Cuma Anak Rantau yang Tahu, Inilah Derita yang Sering Dialami Anak Kos

0
96

Banyak alasan orang meninggalkan tanah kelahirannya untuk berhijrah ke kota. Dari alasan kuliah, bekerja, atau sekedar mengadu nasib di kota-kota besar. Tidak cukup hanya berbekal menjaga diri tapi juga butuh menguatkan hati agar tidak goyah dalam menjalani hari-hari Kamu. Untuk Kamu anak kos di seluruh belahan bumi Indonesia, mungkin berikut adalah daftar derita-deritamu selama ini, dan sedikit tambahan solusi plus motivasi.

Jauh dari Hangatnya Keluarga

Jika dulu berada di rumah selalu mendengar teriakan emak membangunkan Kamu di pagi hari, bapak yang kadang minta tolong benerin genteng rumah, sampai adik kecil Kamu yang minjem hp untuk sekedar main moba, beda halnya ketika di kosan. Hidupmu akan terasa hampa. Di saat seperti itulah kamu akan tiba-tiba mengingat kebaikan-kebaikan mereka semasa di rumah. Emak yang bikinin teh hangat waktu demam, Bapak yang ngasih duit buat jajan, adik kecil yang sering disuruh-suruh dan kadang jadi pelampiasan kejahilan. Sesebal apapun mereka, Kamu Jadi kangen kan?

Usahakan menelpon keluarga sesering mungkin meskipun jauh dari mereka. Jangan lupa minta doa orang tua biar hidupmu lebih berkah. Kalau memungkinkan, ada baiknya Kamu rutin mengunjungi mereka, jangan jadi Bang Toyib yang nggak pulang-pulang, atau cuma pas lebaran setor muka terus balik lagi. Durhaka kau Malin!

Serba Irit Demi Kelangsungan Hidup Sebulan Ke Depan

Salah satu sifat terpuji yang dimiliki anak kos yaitu hidup hemat dan rajin menabung. Apalagi jika Kamu termasuk anak kos kuliahan yang hanya mengandalkan kiriman uang dari orang tua. Namun hidup irit juga perlu dilakukan anak kos yang sudah bekerja, jika tidak mau gaji bulanan Kamu cuma transit dari ATM ke dompet kemudian terbang dan hilang tak tahu rimbanya. Jika mau selamat, buat perencanaan keuangan untuk sebulan ke depan dan hindari gaya hidup foya-foya.

Kamar Kos Pengap dengan Fasilitasnya yang Serba Minimalis

Berantakan dan pengap sudah jadi salah satu ciri kamar kosan. Sekalipun Kamu ngakunya anak yang rajin dan rapi bencana ini tidak akan bisa dihindari. Untuk Kamu manusia berduit, memilih kos yang bagus dengan fasilitas lengkap, ditambah AC mungkin tidak jadi masalah. Nah, untuk yang mempunyai budget terbatas, memiliki kamar yang layak huni dengan fasilitas colokan untuk charger HP saja sudah merasa bahagia.

Penyakit-Penyakit Anak Kos yang Sering Menyerang

Dari semua penderitaan di atas, mungkin penderitaan inilah yang paling menyakitkan. Ya, tidak jarang anak kos terserang penyakit-penyakit diantaranya: maag karena hidup terlalu hemat, sehari-hari cuma makan mie instan aneka rasa, nasi kecap plus kerupuk kaleng, bahkan kadang juga masih mengharap sedekah makan dari teman sekamar atau ibu kos. Penyakit kurap, kadas, panu, kutu air karena jarang mandi diakibatkan level mager anak kos tingkat akhir. Penyakit kurang kasih sayang juga sering menghinggapi anak kos, penyakit ini disebabkan tidak adanya perhatian dari orang-orang terdekat yaitu orang tua dan bisa jadi gebetan.

Hidup jadi anak rantau nyatanya tidak mudah. Dengan berpegang pada cita-cita dan segenggam mimpi demi membahagiakan orang tua dan keluarga, hidup susah pun dijalani. Namun percayalah wahai anak kos, tuhan tidak akan memberi cobaan hambanya kecuali dia sanggup melewatinya. Positif thinking aja, mungkin Kamu sedang ditempa jadi pribadi yang lebih mandiri dan tidak manja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here