Katak dengan Kata Seorang Peramal

0
58
https://pxhere.com/id/photo/1192055

Suatu hari ada seekor katak berkulit hijau yang tengah dirundung duka, karena tidak kunjung bertemu pujaan hati. Terdengar olehnya ada seorang peramal yang ucapannya tidak pernah meleset, maka dengan penuh semangat si katak mendatanginya. Perjalanan pun ditempuh selama beberapa hari untuk sampai di tempat peramal tersebut.

Sepanjang perjalanan katak tak pernah sekalipun mampu menutupi rasa sedihnya. Hatinya resah dan gundah gulana selama berbulan-bulan karena tak kunjung bertemu dengan pujaan hati. Katak sedih bukan kepalang manaka teman dekatnya sudah menikah dan memiliki banyak anak. Sementara dirinya sampai bertahun-tahun kemudian masih saja setia melajang.

Katak pun lalu teringat dengan nasehat temannya itu.

“Katak hijau, kau ini baik dan wajahmu di dunia katak juga terbilang lumayan. Ada baiknya mencari tahu mengapa masalah jodoh di dalam hidupmu tak kunjung menemukan titik cerah.” Ungkap sahabatnya tersebut.
“Entahlah sahabatku, setahuku akupun sudah berusaha bahkan standart mencari pasangan tak pernah kurasa terlalu berlebihan.”

Sesaat temannya ini terlihat diam dan mengerutkan kening, pertanda sedang berpikir. Sepertinya sahabat si katak ini memang tengah berusaha mencarikan solusi untuk si katak agar tidak lagi hidup sendirian.

“Aku pernah mendengar kabar katak, kalau di pusat kota di negeri ini tinggallah seorang peramal. Kabarnya peramal ini tidak pernah meleset meramalkan peruntungan siapa saja yang mendatanginya.”, sahabat si katak diam sesat sembari terlihat berpikir kembali.

Katak pun semakin dibuat penasaran dengan apa lagi yang ingin diucapkan oleh sahabat baiknya ini. sebab tidak pernah sekalipun sahabatnya memberi saran dan ide yang hasilnya tidak memuaskan.

“Menurutmu aku harus bagaimana?”, buka si katak untuk segera mendengar pendapat sahabatnyad tadi.
“Menurutku kau sebaiknya mendatangi peramal itu. Tanyakan perihal jodoh, siapa tahu si peramal dapat membantu ikhtiar apa saja yang kau perlukan agar segera bertemu pujaan hati…”

Percakapan malam itu membekas di hati sang katak, dan menjadi isi di kepalanya sampai bermalam-malam. Setelah berpikir dan menimbang berbagai hal akhirnya si katak pun mulai mempersiapkan segala kebutuhan menuju pusat kota. Dicarinya informasi mengenai alamat si peramal supaya hajat yang diinginkan bisa segera terkabulkan.

Selang beberapa hari akhirnya si katak berhasil menghadap peramal yang namanya tersohor itu. Peramal pun langsung membaca telapak tangan si katak kemudian hasil pemeriksaannya pun dalam sekejap sudah bisa diketahui.

“Katak..”, panggil si peramal, “Melihat garis tanganmu, aku melihat ada dua kabar. Pertama kabar baik dan yang kedua kabar buruk.” Terang si peramal tersebut dan membuat wajah si katak semakin antusias karena dibuat penasaran.
“Apa itu wahai peramal?”
“Kau ingin mendengar kabar yang mana dulu?”, tanya si peramal tadi.
“Aku ingin mendengar kabar baik dulu, apakah ini berkaitan dengan jodohku?”

Si peramal sedikit diam, sembari menghela nafas baru kemudian membuka mulutnya.

“Kabar baiknya akan ada seorang wanita cantik yang dalam waktu dekat akan bertemu denganmu. Dari telapak tanganmu terlihat wanita ini akan sangat penasaran dengan segala hal yang berhubungan denganmu..”, terang di peramal dan seketika mampu membuat wajah katak sumringah bahagia.
“Itu kabar baik, artinya aku akan bertemu jodohku!”, ucap di katak penuh percaya diri.
“Ada kabar buruknya juga, kabar buruknya adalah kau akan bertemu wanita cantik ini di lab…”

Seketika wajah katak pun menjadi kecut, sementara si peramal tertawa terbahak-bahak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here