Ketika Pasanganmu Hobi Mengancam Putus

0
180

Sebuah hubungan asmara selalu memiliki banyak kisah rumit dan biasanya terlihat klise. Cinta menjadi bahasan yang rumit dan tidak terdefinisi. Dan dalam sebuah hubungan asmara sangat membutuhkan yang namanya keseimbangan. Tidak ada istilah paling mendominasi, kedua belah pihak harus saling mengisi satu sama lain. Tapi apa yang akan terjadi jika salah satu pihak bersikap paling mendominasi dalam hubungan? Apalagi jika pasangan kita mempunyai hobi mengancam untuk mengakhiri hubungan. Apa yang akan kamu lakukan? Apa sih penyebab pasangan kita seperti itu? yuk kita simak

1. Kedewasaan Yang Masih Dipertanyakan
Kedewasaan dalam sebuah hubungan adalah hal yang penting. Kenapa? Karena kita dituntut untuk saling memahami satu sama lain, menerima kekurangan satu sama lain atau saling mengerti kesibukan satu sama lain. Jika salah satu sudah tidak bisa memahami atau menerima maka akan sering terjadi pertengkaran-pertengkaran sepele yang bisa menjadi pemicu salah satu pasangan yang belum dewasa mengucapkan kata ‘putus’. Dan kata ‘putus’ dikeluarkan hanya sebagai sebuah ancaman. Betapa menyebalkannya ketika pasangan kita mengucapkan itu dengan mudah, sementara kita mati-matian menjaga ucapan kita agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Maka jika pasanganmu jenis orang yang senang mengancam untuk putus karena hal sepele mungkin kamu kamu bisa merenungkan apakah sosok seperti itu bisa dijadikan pendamping hidup?

2. Kamu Masih Diragukan
Percaya atau tidak ketika pasangan kita mulai dihantui banyak pikiran negatif tentang hubungan kalian, dia akan mudah mengucapkan kata putus. Karena saat itu mulai muncul banyak keraguan tentang kelangsungan hubungan kalian, apakah akan sampai ke jenjang yang serius atau hanya sekedar main-main, apakah perasaanmu akan tetap sama dan mungkin juga bisa berpikir apakah kamu benar-benar mencintainya. Ketika pasangan mulai ragu, yang kamu lakukan hanya bisa dengan menunjukkan banyak bukti bahwa kamu benar-benar mencintainya

3. Adanya ‘Penyusup’ Dalam Hubungan Kalian
Ujian setiap pasangan berbeda-beda, salah satunya adalah hadirnya sosok ‘penyusup’ yang menggoyahkan hati kita saat kita sudah berusaha untuk setia. saat pihak ‘penyusup’ ini berhasil masuk dalam hubungan, hubungan kalian yang semula adem akan mulai diwarnai pertengkaran-pertengkaran kecil yang berujung dengan mudahnya pasangan kita mengucapkan kata putus. Hal ini bisa mulai kamu kenali sebagai tanda bahwa si dia memiliki hubungan dengan pihak lain, supaya hati tidak terlalu sakit saat hubungan kalian benar-benar berakhir.

4. Posesif
Jika kamu termasuk tipikal orang yang posesif, mungkin ada baiknya kamu mengurangi sikap posesifmu. Ini akan membuat pasangan terkekang dan tidak nyaman. Yah, kita semua tahu bahwa kita tidak ingin pasangan kita berpaling, namun ada baiknya sesekali kita biarkan pasangan kita bernafas dan melangkah dengan bebas tanpa kekangan. Berikan ia kepercayaan dan tanggung jawab dengan kebebasannya. Mungkin dengan begitu pasangan akan merasa dipercaya dan untuk kita yang posesif mungkin harus mulai introspeksi diri nih!

5. Kamu bukan yang dulu lagi
Ketika pasangan mengatakan ‘Kamu bukan yang dulu lagi” atau “Kamu terlalu banyak berubah” mungkin kamu harus mulai merenungkan diri. Apakah benar ada perubahan dalam diri kalian. Dan mulai bandingkan saat pertama kali kamu mendekati dia dan saat dia sudah bersama kita. Perubahan sikap seringkali menjadi pemicu retaknya hubungan asmara karena hubungan yang monoton dan tidak seindah saat masa-masa PDKT, akibatnya pasangan jadi mudah mengatakan putus dengan alasan perubahan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here