Anjing, Kelinci Dan Tupai

0
15

Di Pagi yang cerah nan damai dengan udara yang sejuk di sebuah perkebunan jagung yang terhampar luas. Terdapat seekor anjing milik petani yang sedang mencari binatang lain yang berkeliaran untuk dimangsa. Anjing itu dilatih untuk membasmi binatang pengganggu perkebunan jagung itu ketika jagung masih muda.

Salah satu binatang pengganggu yang sering berkeliaran adalah kelinci. Daun jagung itu sering dimakan oleh kelinci sehingga tanaman jagung itu tidak dapat tumbuh dengan baik dan jika tanaman itu tidak tumbuh dengan baik maka hasil panen jagung akan berkurang, maka dari itu di perkebunan jagung sang petani menempatkan seekor anjing yang sudah ia latih. Setiap hari anjing itu berkeliaran mencari binatang pengganggu tanaman jagung di perkebunan petani.

Hari sudah pagi dan matahari sudah bersinar, si anjing baru saja bangun dari tidurnya, kemudian dia berjalan mengitari perkebunan jagung itu sambil mengendus-endus bau binatang lain dengan hidungnya. Penciuman anjing itu sangat tajam, bahkan si anjing itu mampu mencium bau kelinci dari jarak yang jauh.

“sepertinya aku mencium bau kelinci, tapi dimana ya kelinci itu.” Kata si anjing.

Kemudian si anjing tersebut memutuskan untuk mencari keberadaan kelinci, tak berselang lama si anjing itupun melihat seekor kelinci sedang makan pucuk jagung tersebut dengan lahap, hal itu tentunya membuat si anjing marah. Lalu si anjing berjalan pelan menghampiri kelinci tersebut.

Tiba-tiba si kelinci juga mengetahui jejak si anjing, ia melihat si anjing yang mulai mendekat kepadanya. setelah itu si anjing bertanya, “Hey kelinci, apa yang sedang kau lakukan?. kau mencuri tanamanku ya.”

Melihat si anjing bertanya dengan nada marah, kelinci segera meninggalkan tempat perkebunan jagung tersebut. “Hey kelinci, mau kemana kau? tunggu dulu,, jangan lari”. kata si anjing.

Terjadilah saling kejar-kejaran antara kelinci dan anjing. Kelinci tersebut berlari dengan sangat cepat, ia melompat-lompat dengan gesit, namun si anjing tetap berusaha mengejarnya. hingga si anjing kehilangan jejak si kelinci. si anjing mencoba untuk tidak menyerah namun tenaganya tidak kuat untuk berlari lagi.

Dengan tubuh yang kelelahan si anjing pulang kerumahnya dan ia gagal menghabisi kelinci. di tengah perjalanan si anjing bertemu dengan seekor tupai, si tupai menanyakan kepada anjing, “Kenapa kau berjalan sangat lemas sekali anjing?”.

“Tadi aku mengejar-ngejar kelinci tetapi aku tidak berhasil menangkapnya”. ucap si anjing.

“Lantas kenapa kau mengejar kelinci?”. tanya si tupai.

“Kelinci tersebut mencuri jagung milik majikanku, namun ia berlari sangat cepat”.

“Lalu kenapa kau bisa kalah dengan kelinci, bukankah kau juga bisa berlari dengan cepat?. tanya tupai lagi.

“Aku berhenti karena kehabisan tenaga, jadi tidak kuat lagi mengejar kelinci, ia larinya sangat cepat kalau tidak tentu saja si kelinci itu akan menjadi santapan pagi ku hari ini” seru si anjing.

Si tupai kemudian memberi si anjing minuman agar tidak kehausan, si tupai tersebut berjanji untuk membantu mencoba menangkap si kelinci. Akhirnya si tupai dan si anjing tersebut bersahabat.

Hikmah dari cerita ini adalah kita harus berusaha keras untuk mengejar apa yang kita inginkan, dan setelah keinginan itu tercapai kita pun harus berusaha lebih keras lagi untuk mempertahankannya. Pesan lain adalah ketika kita ingin sesuatu, lebih baik berusaha dengan cara yang baik tanpa harus mencuri milik orang lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here