Aksi Tukar Kostum Pemain Sepakbola

0
133
sumber: liputan6

Kostum pemain merupakan salah satu perlengkapan wajib bagi setiap tim sepakbola. Kostum sendiri tak jarang menjadi penanda bagi setiap tim. Di era sekarang ini, banyak dari kita yang ingin mempunyai kostum tim kebanggaan. Tak jarang pula ada yang sampai merogoh kocek lebih dalam hanya untuk bisa memiliki kostum original impian.

Bahkan banyak penggemar sepakbola yang meminta langsung kostum sepakbola dari sang pemain seusai pertandingan. Mengenai hal itu, apakah sang pemain baru saja membuat kerugian bagi pihak klub?

Terkait hal ini, beberapa klub sepakbola memiliki aturan masing-masing tentang pengadaan kostum tiap pemain. Ada kesebelasan yang membebankan kostum pada setiap pemain, ada juga tim yang hanya mendapatkan jatah 2 kostum untuk para pemain setiap tahunnya.

Dalam kasus ini, kit man dalam struktur menejemen klub memiliki tugas paling krusial. Mengapa? para pengurus kostum tersebut menjadi kelompok paling sibuk sebelum pertandingan dimulai. Mereka harus mengatur dan menyusun rapih kostum yang akan dipakai oleh para pemain. Para pengurus kostum itu menyiapkan 2 stel kostum untuk setiap pemain. Karena alasan kesehatan, para pemain harus mengganti kostum mereka saat jeda pertandingan. Atau dengan kata lain, kostum yang mereka pakai di setiap babak adalah kostum yang bersih.

Seusai pertandingan pun, kit man tidak mau tahu tentang kondisi kostum pemain. Dalam artian, kostum yang kembali seusai pertandingan, baik jumlah atau kondisinya harus sama seperti saat sebelum pertandingan dimulai. Setelah semua kostum pemain telah kembali, tugas kit man selanjutnya adalah mengirimkan kostum kotor benilai tinggi itu untuk dilaundry. Jika ada kostum yang kurang maka kit man akan langsung menulis nama pemain tersebut dalam sebuah catatan.

Lalu bagaimana nasib para pemain yang menukar kostum mereka dengan pihak lawan?

Menukar kostum dengan pihak lawan atau memberikan kostum kepada seorang penggemar akan kembali lagi ke peraturan tim masing-masing. Namun kebanyakan tim di Eropa membebankan biaya kostum kepada seorang pemain. Jadi, tiap kostum yang mereka tukar atau yang mereka berikan kepada penggemar harus mereka ganti dengan menggunakan uang mereka sendiri.

Tentu hal ini tidak menjadi masalah, mengingat para pemain itu hanya akan menyisihkan 1 koma sekian persen dari pendapatan mereka tiap minggu untuk membeli sebuah kostum baru.

Namun ada beberapa peraturan klub yang memperbolehkan para pemain nya untuk bertukar kostum. Peraturan tersebut berlaku ketika sebuah klub sedang menjalani pertandingan besar seperti final kompetisi akbar. Biasanya kostum yang mereka gunakan adalah kostum edisi khusus atau dengan kata lain sengaja dibuat hanya untuk satu pertandingan saja.

Setelah pindah kepemilikan, yang terjadi pada kostum tersebut bermacam-macam, ada yang dilelang, tidak dicuci, atau disimpan rapih didalam lemari. Seperti hal nya yang dilakukan oleh Andik Vermansyah kala bertukar kostum dengan David Bechkam, dirinya mengaku bahwa ia tidak akan mencuci kostum yang diberikan oleh Bintang Inggris tersebut.

Menurut Clint Mathis pesepakbola asal Amerika, bertukar kostum seusai pertandingan merupakan bentuk rasa hormat antar pemain. Ketika bertanding semua menjadi rival, namun ketika pertandingan usai semua kembali menjadi kawan.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here