Hancurnya Persahabatan Ayam Dan Kera

0
3
dongengceritarakyat.com

Pada pagi hari suara ayam membuat keheningan menjadi pecah. Sang kera pun menguap lebar dan ia pun ingin mencari makanan karena perutnya lapar. Sang kera pun keluar dari rumahnya untuk mencari makanan. Ayampun menyapa sang kera hai kera selamat pagi, oya jangan lupa yak era pesananku. Sang kera pun menjawab tenang ayam jangan kawatir jagung muda bukan? Nanti pasti akan aku bawakan. Sang kera dan ayam sudah lama menjadi sahabat. Bahkan kera dan ayam selalu saling membantu setiap harinya.

Setiap pagi ayam tidak pernah lupa membangunkan kera sahabatnya. Dan kera pun selalu memberikan makanan kesukaan sahabatnya itu yaitu jagung muda. Namun suatu hari persahabatan kera dan ayam hancur begitu saja, bahkan berantakan. Hal ini pun bisa terjadi karena kera sahabat ayam mempunyai niatan buruk pada sahabatnya itu. Di suati hari kera pun mengajak ayam untuk berjalan-jalan ke dalam hutan yang lebat. Kera dan ayam mendapatkan informasi jika di dalam hutan lebat itu terdapat banyak pohon-pohon, buah-buahan dan berbagai makanan lezat.

Kera dan ayam pun saat itu memulai perjalanannya dari pagi dini hari, akan tetapi tidak sebatang pohon buah pun yang mereka temui di dalam hutan lebat itu. Kera dan ayam hanya melihat pohon-pohon tinggi dan lebat saja, bahkan pohon itu pun bukan lah jenis pohon yang berbuah. Kera pun masih yakin jika makanan itu pasti ada di dalam hutan yang lebih jauh lagi. Maka sang kera pun mengajak ayam untuk masuk lebih dalam lagi ke dalam hutan lebat tersebut. Ayam pun menyetujui nya dan langsung mengikuti kera sahabatnya.

Setelah mereka masuk kedalam hutan lebih dalam lagi, suasana hutan pun semakin lama semakin gelap, bahkan sinar matahari pun tidak mampu menembus rimbunnya pepohonan yang ada di dalam hutan tersebut. Ayam pun mulai merasa takut dengan kondisi ini. Ayam mulai bertanya pada kera sahabatnya, kera apakah kita tersesat? Bagaimana jika kita pulang saja kera? Akhirnya sang kera pun mulai merasa kebingungan karena dia pun tidak mengetahui jalan keluarnya. Kera pun mengajak ayam jalan terus kea rah selanjutnya.

Akhirnya kera dan ayam sibuk mencari jalan keluar untuk pulang ke rumah. Namun jalan keluar semakin lama mereka berjalan semakin jauh saja di dalam hutan yang lebat itu. Ayam dank era sudah sangat lelah dan begitu lapar karena cape mencari jalan keluar. Ayam pun berusah mencari makanan dengan mematuk-matuk cacing yang berada di dalam tanah. Kera pun mulai berfikir negative pada ayam sahabatnya. Kera merasa tidak adil karena sahabtnya itu bisa makan cacing sedangkan dirinya tidak bisa makan apa-apa. Kera pun kelaparan dan berkeliling mencari makanan tapi dia sama sekali tidak menemui makanan untuknya. Namun seketika kera pun melamun sambil kelaparan dan tidak lama di dalam pikirannya terbesit niatan jahat kepada sahabatnya.

Kera pun mulai berfikir untuk apa dirinya susah payah mencari makanan, bukannya di depanku ini ayam yang cukup gemuk dan montok yang bisa aku makan. Dan sudah pasti rasa nya sangat enak, kera pun berbicara dalam hati. Tanpa sadar karena hasrat laparnya kera pun langsung menerkam ayam tersebut, ayam pun berteriak aduh. Ayam pun bertanya ada apa dengan si kera? Namun tidak lama ayampun sadar jika sahabtnya itu ingin memakan tubuhnya.

Ayam pun berusaha sangat keras melepaskan terkaman kera yang sudah lupa diri dan kelaparan. Kemudian ayam pun lari dengan begitu kencang keluar dari hutan lebat tersebut. Untung saja ayam berhasil menemukan jalan keluar dari hutan yang lebat itu. Ayam pun langsung berlari terus hingga dirinya sampai di rumah kepiting. Ayam pun bernafas dengan terengah-engah. Ayam pun mengetok-ngetok pintu rumah sahabtnya yang lain yaitu kepiting. Kepiting pun bertanya apa yang terjadi dengan ayam hingga dirinya berlari kencang dan nafasnya terengah-engah?

Ayam langsung bercerita jika dirinya akan di makan oleh kera sahabatnya waktu mereka di dalam hutan. Ayam cerita bahwa dia dank era hendak mencari makanan di dalam hutan yang lebat itu. Akan tetapi mereka malah tersesat jauh ke dalam hutan. Dan entah bagaimana kera langsung menerkam dirinya. Kepiting pun sangat marah saat mendengar cerita ayam dan kepiting ingin sekali member pelajaran pada kera. Kepiting tidak rela sahabatnya di perlakukan seperti itu.

Ayam dan kepiting pun membuat rencana untuk mengajak kera ke perahu. mereka mengatakan pada kera jika mereka naik perahu, mereka akan menemukan pulau yang banyak buah-buahan. Kera pun sangat bersemangat dan langsung menyetujuinya. Tidak lama berselang ayam pun mulai mematuk-matuk perahu hingga bocor. Air mulai masuk perahu dan tidak lama perahu itu tenggelam. Kepiting langsung loncat ke dalam air dan ayam langsung terbang ke daratan. api kera sendirian berteriak-teriak dan minta tolong. Tapi tidak ada yang menolongnya dan akhirnya kera tenggelam karena ia tidak bisa berenang.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here