Kami Kangen Sama Mbah Part 3 : Audri Diantar Siapa?

0
25
yukepo.com

Karena hari ini aku masih libur, tidak ada salahnya jika aku mengemasi dikit demi sedikit barang-barang yang akan aku bawa ke rumah kontrakan Dan tidak ada salahnya aku pun meminta bantuan orang tua untuk mencari orang atau tukang jikalau aku perlu orang untuk membantu aku beberapa hari pada proses bersih-bersih dan menyusun barang di rumah tinggal yang akan aku tempati bersama istri nanti. Akhirnya 3 orang tetangga di bandung bersedia membantu aku dan mereka bersedia membantu dari hari selasa-jumat bahkan sampai beres. Walaupun aku tidak tahu berapa lama yang kita butuhkan dan aku pun belum meminta izin cuti di perusahaan aku bekerja. Maka aku akan meminta izin esok hari.

Pukul 14.30 sedang asik-asiknya packing barang-barang bersama istri tiba-tiba odi menghampiri aku, saat itu aku bertanya siapa yang odi maksud dengan aa sewaktu di kontrakan kemarin? Saat itu aku menanyakan pada odi apakah aa ada disini? lalu odi menunjuk di suatu tempat di sebelah atas, aku pikir ada di atas lemari ternyata maksud odi disana itu adalah di rumah aku ketika odi main. Namun ketika odi mencari mobil-mobilannya tapi tidak ada dan odi pun menangis kencang akhirnya aku pun membelikannya lagi. Pukul 17.25 setelah itu kami berkumpul bersama 2 orang tukang di rumah untuk membuat jadwal atau plan saat kita bersih-bersih lusa. Pukul 18.30 barang-barang sudah siap dan di packing untuk di rapikan di sebuah mobil pengangkut barang namun baru sebagian yang kebetulan milik si tukang dan sisanya besok biar tukang yang membereskan semua.

Pukul 21.30 semua beres dan si tukang pamit pulang kemudian aku pun langsung masuk kamar dan beristirahat karena besok subuh aku harus kembali ke karawang. Di hari berikutnya pukul 04.30 mandi dan solat subuh dan di pukul 05.30 aku pun berpamitan ke semua keluarga lalu aku melakukan perjalanan ke karawang. Di pukul 07.55 aku pun sampe di tempat kerjaan aku. Saat itu aku ingin mengurus surat permohonan cuti kepada atasan namun tidak di acc. Saat itu atasan aku berkata jika aku harus membereskan semua laporan pekerjaan dan cuti diberikan di hari selanjutnya dengan catatan harus membereskan pekerjaan itu.

Pukul 12.00 aku sempatkan telpon istri dan orang tua aku bahwa besok aku belum bisa ambil libur dan baru baru bisa di hari selanjutnya yaitu rabu dan kamis. Pukul 15.30 istri menelpon dan pembicaraan di berikan kepada tukang. Saat itu mereka member kabar yang cukup melegakan karena mereka sanggup bekerja tanpa aku dari esok hari-selesai, selain itu aku mendapatkan tenaga tambahan yang berarti menjadi 3 orang tukang. Tidak lupa aku memberikan alamat tempat aku bekerja untuk mengambil kunci kontrakan berikut alamat rumah kontrakan kepada mereka agar mereka bisa bekerja di hari selasa tanpa aku temani. Pukul 16.30 seluruh karyawan dan staff sudah pulang yang berarti hanya aku dan 3 orang sekuriti yang tetap bekerja lembur. Aku lembur dengan maksud agar tanggung jawab aku pada perusahaan bisa selesai. Pukul 20.30 seperti ada suara keyboard yang memainkan namun tidak aku hiraukan. Beberapa menit kemudian suara itu terdengar semakin lama dan semakin sering. Lalu aku tengok ke belakang ternyata tidak ada apa-apa. Tidak lama terdengar suara pintu di banting dan membuat aku kaget sekali. Aku pun beranjak dari tempat duduk aku untuk melihat dan memeriksa. Namun belum juga sampai tempat tiba-tiba tepat di ujung mata sebelah kiri aku, aku seperti melihat bayangan anak kecil yang sedang berdiri menatap kea rah aku. Aku pun memalingkan muka ke kiri dan ternyata tidak ada apa-apa. Tetap saja aku melanjutkan langkah aku kearah sumber suara dan kembali di ujung mata sebelah kiri aku seperti melihat bayangan hitam yang bergerak sangat cepat. Tetap aku tengok dan tetap saja tidak menemukan apapun. Tidak lama kemudian ada seorang sekuriti sebut saja nama nya pak ardi datang untuk berkeliling area perusahaan termasuk ke dalam ruangan. Lalu aku tanya kepada dia

Aku pun menanyakan apakah dia tadi menutup pintu karena aku kaget. Namun pak ardi mengatakan jika dia baru saja dari belakang untuk mengecek ruang produksi dan belum mengecek ke sini karena dirinya tahu jika aku belum pulang ke mess. Saat itu aku pun terdiam bingung. Lalu pak ardi pun menjelaskan lagi jika 2 sekuriti yang lainnya sedang berjaga di pos karena mereka di beri kabar jika ada mobil paket akan masuk kesini. Aku sangat bingung dna bertanya siapa yang menutup pintu tadi? tidak lama aku kembali menuju mess untuk beristirahat karena pekerjaan sudah selesai. Tapi ketika tidur aku di ganggu oleh sesosok bayangan hitam sekitar jam 03.00. Lalu tidak lama pak asep datang dan ingin mengambil kunci kontrakan. Dan di jam istirahat aku ijin dan di kejutkan dengan adanya mbah hardjo yang turut membantu. Baru masuk ruang kerja tidak lama tukang telpon jika mereka didatangi anak kecil dengan keseluruhan muka seperti audri. Aku sangat kaget dan langsung bertanya kepada pak asep tentang adanya anak itu. Ceritanya akan bersambung di part selanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here