Alasan Adriano Berhenti Di Dunia Sepakbola Pada Masa Jayanya

0
262

Adriano Leite Riberio, striker kenamaan Brazil yang diprediksi menjadi suksesor Ronaldo ini memiliki segalanya untuk menjadi seorang pemenang. Kecepatan, Kekuatan, hinnga keahlian yang hampir setara dengan the fenomenal Ronaldo saat itu murni dimiliki oleh pria kekar berusia 36 tahun itu. Bahkan, striker bengal Zlatan Ibrahimovic pun ikut berkomentar akan talenta luar biasa yang dimiliki Adriano “Dia adalah striker terbaik yang pernah menjadi pertner saya”.

Nmaun, dibalik kegermelapan karir sepakbolanya ia memilki satu peristiwa kelam yang benar benar menariknya ke masa hitam dalam hidupnya. Tepatnya pada tahun 2004 ia menerima telfon yang mengabarkan bahwa ayahnya telah meninggal. Zanetti yang merupakan kapten tim pada saat itu tahu betul kondisi yang diaalami rekan setimnya tersebut. “Tepat pada hari itu, ia menerima telfon yang mengatakan bahwa ayahnya meninggal, sontak ia membanting hp nya dengan diiringi teriakan yang tidak bisa aku gambarkan.”

Sejak saat itu, Zanetti menghubungi presiden tim Massimo Moratti untuk memutuskan bahwa mereka akan membimbing Adriano sebagai seorang adik. Sungguh kisah pilu untuk seorang pemain hebat bertubuh besar. Zanetti juga mengatakan bahwa sejak saat itu ia sudah menjadi Adriano yang bukan ia kenal. Dirinya berubah, hancur, dan tidak memilki mental sekuat tubuh tegapnya.

Pada saat menceritakan masa kelamnya pun Adriano mengakui bahwa hanya minuman berakohol lah yang bisa menenangkannya. “Tiap malam saya selalu minum karna itu yang hanya membuat saya tenang. Pagi nya saya berlatih dengan tim dengan tubuh yang tak seimbang dan sempoyongan, bahkan tim menyuruhku untuk pulang dan tidur. Saat ditanya wartawan mengapa aku tidak bergabung dalam latihan tim, mereka mengatakan bahwa ada masalah pada otot saya.”

Tepat pada tahun 2007 ia dipinjamkan inter milan ke sao paolo sebelum akhirnya kembali pada inter hingga tahun 2009. Ia sudah bukan Adriano yang dulu, pada usianya yang masih ideal untuk memenangkan banyak hal dalam dunia sepakbola, ia justru menjadi sosok yang rapuh. Di tahun 2011 ia memutuskan untuk kembali ke Brazil.

Kabar mengejutkan datang pada tahun 2017, setelah benar benar mengakhiri karir professional nya ia justru masuk kedalam dunia gelap yang menyeretnya kedalam jurang kehancuran. Media memberitakan nya lagi, mereka memberitakan mantan bintang inter milan ini bergabung dengan geng berbahaya Red Commando. Mengerikannya lagi, media sempat mendapat gambar Adriano yang sedang membawa AK47 sekaligus memamerkan tanda kebesaran geng tersebut.

Tentu saja, itu menjadi kisah pilu bagi setiap orang yang berusaha untuk menolongnya.. karena peristiwa tersebut benar-benar menjadikan Adriano menjauhi dunia sepakbola seutuhnya.

Kisah diatas menceritakan tentang kisah kelam seorang pemain yang digadang-gadang akan menjadi ikon sepakbola dunia sebelum akhirnya kematian sang ayah membuat perasaan dan mental nya hancur. Menurut football lovers, apa hal yang bisa kita pelajari dari kisah Adriano. Jangan lupa tinggalkan komentar dibawah ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here