Hari Ketika Cristiano Ronaldo Mengubah Hidup Mbappe Kecil

1
227

Sepakbola dunia sedang digemparkan oleh remaja Perancis yang berhasil mengangkat trofi piala dunia. Dia adalah Kylian Mbappe. Mbappe merupakan pemain termuda kedua setelah Pele yang mencetak gol pada ajang piala dunia. Dirinya berhasil menjadi fenomena sepakbola saat ini.

Lalu, bagaimana bisa dirinya yang masih muda ini mampu meraih beberapa trofi bergengsi? Ternyata ada sosok yang sangat menginspirasi dirinya. Kata sang ayah, sebelum tidur ia selalu memandangi poster pemain sepakbola idola nya yang ia pasang rapih di setiap dinding kamarnya. Sosok inspirasi bagi Mbappe kecil adalah Cristiano Ronaldo. “Setiap hari ia gunakan waktunya untuk menonton video-video Cristiano Ronaldo di Youtube” tutur sang ayah.

Tepat pada tahun 2014, hari yang ia tak sangka-sangka hadir. Ia diundang oleh Zinedine Zidane karna potensi yang ia miliki untuk mengunjungi kamp latihan Real Madrid. Itu berarti bahwa selain ia akan bertemu para pemain Madrid, ia juga berkesempatan untuk¬† bertatap muka secara langsung dengan ‘pahlawan’ nya selama ini. Pada saat yang sama juga beredar foto Mbappe kecil yang sedang mengenakan sweater Real Madrid bersama sang idola.

Zidane juga mengatakan jika Mbappe yang saat itu masih berusia 14 tahun bersedia bergabung dengan Real madrid, ia tidak hanya akan melihat idolanya Cristiano Ronaldo, namun Zidane juga memastikan bahwa ia akan memiliki ruang ganti yang sama dengan sang bintang. Sayangnya, rencana tinggalah rencana. Zidane yang merupakan direktur olahraga klub waktu itu, beralih jabatan menjadi asisten pelatih Carlo Ancelotti di tahun yang sama.

Zidane yang sudah tak lagi menjadi direktur klub membuat sang ayah ragu untuk ‘menitipkan’ anaknya pada Real madrid. Tanpa pikir panjang, ia lebih memilih Monaco sebagai tempat awal Mbappe meniti karir sampai akhirnya direkrut oleh Paris Saint Germain.

4 tahun kemudian, Mbappe kembali bertemu sang idola. Yang jadi pembeda, kali ini mereka bertemu sebagai seorang rival. Keduanya bertemu di babak 16 besar liga champions 2018. Mbappe dengan PSG nya, Ronaldo dengan Real Madrid nya. Namun, remaja 18 tahun itu harus mengakui bahwa idolanya masih terlalu kuat untuk dirinya. Real Madrid berhasil mengalahkan PSG dengan skor 3-1.

Beberapa bulan kemudian, Mbappe berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai pemain muda paling bertalenta dengan membawa Timnas Perancis menjuarai Piala Dunia Russia 2018. Mbappe boleh sedikit jumawa, karena raihan tersebut belum pernah dicapai oleh idola nya Cristiano Ronaldo, bahkan pemain dunia terbaik sekelas Lionel Messi pun belum pernah merasakan trofi piala dunia.

Bicara tentang Messi dan Ronaldo, Mbappe mempunyai penilaian sendiri terhadap keduanya. Menurutnya, jika kalian berbicara tentang kehebatan Messi, maka kalian akan butuh waktu yang sangat lama untuk mendifinisikan secara rinci. Mbappe sangat menghargai Ronaldo karna baginya ia seperti mesin, pekerja keras sejati. Dan ia juga mengakui bahwa Ronaldo sudah sangat banyak menginspirasinya.

Sebagai rasa kehormatannya kepada Ronaldo, Mbappe mengenakan kaos bernomor punggung 7 saat digaet PSG, dan di Prancis ia menggunakan nomer punggung 10 karna ia mengagumi Zidane.

Sebuah hari dimana pertemuannya dengan sang idola mengubah Mbappe kecil menjadi sosok penuh harapan persepakbolaan dunia. Kisah Mbappe kecil yang berhasil meraih mimpinya mengajarkan kita bahwa jangan biarkan mimpi kalian, hanya menjadi mimpi.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here