9 Pemain Gagal di MU tapi Mampu Bersinar di Klub Lain

0
104

Manchester United punya riwayat bagus tentang para pemain terbaik dunia yang bermain di sana, tapi harus diakui, tak semua rekrutan mereka dapat bersinar di Teater Impian…

Juan Sebatian Veron

Dengan biaya sebesar 24,3 pounds, kepindahan Veron ke Manchester United pada 2001 merupakan yang rekor transfer Inggris saat itu. Sempat bersinar di dua bulan pertama, ia gagal mempertahankan performa, bahkan mengalami cedera di paruh akhir musim. Tatkala dua tahun kemudian ia meloncat ke Chelsea, peruntungannya malah makin buruk. Entah kurang berjodoh, ketika ia dipinjamkan ke Inter Milan, dia memenangi Liga Italia dan Coppa Italia. Dia juga dianugerahi gelar pemain terbaik Argentina dua kali sejak keluar dari Old Trafford.

Radamel Falcao

Falcao merupakan pemegang rekor gol terbanyak dalam satu musim Liga Europa: 17 gol bersama Porto pada 2009/10. Semasa Louis van Gaal berkuasa, ia dipinjam dari AS Monaco untuk mengisi lini depan yang sudah diperkuat Wayne Rooney dan Robin van Persie. Setelah cuma mencetak empat gol, dan bahkan menjalani peminjaman lebih buruk lagi di Chelsea, ia kembali ke Monaco. Ia mengapteni klub negeri mini tersebut dan mencetak 30 gol dalam 43 penampilan, termasuk mengantarkan mereka ke singgasana Liga Perancis.

Diego Forlan

Performa Forlan untuk Manchester United tergolong tidak meyakinkan untuk ukuran seorang juru gedor: ia hanya menjaringkan bola sebanyak 17 kali dalam 98 penampilan. Bagaimanapun, sejak meninggalkan Setan Merah pada 2004, ia konsisten tampil gahar di Liga Spanyol dengan mencetak 128 gol selama tujuh musim untuk Atletico Madrid, serta mengakhiri Piala Dunia 2010 sebagai top scorer.

Wlfried Zaha

Lima bulan sebelum pensiun, Sir Alex Ferguson membeli sayap Crystal Palace bernama Wilfried Zaha. Sayangnya, kedatangannya ke Old Trafford bersamaan dengan mimpi buruk United bersama David Moyes, sehingga talenta Zaha pun tersia-siakan. Ia dipulangkan ke Palace, dan segera dianggap sebagai pemain terbaik Liga Inggris di luar klub enam besar.

Shinji Kagawa

Pemain Jepang tersebut dianggap sebagai salah satu kunci kesuksesan Jurgen Klopp di Borussia Dortmund, sehingga United pun mau menebusnya. Pada akhirnya, karena tak kunjung memuaskan, keberadaan Kagawa di United hanya dianggap sebagai pemancing pasar di Asia. Dia dikembalikan ke Die Borussen dan segera menemukan performanya kembali.

Angel Di Maria

Sama seperti Veron, selain nilai transfer yang memecahkan rekor klub, Di Maria memulai kariernya di Liga Inggris dengan sangat baik. Namun, dia tidak mampu melanjutkan performa dan malah kesulitan dengan Liga Inggris yang lebih physical. Alhasil, meski diberi kehormatan memakai nomor punggung tujuh, ia dijual kembali ke Paris Saint-Germain semusim kemudian. Di ibukota Perancis, sayap Argentina tersebut memenangi dua liga dan tiga Piala Perancis.

Memphis Depay

Sama-sama mendapatkan nomor punggung tujuh, nasib Depay tak jauh berbeda dengan Angel Di Maria. Di musim keduanya, ia bahkan hanya sanggup mengoleksi empat penampilan. Performanya lebih banyak terganggu oleh perilakunya di luar lapangan. Sayap asal Belanda kemudian menemukan kembali performanya saat pindah ke Lyon di Liga Perancis, dengan mencetak 26 gol dari 63 penampilan.

Giuseppe Rossi

Mengawali karier di Manchester United, Rossi Cuma mengumpulkan 14 penampilan sepanjang tiga musim berkostum merah. Ia memilih pindah permanen ke Villareal pada usia 20 tahun, dan mencetak catatan mengesankan 82 gol dalam 192 pertandingan selama enam musim.

Gerard Pique

Sama halnya dengan Rossi, Pique juga membela United saat usianya belum matang. Dia cuma mengecap beberapa penampilan untuk Sir Alex Ferguson sebelum diboyong Pep Guardiola ke Barcelona. Menjadi palang pintu Barca dalam sedekade terakhir, ia mencaplok kesuksesan besar di klub Catalan dan timnas Spanyol.

Bagaimanapun, tanpa pemain-pemain di atas, Manchester United tetap mampu menjadi klub terbesar di dunia, terutama pada masa Sir Alex Ferguson. Setelah era Fergie, rasa-rasanya semua rekrutan bagus berubah jadi jelek…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here