8 Tahun Tunggu Tunangannya Yang Tak Sadarkan Diri

0
103
wolipop.detik.com

Kisah seorang pria yang di kabarkan bersabar menunggu tunangannya yang sudah tidak sadarkan diri selama 8 tahun lamanya. Bukan Cuma menunggu, namun pria ini juga rela untuk merawat pacarnya supaya pacarnya itu bisa kembali sadar dengan normal. Inilah kisah pasangan tersebut yang di percayai mereka adalah cinta sejati. Pria bernama Nashiji Hisashi dan Nakahara Mai yang sudah menjalin hubungan cinta selama 10 tahun lalu. Setelah mereka berpacaran selam dua tahun lamanya, mereka pun sudah memutuskan untuk meresmikan hubungan mereka dalam ikatan pernikahan pada bulan maret 2007. Akan tetapi sangat di sayangkan karena tiga bulan sebelum pernikahan berlangsung, Nakahara menderita sakit. Dan suatu hari ia mengeluh kesakitan sehingga mengharuskan dirinya di larikan ke rumah sakit. Namun tiga hari setelahnya, kondisi Nakahara malah tidak membaik, bahkan semakin memburuk.

Di tulis dari Korea Boo, Nahakara kemudian mengalami serangan jantung dan harus di pindahkan ke rumah sakit universitas di mana dokter berhasil menanganinya. Akan tetapi sangat di sayangkan ketika itu pada saat nakahara tidak kunjung sadar juga karena akibat dirinya mengalami kejang yang tidak berhenti. Keadaan tersebut berlanjut hingga setahun lamanya. Dan selama Nakahara di dalam masa koma, sang tunangan Nashiji denga rajin dan rutin menengok nakahara. Setiap hari ia pun menyempatkan waktu tiga jam untuk datang ke rumah sakit sebelum ia berangkat bekerja. Dan bahkan waktu akhir pekan dirinya ia dedikasikan untuk merawat calon istrinya tersebut. Nashiji juga di katakana sering memijat tubuh nakahara yang kaku dan mendengarkan beberapa music kesukaan pacarnya itu.

Nashiji selalu saja bersabar menghadapi keadaan pacarnya yang bisa di bilang tidak kunjung membaik. Bahkan tidak sedikit pula biaya yang sudah ia keluarkan demi sang pujaan hati agar sang pujaannya itu bisa hidup kembali dengan normal. Hebatnya lagi selama ia menunggu pasangnya sadar tidak sedikit pun terlintas di pikirannya untuk melakukan pernikahan atau menjalin hubungan dengan wanita lain.

Bahkan dia selalu mempunyai harapan dan yakin jika pacarnya itu pasti suatu saat akan sadar dan kembali sehat.
Nakahara pun menunjukkan beberapa perkembangan yang baik setelah 4 tahun berjalan dia sudah bisa ada respon pada bagian tubuhnya yaitu jari-jarinya mulai bergerak maka dari itu Nashiji semakin yakin bahwa pacarnya itu pasti bisa sembuh lagi dan dia yakin akan membuka mata nya suatu saat nanti. Kedua orang tua nya pun sangat bangga karena calon menantunya adalah sosok yang melindungi dan bertanggung jawab pada anak nya. Dia selalu berdoa yang terbaik untuk sang pujaan hati nya karena dia sangat mencitai pacarnya itu.

Pada saat Nashiji menunggu Nakahara ia selalu menyibukkan dirinya dengan bekerja dan tidak lupa berdoa, dia pun tidak pernah bosan menjaga pacarnya yang berada dalam keadaan koma itu. Dan Nashiji selalu menunggu keajaiban untuk pasangannya. Dokter selalu member saran kepada Nashiji untuk terus mengajaknya bicara dan menceritakan bacaan-bacaan untuknya, karena menurut dokter yang menangani Nakahara seseorang yang koma itu masih bisa mendengar orang yang mengajaknya bicara. Maka dari itu Nashiji tidak pernah lupa untuk membeli buku sepulangnya ia dari tempat kerjanya dan langsung menuju ke rumah sakit dimana pacarnya di rawat.

6 tahun pun sudah berjalan meskipun pacarnya belum sadar tapi kondisi nya sudah mulai berkembang di banding tahun-tahun sebelumnya, hal ini di karenakan Nashiji tidak lupa untuk selalu merawatnya mulai dari melap badannya, rajin memijat tangan dan kaki juga tidak lupa membacakan buku untuk merespon sararfnya. Bahkan demi sang pacar ia rela mencari buku cara member respon bagi orang yang sedang dalam keadaan kona atau tidak sadar. Bahkan tidak sedikit dari teman-temanya yang menyarankan dia untuk melepaskan calon istrinya tersebut, namun dirinya tidak mau karena dirinya memiliki perasaan yang kuat bahwa sang calon akan sadar.

Nashiji pun menunggu Nakahara dalam keadaan koma selama beberapa tahun dan sebelum keajaiban datang kepada sang pacar. Namun suatu ketika pada keesokkan harinya Nakahara akhirnya mulai bisa membuka matanya dan mulai sadar. Akan tetapi dirinya memang masih belum bisa merespon dengan baik dan hanya bisa mengikuti obyek dengan mata nya saja. Sampai enam tahun semenjak dirinya koma, dia pun dan juga tubuhnya baru benar-benar kembali sadar dan benar-benar bisa sembuh juga merespon dengan baik.

Setelah delapan tahun penantian Nashiji, barulah dia benar-benar dapat menikahi pacarnya tersebut. Mereka pun kembali pada plan awal yaitu mengikat janji meski sudah telat selama 10 tahun setelah tanggal pernikahan yang sudah di tentukan, namun Nashiji bersyukur karena dirinya masih berjodoh dengan tunangannya tersebut dan sampailah pada pernikahan yang sudah din anti nya sangat lama sekali dengan penuh kesabaran.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here