Asal Usul Matahari dan Bulan

0
130
Source : https://unsplash.com/@justinmdickey

Pada suatu hari, ada seorang wanita yang tinggal bersama dengan anak laki-laki dan perempuan. Karena hidup mereka sebagai sebuah keluarga tergolong susah, wanita tersebut memutuskan untuk bekerja keras bagi orang lain agar bisa memberi makanan kepada kedua anaknya.

Setelah semua pekerjaan selesai, wanita itu mendapatkan beberapa kue beras sebagai imbalan. Dengan tergesa-gesa, ia pun langsung berjalan pulang ke rumah karena memikirkan anak-anaknya yang mungkin sudah merasa lapar.

Di tengah perjalanan, tiba-tiba ia berpapasan dengan seekor harimau besar. Harimau itu membujuk dirinya untuk memberikan kue beras yang tersedia supaya ia tidak di makan olehnya. Alhasil, wanita tersebut pun terpaksa menurutinya. Meskipun keinginannya sudah tercapai, sang harimau tetap mengikuti dari belakang hingga kue berasnya habis.

Melihat kue beras sudah tidak ada lagi, harimau tersebut memutuskan untuk mengingkari janji dan memakan tubuhnya. Selanjutnya, ia mengambil baju yang di pakai oleh sang wanita lalu pergi ke rumahnya, mengetuk pintu dan berpura-pura menjadi ibu dari kedua anak yang di tinggalkan.

Anak laki-laki dan perempuan tersebut pandai dan tidak mudah mempercayai apapun yang harimau katakan. Sejenak mereka mengamat-amati lalu menyadari adanya kejanggalan sampai anak laki-laki yang merupakan kakak dari anak perempuan mengetahui bahwa sang harimau sudah menyamar menjadi ibu mereka.

Mengerti bahwa hidup mereka berada dalam bahaya, kedua anak itu segera memanjat sebuah pohon tinggi di depan rumah mereka. Harimau jahat tersebut ingin memanjat juga sehingga ia sempat mengolesi tangannya dengan minyak serta mengayunkan kapak ke arah pohon di mana anak-anak itu berada.

Akhirnya, anak laki-laki dan perempuan yang bersaudara tersebut berdoa kepada Tuhan untuk menolong mereka. Mereka meminta supaya Tuhan memberikan seutas tali untuk mengangkat diri mereka lebih tinggi lagi dan permintaan itu di kabulkan.

Lain halnya dengan si harimau. Melihat hal tersebut, ia pun juga mencoba untuk meminta seutas tali bagi dirinya agar bisa menyusul mereka. Permintaannya di kabulkan. Hanya saja, tali yang di turunkan kepada harimau oleh Tuhan sudah rusak sehingga ketika ia menggenggamnya, ia langsung terjatuh ke bawah dan tidak bisa menyusul kedua orang anak yang berperilaku baik.

Akhir cerita, karena anak laki-laki dan perempuan dari wanita miskin itu sudah berada di atas permukaan bumi, mereka pun berubah menjadi matahari dan bulan. Mendapati bahwa dirinya sudah menjadi bulan, anak perempuan menjadi takut karena ia tidak suka dengan kegelapan malam sehingga kakaknya memutuskan untuk bertukar posisi dengan sang adik. Ia bertransformasi menjadi bulan sementara sang adik bertransformasi menjadi matahari.

Kesimpulan

Meskipun kisah ini hanya merupakan sebuah dongeng yang di tulis dari daerah Korea, kita perlu memahami bahwa kisah tersebut memiliki arti yang mendalam serta mengajarkan kita beberapa nilai untuk mengasihi saudara, berhati-hati dengan keadaan sekitar dan juga bekerja keras demi membahagiakan orang yang kita sayangi.

 

Nah! Itulah cerita mengenai awal mula kemunculan matahari dan bintang di langit menurut masyarakat Korea. Semoga cerita yang kalian dengar ini bermanfaat dan bisa di bagikan kepada orang lain yang membutuhkannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here