Hari Ketika Diego Simeone Menolak Berselebrasi Karena Messi

0
153

Diego Simeone sudah terpatri dalam jajaran legenda Atletico Madrid. Pria yanpasukang dijuluki “El Cholo” tersebut membawa Atletico Madrid mencapai level baru. Ia membawa timnya menembus “tanah yang dijanjikan” di sepak bola Eropa. Dua kali ia loloskan Atletico ke final Liga Champions, walau dua=duanya takluk oleh rival sekota Real Madrid. Pada akhirnya, trofi Eropa berhasil didaratkan tatkala musim lalu pasukan Cholchoneros mampu menggondol Liga Europa.

Kharismanya yang tak ada duanya mampu memenangi hati penggemar dan bahkan penonton netral. Media pun menamai gaya main Atletico dengan cholismo, turunan dari julukan sang pelatih.

Simeone pertama kali menerima mandat di Atletico Madrid pada tahun 2011, saat gaya main berupa tiki taka disembah dan dianggap sebagai cara terbaik menjadi juara. Tidak dengan Simeone. Timya tak bermain indah, bahkan cenderung keras tanpa kompromi. Mereka mengagungkan pertahanan dan berfokus pada kerapatan antar pemain.

Simeone sendiri, di tepi lapangan, memancarkan aura tak terkalahkan dengan terus berjingkrak sepanjang laga. Ia pun bahkan tak bisa diam meski menonton dari tribun. Ia terlihat seperti tak tersentuh, tak terkalahkan, serta menawarkan keberanian.

Namun pada suatu hari, dia terdiam seperti ketakutan.

Dua musim lalu, dalam sebuah pertandingan antara Atletico Madrid melawan FC Barcelona. Atletico berhasil menyamakan kedudukan melalui Fernando Torres.
Bintang utama Barca, Lionel Messi, tidak dimasukkan dalam sebelas awal dan mungkin saja memang tak akan dimasukkan dalam pertandingan tersebut. Sayangnya Torres mencetak gol, dan pelatih Luis Enrique segera meminta Messi melakukan pemanasan.

Tentu saja seisi stadion bersorak ketika Torres membobol gawang Barca, tetapi pelatih mereka diam saja. Tak seperti biasanya.

Diego Simeone, yang melihat Messi memulai pemanasan, tahu lebih banyak dbanding mereka yang cuma menonton di tribun. Ia mencium bau kekalahan, yang mungkin saja, juga dirasakan penonton di seluruh dunia.

Messi memang dimasukkan beberapa menit kemudian. Apa yang Simeone takutkan terjadi, juniornya di timnas Argentina tersebut menjadi aktor penentu kemenangan berkat golnya di akhir laga.

Seusai pertandingan, Simeone ditanyai seorang jurnalis, “Mengapa Anda tidak melakukan selebrasi (saat Torres mencetak gol)?”
“Karena aku melihat Messi melakukan pemanasan,” jawab Simeone singkat.

Jawaban ini menegaskan kekagumannya pada bintang mungil berkaki kidal. Ia juga terus memuji Messi di timnas Argentina, seraya berharap negaranya tersebut mampu meraih trofi bergengsi kembali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here