Asal Mula Rumah Siput

0
23

Siput adalah salah satu jenis hewan melata yaitu hewan yang tidak memilik kaki dan tangan, hewan melata berjalan dengan menggunakan otot-otot yang ada di perutnya. Siput adalah nama umum yang diberikan untuk anggota kelas moluska gastropoda. Siput dapat ditemukan pada berbagai lingkungan yang berbeda: mulai dari parit hingga gurun, bahkan hingga laut yang sangat dalam. Sebagian besar spesies siput adalah hewan laut. Banyak juga yang hidup di air tawar, air payau bahkan hidup di darat. Siput bertempat tinggal di sebuah cangkang, ia selalu membawa rumahnya kemana pun ia pergi. Namun tahukah kamu jika ada cerita unik tentang sejarah asal mula rumah siput.

Suatu ketika pada zaman dahulu, siput belum memiliki tempat tinggal seperti sekarang yang bisa dibawa kemana pun siput pergi. Dahulu Lantaran tidak mempunyai rumah, siput tinggal dari satu tempat ke tempat lainnya. Dia selalu berpindah-pindah tempat untuk mencari tempat tinggal yang aman, nyaman, dan tenang.

Pertama kalinya, dulu siput tinggal diatas pohon. Dia menempati sarang burung yang sudah di tinggal pemiliknya. Saat pertama kalinya menempati sarang burung itu, siput terasa sangatlah nyaman. Daun serta dahan-dahan pohon melindunginya dari terpaan sinar matahari. Sedang hangatnya sarang, melindunginya dari hawa dingin pada malam hari. Ketika malam tiba siput pun tertidur pulas. Namun ketika siput sedang tertidur terjadilah hujan disertai dengan angin kencang. siput pun terguyur air hujan dan tidur dalam keadaan kedinginan. Lantaran daun serta ranting pohon tidak dapat melindunginya dari terpaan air hujan.

“Aduhh,,, tubuhku basah,, aku harus cari tempat tinggal lagi nih,, aku gak bisa terus menerus tinggal di sarang pohon ini”, ujar siput.

Kemudian dia meninggalkan sarang pohon tersebut, lalu dia melihat ada suatu lubang di batang pohon. Siput akhirnya mengambil keputusan untuk tinggal serta menjadikan lubang itu sebagai rumah barunya. “Wahh,, ada lubang di batang pohon,, nampaknya jika aku tinggal disitu aku akan merasa nyaman dan tenang”, pikir si siput.

Saat ia memasuki lubang pohon tersebut, ia terasa nyaman, lantaran ia tidak bakal terpapar panasnya sinar matahari serta tidak kedinginan terguyur oleh air hujan. Namun lagi-lagi ketenangannya tidak bertahan lama. Lantaran di suatu hari ada seekor burung pelatuk yang mematuk pohon tempat tinggal siput.

“Hei,, siapa kau di atas,, ganggu istirahatku saja”, ujar siput.

Mendengar suara dari dalam lubang, si burung pelatuk pun berkata “Aku burung pelatuk, engkau di dalam siapa?”

“Aku siput, sedang beristirahat di dalam sini, janganlah engkau ganggu aku”, ujar siput.

“Oh tidak bisa,, lubang pohon ini bukan tempat tinggal mu,, sebaiknya kau secepatnya pergi dari sini”, ujar si burung pelatuk.

Akhirnya Siput menjadi terganggu serta tidak dapat beristirahat dengan tenang, pada akhirnya ia harus keluar dari lubang pohon dan mencari rumah baru.

Siput kembali pergi mencari tempat barunya, hingga tiba akhirnya ia menemukan sebuah rerumputan, ia menjadikan rerumputan itu sebagai tempat tinggalnya, namun lagi-lagi ia harus merasakan kekecewaan karena rerumputan tersebut tidak bisa melindunginya dari air hujan. Ketika hujan datang, siput terguyur hujan dan kedinginan.

Lalu setelah hujan reda, siput yang berjalan pelan kembali mencari tempat tinggal yang nyaman, hingga akhirnya ia menemukan sebuah lubang di tanah. ia juga berusaha untuk tinggal serta menjadikan lubang itu sebagai tempat tinggalnya. Namun lubang tersebut sangat gelap. tetapi Situasi lubang yang hangat bikin siput sangatlah suka serta nyaman.

“Walaupun lubang ini gelap yang penting aku tempat ini hangat dan bebas dari guyuran air hujan”, ujar siput. Namun masalah kembali datang. Saat malam tiba, beberapa tikus datang serta menggali tanah tempat siput berada. Pada akhirnya rumah barunya itu kembali porak poranda. Dan akhirnya siput dengan sangat terpaksa harus kembali pergi mencari rumah idamannya.

Ketika sedang berjalan mencari rumah barunya si siput termenung,, “harus kemana lagi aku mencari tempat tinggal, aku sudah merasa lelah”, gumam siput dalam hati.

Namun semangatnya untuk mencari tempat tinggal yang aman dan nyaman mengalahkan rasa lelahnya, ia pun bergegas kembali mencari tempat tinggal barunya yang aman dan nyaman, saat dalam perjalanan mencari rumah barunya tiba-tiba banyak para burung yang mengejek siput, “Hahaha,, dasar kau siput,,udah jalannya lambat tidak punya rumah pula”, ujar si burung angsa.

Ejekan demi ejekan silih berganti dari berbagai jenis burung, mereka mengejek siput, namun siput tetap tenang dan tidak menghiraukan ejekan para burung tersebut. setelah berjalan cukup lama tibalah siput di pinggir pantai. ia menemukan sebuah lubang di batu karang serta berusaha untuk tinggal di sana. “Mungkin saja ini menjadi rumah yang pas untuk ku. aku tidak bakal kepanasan maupun kehujanan lagi. Tidak bakal ada burung pelatuk yang mengganggu ku, serta tidak ada tikus yang dapat menggali batu karang ini untuk mengusik ku.” kata siput dalam hati.

Namun lagi-lagi prediksinya diluar perkiraannya. Saat ombak datang, rumah barunya turut terendam serta bikin siput tersapu oleh ombak. Serta pada akhirnya dengan nyaris berputus siput mengambil keputusan untuk kembali mencari rumah barunya yang aman dan nyaman.

Siput jalan gontai menyusuru pantai. Rasa capek membuatnya lemas. Pada akhirnya, ia menemukan suatu cangkang kosong yang sangat indah. lalu ia pun masuk ke cangkang itu untuk beristirahat sesaat, sebelum meneruskan perjalanannya.

Namun saat pagi tiba serta siput terbangun, ia mulai sadar bahwa cangkang itu merasa sangatlah nyaman serta cocok untuk ditempati. Memiliki bentuk yang indah serta cukup enteng, membuatnya leluasa untuk di bawa kemanapun siput pergi. Pada akhirnya, siput mengambil keputusan untuk menjadikan cangkang itu juga sebagai rumah barunya yang sangat nyaman serta bebas dari masalah.

Hikmah yang dapat di ambil dari kisah ini adalah janganlah mudah berputus asa ketika menghadapi banyak cobaan atau ujian, karena jika kita tidak mudah putus asa maka suatu kebaikan akan datang pada diri kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here