Kisah Bangau dan Anjing

0
39

Pada suatu hari ada seekor anjing pergi mencari makanan ke sebuah sungai, disana terkadang ada makanan dan kadang tidak ada. Sang anjing menggunakan mata, telinga dan penciumannya untuk mencari makanan. Hingga ketika dia sedang berjalan sang anjing mencium bau amis, ia mengira itu bau ikan. Lalu dia berjalan ke arah bau tersebut berada.

Namun, ketika dia sudah berada di tempat bau itu, dia tidak menemukan ikan itu di tanah maupun dekat air sungai. Ketika dia melihat ke atas ternyata ada seekor bangau sedang bertengger di sebuah pohon, ia sedang memegang ikan di paruhnya yang besar.

kemudian sang anjing berkata “Hey Bangau, turunlah. Bagi ikan itu kepadaku”.

Lalu dengan sigap sang bangau tadi turun dari pohon dan berkata kepada anjing “Ikan ini cuma satu dan kecil, kalau aku bagi ke kamu aku tidak bisa kenyang”.

“Ayolah, aku sangat lapar sekali ini, nanti sebagai gantinya kau besok aku ajak ke rumah ku untuk makan enak” jawab si anjing.

Akhirnya sang bangau pun membagikan ikannya itu kepada si anjing. Dan si anjing pun makan ikan itu dengan lahap.

“Terimakasih bangau, kau memang baik”. ujar si anjing. “Besok jangan lupa kau mampir ke rumah ku jam 12 siang ya, aku ingin mengajak mu makan bersama”.

Sang bangau pun menyetujui ajakan si anjing. besoknya setibanya di rumah si Anjing, sang Bangau mencium bau yang sangat menggoda.
“Makanlah sup yang enak ini. Makanlah sampai kenyang ya!,” kata si Anjing.
Tapi, sayangnya sup itu disajikan di piring. Paruh sang Bangau yang panjang tidak dapat menggapai piring. Di saat si anjing sudah menghabiskan makanannya duluan. sementara si Bangau belum makan apa-apa.

“Kau sudah kenyang apa tidak mau makan bangau ? Sini !Biar kuhabiskan saja.”Kata si Anjing. si anjing pun menghabiskan makanan sang bangau, akhirnya sang Bangau pulang ke rumahnya dengan keadaan perut kosong dan lapar.

Sang bangau tiba di rumah, ia kecewa dengan si anjing yang tega membuatnya kelaparan. sang bangau berpikir dan berniat untuk membalas kelakuan si anjing. pada keesokan harinya sang bangau melihat si anjing di tepi sungai, segera ia menghampirinya.

“Hey anjing, besok adalah hari ulang tahunku, aku ingin mengajakmu makan-makan di rumah ku, apakah kau mau?”. tanya sang bangau.

“Mau, mau” sahut si anjing.

Akhirnya si anjing makan bersama sang bangau. namun sang bangau menyediakan makanan untuk sang anjing di dalam wadah piring bambu, dan hal ini si anjing tidak bisa makan karena mulutnya tidak mampu menjangkaunya.

Ketika sang bangau makan dengan lahap, si anjing malah belum makan apa-apa.

sang bangau bertanya “hey anjing kenapa tidak kau makan?”.

“aku tak bisa makan jika wadahnya piring bambu seperti ini, mulutku gak mampu menjangkaunya”. jawab si anjing.

kemudian sang bangau bilang “Akhirnya kau sadar anjing, kemarin kau juga membuatku tidak bisa makan karena kau menaruh makanannya di tempat yang paruhku tidak mampu menjangkaunya. dan ini aku sengaja membalasnya.”

Dan perkataan sang bangau membuat si anjing sedih dan kecewa, kemudian si anjing pulang ke rumahnya dengan perut yang kosong.

Hikmah dari cerita ini adalah kita sebagai manusia harus saling memahami perbedaan satu sama lain dan kita harus berusaha untuk membantu sesama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here