Jadi Tahu! Ini Fakta Unik Asian Games 2018 di Indonesia

0
104

Di tahun 2018 Indonesia sangat bangga karena bisa menjadi tuan rumah Asian Games. Perhelatan yang digelar empat tahunan tersebut memberikan kesan sendiri bagi Bangsa Indonesia. Mulai dari sabang sampai merauke masyarakat berbondong-bondong memberikan supportnya untuk atlet-atlet Indonesia. Dibalik euforia Asian Games ke-18 ini, ada fakta-fakta unik dan menarik yang harus Kamu ketahui.

Vietnam seharusnya jadi tuan rumah

Sebelum Indonesia terpilih menjadi tuan rumah, sebenarnya Hanoi, Vietnam lah yang menang dalam pemungutan suara di tahun 2012. Vietnam mampu mengalahkan voting Surabaya dan Dubai. Namun sayangnya di tahun 2014 Vietnam memutuskan mengundurkan diri dari Olympic Council of Asia (OCA), dan terpilihlah Indonesia sebagai penggantinya.

Dari Surabaya, pindah ke Jakarta, kemudian Palembang

Di Indoneisa sendiri, Asian Games sempat akan digelar di kota Surabaya karena berhasil menempati peringkat ke-2 dalam voting pada tahun 2012. Namun pada akhirnya Surabaya memilih mundur karena sudah terpilih menjadi tuan rumah Asian Youth Games di tahun 2021 mendatang. Akhirnya Jakarta terpilih menjadi tempat digelarnya acara akbar ini karena dianggap memiliki fasilitas dan transportasi yang menunjang acara. Selain itu Palembang juga ditunjuk sebagai kota pendukung acara Asian Games 2018 di Indonesia.

Indonesia dua kali menjadi tuan rumah

Selain menjadi tuan rumah Asian Games ke-18 di tahun 2018 ini, pada tahun 1962 Indonesia pernah terpilih sebagai tuan rumah Asian Games ke-4 yang bertempat di Jakarta. Asian Games tersebut diselenggarakan pada 24 Agustus sampai 4 September dan ada total 13 cabang olahraga yang akan ditandingkan. Para atlet juga menginap di Hotel Indonesia yang telah diresmikan pada tahun yang sama.

Untuk pertama kalinya diadakan di 2 kota

Fakta unik selanjutnya yaitu, untuk pertama kalinya Asian Games diadakan di dua kota sepanjang sejarah yaitu Jakarata dan Palembang. Bagi Jakarta ini adalah kali kedua nya setelah di tahun 1962 pernah menjadi penyelenggara, sementara untuk kota Palembang ini baru pertama kalinya. Meskipun rata-rata pertandingan diadakan di dua kota tersebut, beberapa tempat di kota lain juga akan digunakan seperti Stadion Jalak Harupat Bandung, Stadion Pekansari Bogor, dan Bendung Rentang Majalengka. Untuk pesta pembukaannya dan penutupannya akan diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

Terdapat 40 cabang olahraga yang diikuti 45 negara

Asian Games 2018 di Indonesia Ini akan menggelar 465 nomor dari total 40 cabang olahraga (32 cabang olahraga Olimpiade, dn 8 cabang olahraga non Olimpiade). Selain itu, 45 negara anggota Olympic Council of Asia (OCA) juga akan berpartisipasi dalam ajang Asian Games 2018 ini.

10 cabang olahraga baru yang dilombakan

Pada Asian Games 2018 ini, ada 40 cabang olahraga yang akan dipertandingkan, 10 diantaranya adalah cabang olahraga baru. 10 cabang olahraga tersebut adalah Rollersport, 3 on 3 Basketball, Sport Climbing, Bridge, Jet Ski, Pencak Silat, Sambo, Jiu Jitsu, Paragliding, dan Kurash. Dan yang nggak kalah menariknya, esport juga akan diadakan lho, salah satunya Kano Polo. Meskipun masuk ke dalam cabang olahraga ekshibisi, mereka juga akan memperebutkan medali tapi nggak dihitung dalam kontingen pemenang.

Ada 3 maskot khas Indonesia

Acara Asian Games ke-18 di Indonesia ini memiliki 3 maskot keren yaitu Bhin Bhin (burung cendrawasih) yang mengenakan rompi motif Asmat dari Papua, Kaka (badak bercula satu dengan pakaian bermotif bunga khas Palembang, dan Atung (rusa Bawean) yang memakai sarung motif tumpal khas Jakarta. Ketiga maskot ini memiliki desain yang keren dan sangat lucu lho!

Atlet termuda dan tertua

Atlet tertua yang berpartisipasi adalah Lee Hung Fong berusia 81 tahun yang berasal dari Malaysia. Ia akan bertanding dalam cabang olahraga Bridge. Sedangkan atlet termuda adalah Aliqqa Novvery yang berusia 9 tahun. Aliqqa Novvery akan bertanding dalam cabang olahraga skateboard. Wow! keren banget ya mereka.

Persiapan infrastruktur yang fantastis

Dalam rangka menyambut pagelaran Asian Games 2018, Indonesia telah mempersiapkan infrastruktur yang bernilai fantastis. Hal ini disampaikan sendiri oleh wakil presiden Yusuf Kalla yang membeberkan jumlah anggaran untuk pembangunan insfrastruktur di Jakarta dan Palembang. Nggak tanggung-tanggung nih, jika ditotal bisa mencapai sekitar Rp 30 Triliun.

 

Itu dia beberapa fakta unik dan menarik Asian Games ke-18 di Indonesia. Sebagai warga negara yang baik sudah sepantutnya kita juga ikut berpartisipasi dengan cara mensupport para atlet-atlet kebanggaan kita agar tetap berprestasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here