat.

Keesokan harinya pada waktu pagi si merpati putih terbang meninggalkan sarangnya untuk menemui mawar putih. ia terbang sangat gagah dan ia melihat pandangan ke bawah dimana sang mawar putih berada. tak lama kemudian keduanya saling bertemu dan bertatap muka.

sang merpati menyapa dan mengucapkan selamat pagi kepada mawar putih dengan sangat santun dan romantis, namun sang mawar putih hanya diam. tak lama sang merpati mengatakan :
“Kasih, kenapa pagi ini kamu terlihat murung? Mengapa kamu gak terlihat segar seperti biasanya sih?” tanya Merpati putih heran.

sang mawar putih hanya menjawab singkat ” Aku tidak apa-apa Merpati”.

setelah beberapa kali melakukan percakapan, mengingat waktu sudah siang sang merpati bergegas kembali ke habitatnya dan meninggalkan mawar putih seorang diri. besoknya hari merpati putih kembali menemui mawar putih yang sangat ia cintai itu, setelah keduanya saling bertemu. tiba-tiba sang Merpati berkata : “Wahai mawar putih aku sangat menyanyangimu, apakah kamu mau menjadi kekasihku ?.

si mawar putih menjawab dengan lemah “maaf merpati kita tidak bisa bersatu menjadi pasangan kekasih karena aku tidak mencintaimu”.. “aku akan menerima cintamu jika aku berubah warna menjadi mawar merah”.

Mendengar jawaban tersebut si merpati putih berkata “Mawar Putih, demi membuktikan bahwa aku sangat mencintaimu, aku akan berbuat sesuatu, agar kamu dapat berubah warna menjadi merah, sehingga kamu dapat mencintaiku.”

Tiba-tiba, Sang Merpati memotong sayapnya sendiri. Dari tubuhnya keluar banyak darah yang membuat mawar putih berubah jadi warna merah. Sontak, Mawar menjadi bahagia. Namun tanpa disadari, ketika mawar ingin menyatakan cintanya, sang merpati putih telah tiada. Akhirnya, sang Mawar menyesal. Dia telah kehilangan seseorang yang mencintainya dengan tulus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here