Ngeri Banget! 8 Hal Sepele Yang Membahayakan Tubuh & Dapat Merusak Kesehatan Kita Loh !

0
185

Ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang berbahaya ternyata berdampak buruk pada kesehatan tubuh kita loh. Bahkan ada kebiasaan yang kita anggap baik, padahal buruk bagi kesehatan kita. Si bux telah merangkum daftar kebiasaan sehari-hari yang dapat menyebabkan lebih banyak ruginya daripada kebaikan. Berikut 8 kebiasaan sehari – hari yang berbahaya dapat merusak kesehatan kita :


1. Menahan Bersin

Menurut John Pan, MD, kepala Pusat Pengobatan Integratif di George Washington University Medical Center seperti diberitakan dari Womansday, bersin yang ditahan akan memaksa bakteri kembali masuk ke dalam rongga hidung dan kanal telinga, sehingga bisa menimbulkan infeksi. Jika infeksi makin parah, kondisi ini bisa menyebabkan pecahnya gendang telinga yang berujung pada kehilangan pendengaran. Untuk itu, agar tidak mengganggu kesehatan Anda maupun orang-orang di sekeliling, daripada bersin ditahan, lebih baik tutuplah hidung dengan tisu atau saputangan ketika Anda bersin.

2. Menggunakan Parfum Berlebihan

Salah satu efek buruk yang seringkali dirasakan saat menyemprotkan parfum dalam jumlah yang agak banyak hingga mengeluarkan bau menyengat adalah pusing dan sakit kepala. Ini disebabkan karena efek zat kimia dalam parfum tersebut langsung mempengaruhi system syaraf karena zat tersebut terhirup dan masuk ke dalam tubuh.Tidak hanya itu saja, parfum juga bisa menyebabkan alergi jika tidak cocok dengan kulit si pemakai. Sehingga, tidak jarang ia mengalami gatal dan iritasi kulit. Efek negatif ini sering ditemui pada produk parfum yang dijual dengan harga sangat murah dengan kualitas yang buruk.

3. Menggunakan Smartphone Sebelum Tidur

Pada waktu malam hari, otak akan siap beristirahat dan memproduksi melatonin. Tetapi dengan adanya cahaya yang ditangkap mata, membuat otak menjadi bingung dan berhenti memproduksi melatonin, hal itu bisa mengakibatkan depresi, kanker, obesitas, penyakit jantung dan sistem kekebalan tubuh yang rapuh. Jadi tidur lebih awal adalah pilihan yang wajar untuk meningkatkan kesehatan Anda.

4. Menyimpan Makanan Dalam Wadah Plastik

Bahan pengemas yang satu ini mudah didapat dan sangat fleksibel penggunaannya. Banyak kotak plastik mengandung zat kimia buatan, seperti pholistyrene dan bisphenol, yang membantu mempertahankan fleksibilitasnya. Penumpukan bahan–bahan kimia berbahaya dari plastik di dalam tubuh dapat memicu munculnya kanker. Jika disimpan dalam waktu lama di kotak plastik, zat semacam itu bisa meresap ke dalam makanan. Agar terhindar dari hal tersebut lebih baik untuk menyimpan makanan dalam wadah yang terbuat dari bahan kaca, stainless steel, atau keramik.

5. Menyikat Gigi Tepat Setelah Makan

“Sikat gigi itu 15 atau 20 menit setelah makan. Berikan kesempatan kepada saliva (air liur) untuk membantu proses pencernaan karena alfa amilase dan enzim lainnya dilepaskan setelah makan,” kata Prof Melanie Sadono Djamil, Ketua Divisi Pendidikan dan Litbang PB Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan. Bila setelah makan langsung sikat gigi, maka struktur alami saliva tersebut akan rusak dan memengaruhi fungsinya terhadap proses pencernaan. Selain itu, langsung menyikat gigi setelah selesai makan juga dapat melemahkan email gigi. Terlebih lagi jika Anda usai mengonsumsi makanan atau minuman yang bersifat asam. Asam dapat ‘membakar’ enamel gigi dan lapisan di bawahnya yang disebut dentin. Karena itu, sebaiknya tunggu 15 sampai 20 menit, sehingga pH saliva kembali normal.

6. Sering Menggunakan Sabun Antibakteri

Mengutip Independen, Robynne Chutkan, pendiri Digestive Center for Women di Chevy Chase, Maryland menyebutkan, “menggosok tubuh kita setiap hari dengan sabun antibakteri saat mandi, bisa jadi membuat kulit kita terbuka pada bakteri dan membuat jerawat dan eksim jadi bebas.” Sejumlah besar bakteri bermanfaat hidup di permukaan kulit kita, berperan dalam melindungi tubuh kita. Jika kita menggunakan sabun antibakteri terlalu sering, akhirnya kita mensterilkan tangan kita, yang pada gilirannya menciptakan peluang bagi bakteri berbahaya untuk masuk ke tubuh kita. Ahli dermatologi merekomendasikan penggunaan sabun antibakteri untuk luka, goresan, dan grazes. Jangan menggunakannya untuk mencuci tangan lebih dari dua kali seminggu.

7. Mengenakan Celana Jeans Ketat

Para ahli kesehatan memperingatkan bagi yang mengenakan jeans ketat, karena cenderung menekan saraf di seluruh paha sehingga berkurangnya aliran udara ke kaki Anda bisa menyebabkan gatal dan geli, dan akhirnya membuat kaki Anda menjadi mati rasa atau sensasi rasa terbakar di daerah paha. Jika diabaikan, hal ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada saraf di daerah paha yang akan membuat kita merasakan tidak nyaman secara terus menerus.

8. Minum Jus Segar

Tidak semua orang tahu bahwa jus buah segar diperas untuk Anda hanya dalam jumlah kecil. Dalam kasus penyakit tertentu, jus bahkan dapat menyebabkan kerusakan serius pada tubuh Anda. Misalnya, jus anggur tidak disarankan bagi mereka yang kelebihan berat badan atau yang menderita diabetes. Apalagi, jus alergennya kuat. Anda harus berhati-hati memberikannya kepada anak-anak: berikan hanya sejumlah kecil, dan jika mungkin, konsultasikan dengan dokter sebelumnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here